Peristiwa

Cuaca Panas Eropa, Pertanda Gelombang Panas September untuk Inggris?

×

Cuaca Panas Eropa, Pertanda Gelombang Panas September untuk Inggris?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Does Europe's hot weather signal a September heatwave for the UK?

jurnalistik.co.id – Eropa tengah dan selatan sedang mengalami gelombang panas dengan suhu yang pada beberapa wilayah sempat melampaui 40°C. Kondisi ini juga menjadi alasan mengapa banyak pihak kini menanyakan apakah awal September di Inggris berpotensi menghadirkan gelombang panas serupa.

Menurut prakiraan cuaca, akhir pekan ini udara panas akan bergerak ke wilayah yang lebih utara, termasuk Inggris. Namun, dampaknya diperkirakan tidak akan sekeras panas yang meliputi negara-negara di bagian selatan Eropa.

France dan Spanyol menjadi beberapa lokasi terpanas pekan ini, dengan suhu yang dalam beberapa waktu mencapai lebih dari 40°C. Dalam beberapa hari ke depan, panas ekstrem diprediksi makin menguat di area sentral hingga Eropa timur, sebelum sebagian dari panas tersebut sempat “menyentuh” Inggris.

Perlu dicatat bahwa udara hangat diperkirakan hanya bersifat sementara. Setelah akhir pekan, angin yang membawa udara lebih sejuk dari Atlantik serta rangkaian front yang membawa hujan diperkirakan mulai memengaruhi cuaca pada pekan berikutnya.

Mengapa Eropa kembali panas

Gelombang panas ini dipicu oleh perpindahan massa udara dari Afrika utara menuju Semenanjung Iberia. Udara panas dan berdebu tersebut kemudian mengalami penguatan di bawah langit yang cerah, serta diperparah oleh kondisi tanah yang kering.

Pada hari Kamis, El Granado di wilayah barat daya Spanyol mencatat suhu 45,7°C (114F). Angka tersebut menjadi suhu tertinggi yang pernah tercatat di Spanyol pada tahun ini.

Lebih lanjut, kemunculan suhu maksimum tahunan pada waktu di luar periode Juli dan Agustus dinilai sangat tidak biasa. Meski begitu, kondisi atmosfer dan permukaan tanah tampaknya cukup mendukung terjadinya puncak panas pada saat ini.

Setelahnya, udara panas meluas ke arah utara dan timur ke sejumlah wilayah lain di Eropa selatan. Di beberapa negara, peringatan panas ekstrem berstatus tinggi juga masih diberlakukan hingga Sabtu.

Di Spanyol, Prancis selatan, Bosnia dan Herzegovina, serta Serbia, peringatan panas ekstrem berwarna oranye masih berlaku hingga Sabtu. Pada akhir pekan ini dan awal pekan mendatang, wilayah-wilayah terpanas di Spanyol diperkirakan tetap melampaui 40°C.

Bahkan di daerah yang secara klimatologis biasanya bersuhu lebih rendah, panas tetap terasa. Contohnya adalah sekitar lembah Erbo di bagian utara, yang umumnya berada di kisaran sekitar 20°C untuk waktu tahun ini.

Suhu ekstrem di beberapa kota dan kawasan

Di Zaragoza, suhu maksimum sekitar 39°C diperkirakan terjadi pada akhir pekan ini. Angka tersebut disampaikan setara dengan rekor suhu September tertinggi yang pernah tercatat untuk kota tersebut.

Untuk Prancis bagian selatan, termasuk wilayah Ardeche, suhu diprediksi berada di kisaran “tiga puluhan tinggi” selama beberapa hari ke depan. Di beberapa titik, suhu bahkan berpotensi menyentuh 40°C secara lokal.

Sementara itu, ke arah timur, suhu udara di Yunani dan Turki mulai melandai pada pekan ini. Meski begitu, masih ada peluang beberapa hari pada awal pekan depan berada pada kisaran tiga puluhan tinggi.

Di sisi lain, suhu permukaan laut di bagian tengah Laut Mediterania disebut masih jauh di atas rata-rata. Di beberapa tempat, perbedaannya bisa mencapai sekitar 4°C.

Apakah gelombang panas menuju Inggris

Udara yang lebih hangat diperkirakan akan mengalir masuk ke Inggris pada akhir pekan ini. Arah angin yang beralih menjadi lebih selatan membantu proses perpindahan udara tersebut, sehingga suhu diprediksi meningkat.

Walau demikian, kondisi di Inggris tidak diperkirakan seekstrem panas yang melanda negara-negara di selatan. Salah satu alasannya adalah sifat angin selatan yang berlangsung singkat, ditambah peningkatan tutupan awan yang dapat membatasi pemanasan.

Minggu diperkirakan menjadi hari terhangat pada akhir pekan. Meski begitu, hujan tetap dimungkinkan, terutama di wilayah barat laut.

Di Inggris dan Wales, suhu umumnya berada pada kisaran 20°C bagian bawah hingga bagian menengah. Namun, di beberapa wilayah tenggara, suhu bisa mencapai 27 atau 28°C.

Untuk Skotlandia dan Irlandia Utara, suhu diperkirakan berada sekitar 15 hingga 20°C. Meski tidak setinggi wilayah selatan, kisaran tersebut tetap beberapa derajat di atas rata-rata untuk periode tahun ini.

Setelah gelombang hangat akhir pekan berlalu, prakiraan menunjukkan bahwa suhu akan cepat mereda. Udara Atlantik yang lebih segar dan front yang membawa hujan diperkirakan tiba pada pekan berikutnya, sehingga peluang kembali ke kondisi gelombang panas tidak diperkirakan terjadi dalam 10 hari ke depan.

Dengan demikian, panas yang menyapu sebagian Eropa saat ini lebih berpeluang menghasilkan periode musim panas yang singkat di Inggris, bukan skenario gelombang panas September yang berkelanjutan. Namun, pemantauan prakiraan tetap diperlukan karena dinamika angin dan awan dapat mengubah besaran dampak dalam hitungan hari.