Politik & Parlemen

Headlines surat kabar: Tories akhiri rumah sosial bagi warga asing, dan “Bottoms down”

×

Headlines surat kabar: Tories akhiri rumah sosial bagi warga asing, dan “Bottoms down”

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Newspaper headlines: 'Tories to end social housing for foreigners' and 'Bottoms down'

jurnalistik.co.id – Headline surat kabar Inggris hari ini menyorot rencana Partai Konservatif yang ingin mengakhiri perumahan sosial bagi warga asing, usulan Dewan Kota Westminster soal aturan “pub,” serta rangkaian isu politik dan sosial lain yang ikut ramai diberitakan.

Menurut Daily Telegraph, rencana Tory tersebut dapat berujung pada pengusiran paksa bagi lebih dari 230.000 orang, dengan narasi bahwa kebijakan akan “end social housing for foreigners”.

Leader Partai Konservatif Kemi Badenoch menyebut langkah itu akan mengakhiri status Inggris sebagai “cash machine for the UK”. Di saat yang sama, surat kabar itu juga melaporkan adanya “fear of Burnham tax” yang memicu pelepasan saham senilai £1,6bn.

Sebelum resmi menduduki No 10 pada bulan lalu, Andy Burnham mengatakan ia akan mengambil keputusan yang “difficult” untuk menyeimbangkan keuangan negara, dan keputusan itu mungkin termasuk “having to ask for a little more” dari para pembayar pajak.

Daily Mail turut menjadikan pengumuman Tory sebagai sorotan utama, dengan menyebutnya sebagai “bold move” dan mengatakan mereka yang terdampak diberi waktu enam bulan untuk meninggalkan rumah sosial mereka.

Labour kemudian menanggapi kebijakan tersebut sebagai usulan “unserious, unworkable proposal, copied from Reform”. Sementara itu, kolumnis Guy Adams berpendapat bahwa “Cambridge plagiarism scandal” menunjukkan institusi telah “captured by woke dogma”.

Terkait skandal plagiarisme, Jason Arday—yang dilaporkan mengundurkan diri dari Cambridge pada Rabu—sebelumnya menyangkal plagiarisme, namun mengakui “some errors”.

Perdebatan plagiarisme dan respons institusi

Guardian juga memberi ruang besar pada barisan pemberitaan terkait sengketa di Cambridge. Surat kabar itu mengutip tuduhan bahwa Cambridge “unleashed grotesque racism” melalui penunjukan Arday.

Dalam artikel tersebut, para akademisi disebut menyerukan agar universitas “hold an independent inquiry into the affair”, sembari menyatakan universitas “deserves blame”.

Universitas sendiri menyatakan pada Rabu bahwa mereka akan membuka penyelidikan baru atas klaim tersebut setelah menerima informasi terbaru.

Masih dalam liputan Guardian, Alan Milburn yang memimpin tinjauan mengenai pengangguran kaum muda mengatakan kepada surat kabar itu bahwa sekolah seharusnya “spot pupils at risk of joblessness”.

Adapun Daily Star menulis “bottoms down” sebagai sorotan, dengan menyebut Westminster City Council sedang “touting a ‘no standing’ plan” di sejumlah pub.

Surat kabar itu menggambarkan rencana tersebut sebagai “madness” sekaligus memasukkan foto Suggs, vokalis band Madness, yang digambarkan sedang menikmati “a ‘vertical drink’”.

Usulan aturan di pub: dari “no standing” hingga “discourage excessive drunkenness”

Metro melengkapi sorotan itu dengan mengutip bahwa “Pub bosses, business leaders and even London’s mayor” menyebut rencana pub tersebut sebagai “bad idea”.

Metro juga memuat kartun seorang pria yang berbaring di trotoar sambil memeluk botol anggur, sementara seorang polisi berdiri di atasnya. Ucapan dalam balon kartun berbunyi: “But officer.. I’m just sticking to the ‘no vertical drinking’ policy”.

Draft kebijakan Westminster yang saat ini masih dalam tahap konsultasi menyebut pub seharusnya “discourage excessive drunkenness”.

Serangkaian headline lain juga muncul di halaman depan. Financial Times, misalnya, menuliskan bahwa EasyJet akan diambil alih dalam “a ‘foreign swoop’” senilai £5.7bn.

Di headline yang berbeda, Financial Times juga melaporkan klaim bahwa pejuang narco Kolombia “seek drone warfare lessons on Ukraine battlefront.”

Isu lingkungan, hiburan, dan keamanan

i Paper menyoroti peringatan lingkungan dengan menyebut bahwa setiap sungai dan danau di Inggris kini “polluted with toxic chemicals”. Laporan itu disebut muncul setelah rilis laporan baru dari Environment Agency.

i Paper mencatat pula adanya komitmen untuk membuat 75% badan air di negara itu aman pada 2027, tetapi menyatakan bahwa kampanye-kampanye peringatan menyebut hal tersebut “will not happen.”

Surat kabar The Sun memimpin dengan tema “I thee web”, dan menulis bahwa Tom Holland serta Zendaya telah menikah “again in secret” dalam perayaan bernilai “£500k bash at UK hotel”.

Daily Mirror menampilkan Andrew Mountbatten-Windsor sebagai sorotan dengan headline tentang “a ‘stalker ordeal’”. Surat kabar itu menegaskan ia adalah “the victim” dari seorang “balaclava-clad stalker”.

Skema pembebasan narapidana lebih dini dan kontroversinya

Daily Express membawa komentar dari pelapor Maggie Oliver yang menyebut bahwa pihaknya “we are failing sex gang victims once again” terkait skema pelepasan narapidana lebih awal.

Dalam lanjutan pemberitaannya, teks itu menyatakan bahwa “amid the backlash”, Burnham mengatakan para pelaku perkosaan dan pelaku kejahatan seksual anak yang serius tidak akan dibebaskan lebih cepat.

Times juga menyoroti isu keuangan publik lewat headline tentang pinjaman mahasiswa. Di halaman depan, surat kabar itu menulis bahwa sekitar “one in five student loans” diberikan kepada warga non-Britania, yang disebut mengangkat “a ‘fraud alert’”.

Times memperingatkan bahwa kondisi tersebut dapat berisiko membebani pembayar pajak “billions of pounds a year in unpaid debt”.

Selain itu, Times menuliskan bahwa Perdana Menteri diberi nasihat untuk “tone down his ‘blokeish’ videos”, termasuk salah satu video yang menilai camilan pub.

Headline yang muncul adalah “No 10 aides show blokey Burnham red card,” serta menyebut bahwa juru bicara Department of Education mengatakan pinjaman mahasiswa memiliki “strict eligibility requirements” untuk peminjam.

Keseluruhan deretan headline ini memperlihatkan fokus media pada langkah kebijakan Tory, respons politik di parlemen, serta perdebatan sosial mulai dari aturan di pub hingga dampak skema pembebasan narapidana, lingkungan, dan isu pinjaman mahasiswa.