Bisnis & Ekonomi

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Tersedia

1
×

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Tersedia

Sebarkan artikel ini
Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup & Tersedia News 5 jam yang lalu
Ilustrasi: Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup & Tersedia

jurnalistik.co.id – Jakarta, CNBC Indonesia — PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan BBM subsidi jenis Pertalite bagi masyarakat dalam kondisi cukup dan tersedia. Pernyataan itu disampaikan dalam konteks distribusi yang terus berjalan normal sesuai penugasan pemerintah.

Dalam keterangan yang dirilis, Pertamina menegaskan bahwa penyaluran Pertalite di seluruh jaringan SPBU berlangsung seperti biasa. Perusahaan menyebut dukungan sistem logistik dan infrastruktur yang terintegrasi menjadi dasar untuk menjaga pasokan di berbagai wilayah Indonesia.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa perseroan mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok energi melalui beberapa elemen utama. Di antaranya, infrastruktur terminal BBM, lembaga penyalur dan penyimpanan, armada distribusi, serta sistem monitoring yang terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia.

Roberth mengatakan langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang terkoordinasi, perusahaan berupaya memastikan setiap tahap penyaluran berjalan selaras dengan kebutuhan di lapangan.

“Selain memastikan stok Pertalite dalam kondisi tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal. Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Roberth.

Di sisi lain, Pertamina menyebut jaringan infrastrukturnya tersebar dari Sabang hingga Merauke sebagai penopang keandalan pasokan. Menurut perusahaan, kondisi tersebut juga membuat respons terhadap kebutuhan tambahan di wilayah tertentu dapat dilakukan secara lebih cepat.

Roberth menjelaskan bahwa Pertamina terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk seluruh unit operasi di 8 Cabang Kantor Wilayah (Regional 1-8). Koordinasi itu difokuskan untuk menjalankan langkah-langkah antisipatif agar layanan energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan khususnya dengan jaringan unit operasi kami di 8 Cabang Kantor Wilayah (Regional 1-8) dalam rangka melakukan langkah-langkah antisipatif untuk memastikan layanan energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Jika terdapat peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, kami telah menyiapkan skema penguatan distribusi agar pasokan tetap terjaga,” lanjutnya.

Pertamina menambahkan bahwa selain memastikan ketersediaan stok, penyaluran BBM subsidi juga dijalankan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ditetapkan pemerintah. Dengan penegasan tersebut, perusahaan menempatkan aspek kepatuhan regulasi sebagai bagian dari pelaksanaan distribusi BBM subsidi.

Dalam penutup keterangan, Roberth menyampaikan imbauan kepada masyarakat. Pertamina meminta masyarakat menggunakan energi secara bijak serta membeli BBM sesuai kebutuhan, sesuai peruntukannya, dan sesuai dengan jenis kendaraan yang digunakan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk Bijak menggunakan Energi dengan membeli BBM sesuai kebutuhan dan sesuai dengan peruntukannya serta sesuai dengan jenis kendaraan yang digunakan. Pertamina Patra Niaga akan terus menjalankan tugas penyaluran energi dengan optimal serta memastikan ketersediaan Pertalite bagi masyarakat tetap terjaga,” tutup Roberth.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. Layanan tersebut disebut siap melayani pertanyaan terkait produk dan layanan perusahaan.

Dalam keterangan tersebut, Pertamina Patra Niaga juga menekankan bahwa pengelolaan dilakukan dengan memadukan operasional di tingkat hulu hingga penyaluran di lapangan. Perusahaan mengandalkan pengawasan yang dilakukan secara terus-menerus untuk membaca perkembangan stok dan penyaluran, sehingga gangguan di proses distribusi dapat diantisipasi sedini mungkin.

Pertamina menegaskan, ketika terjadi perubahan kebutuhan di wilayah tertentu, koordinasi internal bersama jaringan unit operasi di delapan Cabang Kantor Wilayah (Regional 1-8) diarahkan untuk memastikan langkah penyesuaian distribusi berjalan sesuai rencana. Seluruh pelaksanaan distribusi BBM subsidi juga disebut mengikuti ketentuan dan regulasi pemerintah, agar penugasan penyaluran tetap berjalan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat pun diimbau untuk menyesuaikan pembelian BBM dengan kebutuhan, peruntukan, serta jenis kendaraan.