jurnalistik.co.id – Peristiwa seorang pria yang terekam merusak mobil di Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, masih dalam pemburuan aparat. Polisi menyatakan prosesnya terus didalami setelah kejadian itu viral di media sosial.
Insiden terjadi pada Kamis, 9 Juli 2026. Berdasarkan video yang beredar, pria tersebut terlihat mengamuk dan menghancurkan bagian mobil pengendara lain di lokasi tersebut.
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKP Bima Sakti mengatakan petugas masih memburu pria yang diduga sebagai pelaku. Ia menyebut pihaknya juga sudah memeriksa tempat kejadian perkara (TKP).
“Masih didalami. Sudah kami cek tempat kejadian perkara (TKP), namun belum ada laporan terkait kejadian tersebut,” kata Bima saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat pada Kamis.
Menurut Bima, korban belum melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Dia juga menyampaikan petugas belum mengetahui penyebab pelaku merusak mobil korban, karena korban belum terpantau dan saksi di lokasi kejadian minim.
“Korban belum termonitor dan saksi di tempat kejadian perkara minim,” ujar AKP Bima Sakti.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @dashcam_owners_indonesia, pria itu terekam melakukan perusakan setidaknya sebanyak tiga kali terhadap sebuah mobil. Pada bagian awal rekaman, pria tersebut terlihat memukul spion menggunakan benda dengan kencang.
Berita Terkait
Setelah itu, pria yang sama kembali memukul spion menggunakan tangannya. Rekaman juga memperlihatkan wiper mobil dalam kondisi bengkok, sementara suara klakson terdengar selama kejadian berlangsung.
Pada potongan video berikutnya, sebagian pelat nomor mobil yang diduga dikendarai pelaku terlihat ditutupi dengan kertas putih. Unggahan kemudian menunjukkan kembali kejadian serupa dari sudut pandang yang berbeda.
Dari rekaman lanjutan tersebut, pria yang melakukan perusakan tampak menghalangi sebuah mobil putih. Ia terlihat seperti memberi aba-aba agar pengemudi mobil putih itu mau keluar dari kendaraannya.
Hingga saat ini, polisi tetap melanjutkan penelusuran terkait identitas pelaku dan rangkaian kejadian. Pemeriksaan di TKP sudah dilakukan, namun belum ada laporan dari pihak korban sehingga proses pendalaman masih berjalan.
Kasus ini bermula dari rekaman yang kemudian menyebar luas di media sosial. Setelah insiden tersebut menjadi viral, polisi menyatakan rangkaian penanganan terus berjalan dan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pria yang diduga terlibat. Langkah di lapangan juga sudah dilakukan dengan mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi TKP.
Dalam video yang beredar, tindakan perusakan tampak terjadi berulang. Pada rekaman awal, pria itu terlihat memukul bagian spion mobil pengendara lain memakai suatu benda dengan tenaga yang cukup kuat. Setelah itu, pada momen berikutnya, pria yang sama kembali melakukan pemukulan terhadap spion, kali ini menggunakan tangan. Suara klakson terdengar selama kejadian berlangsung, sementara bagian wiper terlihat mengalami kerusakan berupa posisi yang bengkok.
Pada bagian rekaman selanjutnya, terlihat pelat nomor kendaraan yang diduga dikaitkan dengan pelaku tertutup kertas putih. Unggahan kemudian memperlihatkan kejadian serupa dari sudut pandang berbeda, sehingga kronologi tindakan perusakan terlihat lebih jelas dari beberapa perspektif. Di potongan yang lain, pria itu tampak menghalangi sebuah mobil berwarna putih dan memberi gestur seperti memberi aba-aba agar pengemudi mobil tersebut keluar dari kendaraannya.
Meski pemeriksaan di tempat kejadian perkara sudah dilakukan, proses pendalaman masih belum bisa mengerahkan kesimpulan karena laporan dari pihak korban belum masuk. Petugas juga belum menemukan keterangan yang cukup mengenai alasan pelaku merusak mobil. Menurut pernyataan yang disampaikan, korban belum terpantau dan saksi di lokasi relatif minim, sehingga pihak kepolisian masih menelusuri identitas pelaku serta mengurai rangkaian kejadian berdasarkan informasi yang tersedia.












