Peristiwa

Prakiraan Cuaca Iduladha 2026: Jakarta Cerah, Surabaya Diguyur Hujan Petir

1
×

Prakiraan Cuaca Iduladha 2026: Jakarta Cerah, Surabaya Diguyur Hujan Petir

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Prakiraan Cuaca Iduladha 2026: Jakarta Cerah, Surabaya Hujan - Gaya Hidup

jurnalistik.co.id – JAKARTA — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk sepanjang hari raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/05/2026). Berdasarkan data yang diunggah, seluruh wilayah provinsi DKI Jakarta diprakirakan akan mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan nyaris sepanjang hari ini.

BMKG mencatat, hanya ada dua wilayah yang diprakirakan mengalami hujan ringan dalam periode singkat, yakni Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Hujan tersebut diperkirakan muncul sekitar pukul 19.00 WIB, sementara pada jam-jam lainnya wilayah DKI Jakarta tetap didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan.

Prakiraan ini muncul di tengah momentum Iduladha 1447 H yang juga menjadi periode pelaksanaan Solat Ied di berbagai daerah. Di Jakarta, kondisi cuaca yang relatif tenang membuat wilayah ibu kota terlihat jauh lebih bersahabat dibandingkan sejumlah kota lain yang tetap berpotensi diguyur hujan.

Selain Jakarta, BMKG juga melaporkan prakiraan cuaca yang berpotensi terjadi di sejumlah kota besar di Indonesia. Meski mulai masuk musim kemarau, BMKG mencatat masih ada beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan hingga hujan petir pada hari ini.

Dalam data yang sama, BMKG memberi peringatan terjadinya hujan di Kota Batam, Kota Surabaya, Kota Tarakan, Kota Gorontalo, Kota Kendari, dan Kabupaten Jayawijaya. Dari daftar itu, Kota Surabaya menjadi sorotan karena diprakirakan mengalami hujan lebat disertai petir sejak dini hari.

Situasi di Surabaya berbeda dengan Jakarta yang cenderung cerah. Sejak dini hari, BMKG sudah mencatat potensi hujan lebat dan petir di kota tersebut. Kondisi itu menunjukkan bahwa meski sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau, hujan dengan intensitas tinggi masih bisa terjadi di beberapa daerah.

Pada siang hari, sebagian besar kota di Indonesia diperkirakan akan mengalami cuaca cerah hingga berawan tebal. Namun, BMKG tetap mencatat adanya kota-kota yang berpotensi hujan, mulai dari Batam, Bandung, Surabaya, Manado, Mamuju, Kendari, Ambon, Sorong, Jayapura, hingga Manokwari.

Dengan demikian, pola cuaca pada hari Iduladha kali ini tampak tidak seragam antarwilayah. DKI Jakarta diperkirakan relatif aman dari hujan sepanjang hari, sementara beberapa daerah lain masih harus bersiap menghadapi hujan ringan hingga hujan petir pada jam-jam tertentu.

Data BMKG itu sekaligus menegaskan bahwa kondisi cuaca saat hari besar keagamaan tidak selalu sama di setiap daerah. Di satu sisi, Jakarta diprakirakan cerah hingga cerah berawan hampir sepanjang hari. Di sisi lain, Surabaya dan beberapa kota lainnya masih memiliki peluang hujan, termasuk hujan lebat disertai petir pada waktu tertentu.

BMKG sebelumnya juga mencatat bahwa cuaca pada periode pelaksanaan Solat Ied tetap perlu dicermati karena sejumlah wilayah masih menunjukkan potensi hujan. Karena itu, prakiraan cuaca hari ini menjadi informasi penting bagi masyarakat yang hendak beraktivitas di luar rumah selama perayaan Iduladha.

Secara umum, wilayah DKI Jakarta terlihat menjadi salah satu daerah dengan prakiraan paling stabil pada hari ini. Sementara itu, Surabaya dan beberapa kota lain di Indonesia masih berada dalam pengawasan BMKG karena potensi hujan yang dapat muncul sejak pagi, siang, hingga malam hari.

Dalam konteks itu, masyarakat di Jakarta tetap disarankan menyesuaikan agenda luar ruang dengan kondisi langit yang relatif aman, meski kewaspadaan terhadap perubahan cuaca tetap penting. Pola cerah berawan yang dominan memberi ruang aktivitas lebih leluasa, tetapi informasi prakiraan seperti ini tetap berguna untuk mengantisipasi kemungkinan hujan singkat pada sore atau malam hari.

Sementara bagi wilayah lain yang disebut BMKG berpotensi mengalami hujan, kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian lebih pada jam-jam tertentu. Meski tidak merata, potensi cuaca basah di sejumlah kota menegaskan bahwa prakiraan harian masih menjadi acuan penting agar masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan, kegiatan keluarga, maupun ibadah dengan lebih tertib dan nyaman.