Politik & Parlemen

Pemilu sela Clacton diikuti 34 kandidat: Nigel Farage mundur 7 Juli dan maju lagi

×

Pemilu sela Clacton diikuti 34 kandidat: Nigel Farage mundur 7 Juli dan maju lagi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Clacton by-election attracts 34 candidates

jurnalistik.co.id – Sebanyak 34 kandidat telah dipastikan ikut dalam pemilihan sela (by-election) untuk konstituensi Clacton. Pemilihan ini digelar setelah Nigel Farage mengundurkan diri sebagai anggota parlemen, dan kini ia justru kembali maju.

Farage resmi mundur dari kursi MP pada 7 Juli. Keputusan itu muncul setelah meningkatnya sorotan terhadap persoalan keuangan dan adanya penyelidikan di parlemen, namun ia menyatakan tetap berkompetisi pada kontestasi berikutnya.

Pemungutan suara dijadwalkan pada 13 Agustus. Menurut Tendring District Council, jumlah 34 kandidat tersebut diperkirakan menjadi yang tertinggi untuk by-election pada era modern.

Rekor sebelumnya dipahami berada pada angka 26 kandidat yang terjadi pada by-election Haltemprice and Howden pada Juli 2008. Kontestasi saat itu dipicu oleh Tory Sir David Davis yang mengundurkan diri dari kursinya sendiri, dan pada masa yang sama kandidat dari partai-partai besar Westminster tidak ikut ambil bagian.

Komposisi kandidat dan partisipasi partai besar

Daftar yang dikonfirmasi memuat 20 kandidat independen, serta sejumlah nama yang digolongkan sebagai kandidat “lelucon”. Di antaranya terdapat tiga kandidat dari Monster Raving Loony Party, sementara tidak ada satu pun kandidat dari partai-partai besar Westminster.

Labour, Conservatives, Liberal Democrats, serta Green Party sama-sama menolak ikut dalam persaingan untuk kursi di Essex tersebut. Dengan kondisi itu, Nigel Farage menjadi satu-satunya kandidat yang berasal dari partai yang termasuk lingkup partai parlemen arus utama Westminster.

Nama-nama yang berpotensi paling menarik perhatian publik antara lain Count Binface dan Laurence Fox. Keduanya disebut termasuk figur berprofil tinggi yang akan menjadi lawan Farage dalam pemilihan sela ini.

Daftar resmi dan jadwal pemungutan

Daftar resmi kandidat dituangkan dalam dokumen “Statement of Persons Nominated” yang dipajang di luar Clacton Town Hall. Dokumen itu disampaikan oleh acting returning officer Ian Davidson dan juga telah dipublikasikan pada situs pemerintah daerah.

Dengan jadwal pemungutan suara pada 13 Agustus, para pemilih di Clacton kini akan menyaksikan persaingan yang menampilkan keragaman latar kandidat, dari independen hingga berbagai label partai dan tokoh yang mencitrakan diri secara unik.

Daftar lengkap 34 kandidat

Joseph 77 (Independent), Adham Alkhatip (The Forward Party), Count Binface (Count Binface Party), Nick The Incredible Flying Brick (The Official Monster Raving Loony Party), Tony Cane (Independent), Woke Trump Carrzee (Independent), William Stuart James Clouston (Social Democratic Party), Rees Cowne (Independent), Glenn Charles Cummings (Independent), Martin Davies (Freedom Alliance – Real People, Real Alternative!), Andy Erlam (Independent), Nigel Farage (Reform UK), Attieh Fard (Independent), Laurence Fox (The Reclaim Party), Tony Francis (Independent), Robin Green (Independent), Abi Hookway (Independent), Howling Laud Hope (The Official Monster Raving Loony Party), Stephen Richard Ingram (Independent), Amy Morris (Independent), Derrick Norbert Morris (Independent), Michael Noel O’Keeffe (Independent), Martyn O’Brien (Independent), Nick Pelas (Independent), Ketankumar Pipaliya (UK VOICE safer and stronger UK), Daniel Pocock (Independent), James Ransley (Consensus Party Candidate), Gerry Smith (Independent), Kai Stephens (British Democrats), John Stevens (Rejoin EU), Baron Von Thunderclap (The Official Monster Raving Loony Party), Pamela Walford (Independent), Marcus White (Everyone is God Party), Marc Wilkinson (Independent).

Persaingan di Clacton kemudian akan mengerucut pada pilihan warga untuk memilih siapa yang akan menggantikan posisi MP setelah pengunduran diri Farage. Dengan jumlah kandidat yang begitu besar, pemilihan sela ini menjadi salah satu kontestasi paling ramai dalam catatan by-election modern.