jurnalistik.co.id – Kecelakaan pesawat kargo Amazon Air di Bandara Internasional Miami menimbulkan korban jiwa dan banyak luka serius. Pesawat Boeing 767-300 dikabarkan melampaui landasan saat hendak mendarat, lalu terbakar di area bandara. Kejadian terjadi tepat menjelang pukul 14:00 waktu setempat (19:00 GMT). Pesawat berangkat dari Luis Muñoz MarĂn International Airport di San Juan, Puerto Riko, sebelum akhirnya mengalami insiden di Miami. Dalam insiden itu, pesawat juga dilaporkan menghantam beberapa kendaraan di darat. Wakil otoritas setempat menjelaskan penanganan cepat dilakukan begitu api muncul di lokasi kecelakaan. Daniella Levine Cava, Wali Kota Miami-Dade, menyatakan, “At least five people have lost their lives, and five others are injured,” dalam konferensi pers pada Minggu malam. Ia menambahkan petugas penyelamat tiba di lokasi dalam “seconds” setelah kecelakaan terjadi. Levine Cava menekankan fokus respons diarahkan kepada keluarga korban dan mereka yang terluka. Pernyataannya berbunyi, “Right now, our focus is on the families, those who were injured, and the ongoing response,”. Sementara itu, Kepala Pemadam Kebakaran Miami, Raied Jadallah, menyebut “Three of the five people injured are in critical condition”. Menurut Jadallah, para korban luka dibawa ke rumah sakit dengan “unknown injuries”. Ia juga menjelaskan bahwa beberapa korban terjebak di dalam atau di bawah kendaraan di lokasi, sehingga perlu proses ekstrikasi oleh tim pemadam dan penyelamat. Sejumlah informasi awal terkait kronologi juga disampaikan melalui pihak bandara dan otoritas. Bandara Miami menyatakan penerbangan tersebut “overran Miami International Airport's diagonal runway and is disabled at the northwest end of the airport” berdasarkan rilis resmi. Miami Dade Fire Rescue menyebut tim tiba untuk menemukan pesawat yang “had caught on fire as a result of this crash, with heavy flames and smoke showing”. Sebanyak lebih dari 200 petugas pemadam dikerahkan untuk mengatasi kobaran api di lokasi. Jadallah mengatakan api kemudian berhasil dipadamkan, namun masih terdapat kebocoran bahan bakar di titik kejadian. Di saat yang sama, Federal Aviation Administration (FAA) mengeluarkan perintah untuk “grounded” seluruh penerbangan sebagai langkah pengamanan selama tim pemadam bekerja di lokasi. Pemeriksaan penyebab kecelakaan masih dinilai terlalu dini. Otoritas menyebut insiden akan diselidiki oleh National Transportation Safety Board. Rencana konferensi pers lanjutan dari lembaga federal juga dijadwalkan untuk Senin. Dari sisi operator, Amazon Air menyatakan tengah bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memahami apa yang terjadi. Dalam pernyataannya, Amazon mengatakan bahwa pihaknya “is working closely with local authorities and officials to understand exactly what happened”. Amazon juga menyampaikan duka mendalam atas korban. Kelly Nantel, Director of Corporate Global Media Relations Amazon, menyatakan, “We're heartbroken to learn that five people lost their lives in today's incident at Miami International Airport,”. Ia menambahkan, “Our deepest sympathies go out to the families, loved ones, and all those affected by this devastating loss,” serta menyebut pesawat yang terlibat “was attempting to land when this incident occurred”. Pernyataan tersebut juga menyatakan Amazon “will cooperate fully with any investigation.” Terkait respons, BBC melaporkan telah mengirim email kepada 21 Air mengenai insiden, tetapi belum menerima tanggapan. Informasi identitas penerbangan menyebut pesawat dioperasikan oleh 21 Air, perusahaan charter yang berbasis di North Carolina. Data pemantauan penerbangan dari FlightRadar24 menunjukkan pesawat melaju pada 112 knots (129 mph, 207 km/h) saat keluar dari “useable runway”. Dalam catatan yang dikutip dari blog pelacakan, pesawat kemudian berhenti di dekat area parkir yang melayani gudang Amazon serta sejumlah bisnis lain. Pada waktu insiden, kondisi cuaca di Miami disebut mengalami “light thunderstorms and gusting winds”. Insiden ini terjadi bertepatan dengan periode libur Labor Day, saat mobilitas perjalanan cenderung meningkat. Transportation Security Administration (TSA) memprediksi 17 juta pelancong melewati bandara di Amerika Serikat selama pekan menjelang hari libur Labor Day. TSA juga memproyeksikan 2,3 juta orang terbang pada hari Minggu. Bandara Internasional Miami (MIA) terletak dekat pusat Kota Miami dan disebut sebagai salah satu bandara tersibuk di negara tersebut. MIA dikenal sebagai bandara tersibuk di Amerika untuk kargo internasional dan posisi kedua untuk penumpang internasional, serta menyediakan lebih banyak rute ke Amerika Latin dan Karibia dibanding bandara lain di AS. Situs bandara juga menyebut sekitar 60% pengunjung internasional yang datang ke Florida menggunakan bandara ini sebagai gerbang.
Beranda
Peristiwa
Pesawat kargo Amazon Boeing 767-300 melampaui landasan di Miami: 5 tewas, 5 luka serius
Pesawat kargo Amazon Boeing 767-300 melampaui landasan di Miami: 5 tewas, 5 luka serius
Redaksi4 min baca












