jurnalistik.co.id – Polda Gorontalo kembali melaksanakan tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 melalui Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II bagi peserta seleksi Bintara Polri.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Biddokkes Polda Gorontalo pada Sabtu (06/06/2026). Pelaksanaan Rikkes Tahap II dihadiri oleh pejabat utama di lingkungan Polda Gorontalo serta tim pemeriksaan.
Karo SDM Polda Gorontalo Kombes Pol. Doni Wahyudi, S.I.K., bertindak sebagai Ketua Pelaksana. Sementara itu, Kabiddokkes Polda Gorontalo Kombes Pol. dr. Mintarya Suryanto, M.M., sebagai Ketua Tim Rikkes, dan Kabag Watpers Ro SDM Polda Gorontalo AKBP Daeng Riandika Mahardani, S.I.K., M.H., selaku Sekretaris.
Selain itu, Ps. Kasubbagdiapers Bagdalpers Ro SDM Polda Gorontalo AKP Marcell Prasetya, S.T.K., M.Sc., turut terlibat dalam rangkaian kegiatan. Pemeriksaan juga menghadirkan pengawas internal dan eksternal untuk menjamin proses seleksi berjalan secara transparan dan akuntabel.
Pada tahapan ini, sebanyak 63 peserta dari berbagai jalur seleksi Bintara Polri mengikuti pemeriksaan kesehatan lanjutan. Seluruh peserta yang telah dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti Rikkes Tahap II hadir lengkap sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh panitia.
Rangkaian pemeriksaan kesehatan
Adapun pemeriksaan yang dilaksanakan meliputi pengambilan sampel darah, pengambilan sampel urine, serta pemeriksaan radiologi (rontgen). Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta secara menyeluruh sebagai salah satu syarat penting dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri.
Dalam pelaksanaan seleksi, Polda Gorontalo menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan dijalankan berdasarkan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip ini menjadi pedoman agar setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi sesuai kemampuan dan hasil yang diperoleh.
Karo SDM Polda Gorontalo juga menegaskan pentingnya proses pemeriksaan kesehatan dalam tahapan seleksi. Ia menyampaikan, “Pemeriksaan kesehatan merupakan tahapan penting untuk memastikan calon anggota Polri memiliki kondisi fisik yang sehat dan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Seluruh proses dilakukan secara objektif dan profesional dengan pengawasan internal maupun eksternal,” ujar Karo SDM.
Analisis hasil dan mekanisme pengumuman
Sementara itu, hasil pemeriksaan kesehatan Tahap II masih dalam proses analisis oleh pihak Laboratorium Maxima. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan diumumkan secara resmi kepada seluruh peserta sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia seleksi.
Melalui pelaksanaan Rikkes Tahap II ini, Polda Gorontalo berharap dapat menjaring calon anggota Polri yang sehat, berkualitas, dan siap mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Langkah tersebut juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya sumber daya manusia Polri yang unggul dan profesional.
Dalam pelaksanaan Rikkes Tahap II ini, panitia menyiapkan alur pemeriksaan mulai dari registrasi peserta hingga rangkaian pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan. Peserta yang telah dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tahap lanjutan hadir sesuai ketentuan waktu, sehingga kegiatan berjalan tertib dan terkoordinasi.
Setiap pemeriksaan dilakukan untuk memotret kondisi kesehatan peserta secara terukur melalui beberapa jenis pemeriksaan, mulai dari pengambilan sampel darah dan sampel urine hingga pemeriksaan radiologi berupa rontgen. Tahapan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan calon anggota Polri memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan sebelum melanjutkan proses seleksi ke fase berikutnya.
Pelaksanaan kegiatan juga ditekankan agar selaras dengan prinsip BETAH yang mencakup aspek kebersihan proses, keterbukaan informasi, akuntabilitas kinerja, serta pendekatan yang humanis kepada peserta. Dengan adanya pengawasan internal maupun eksternal, panitia berupaya menjaga agar seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung secara profesional, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Terkait hasil pemeriksaan, data yang diperoleh selanjutnya masih dalam tahap analisis oleh Laboratorium Maxima. Setelah proses analisis selesai, hasil akan disampaikan kepada peserta melalui mekanisme resmi yang ditetapkan oleh panitia seleksi, sebagai dasar penyampaian kelanjutan tahapan bagi masing-masing peserta.












