Hukum & Kriminal

Aceh Timur Dihantam Ledakan Sumur Minyak Ilegal, Colt Diesel Hangus

×

Aceh Timur Dihantam Ledakan Sumur Minyak Ilegal, Colt Diesel Hangus

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kronologi Sumur Minyak Ilegal Meledak di Aceh Timur, Satu Mobil Terbakar

jurnalistik.co.id – Ledakan sumur minyak ilegal di Desa Lhok Leumak, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, terjadi saat minyak mentah sedang diangkut. Api yang muncul dari proses pemindahan cepat membesar hingga melumatkan sebuah mobil Colt Diesel yang berada di lokasi.

Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi menjelaskan, sumur minyak tersebut dimiliki oleh ZU dan FI. Peristiwa terjadi pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, dan polisi kemudian mengungkap rangkaian kejadian di lokasi.

AKBP Irwan menyebutkan, ledakan bermula ketika pekerja mengangkut minyak mentah dari sumur ke dalam drum. Setelah drum diisi, minyak tersebut kemudian akan dipindahkan lagi untuk dibawa menggunakan mobil Colt Diesel yang telah berada di area kejadian.

Wakapolres Aceh Timur, Kompol Abdul Muin, bersama sejumlah pejabat utama Polres Aceh Timur, sejak kejadian sudah berada di lokasi untuk membantu penanganan awal. “Sejak kejadian Wakapolres Aceh Timur, Kompol Abdul Muin, bersama sejumlah pejabat utama Polres Aceh Timur sudah berada di lokasi membantu pemadaman,” katanya.

Menurut keterangan polisi, saat pemindahan minyak itulah diduga muncul percikan api dari mesin mobil. Percikan tersebut kemudian memicu kebakaran pada sumur minyak tradisional yang tengah beroperasi secara ilegal di kawasan setempat.

Begitu api mulai membakar area sumur, kobaran cepat membesar dan menghanguskan bagian sekitar lokasi penambangan. Aktivitas para pekerja langsung terhenti, dan mereka berusaha menyelamatkan diri dari area berbahaya.

Upaya pemadaman berlangsung setelah api membesar. Sekitar pukul 16.00 WIB, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan, namun proses pendinginan masih dilakukan hingga siang hari untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan potensi penyalaan ulang.

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Tidak ada korban jiwa dan satu mobil Colt Diesel terbakar,” ujarnya.

Penambangan ilegal dinilai berisiko bagi keselamatan warga

Dengan peristiwa tersebut, polisi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penambangan ilegal. Langkah itu dinilai penting karena aktivitas penambangan tanpa pengendalian keselamatan berpotensi membahayakan keselamatan warga di sekitar lokasi.

AKBP Irwan menegaskan pendekatan yang ditempuh pihak kepolisian adalah pencegahan dan persuasif, agar masalah dapat diselesaikan tanpa menimbulkan dampak sosial yang lebih luas. “Kami mengedepankan langkah preventif dan persuasif agar persoalan tersebut dapat diselesaikan tanpa menimbulkan dampak sosial yang lebih luas,” tutur AKBP Iwan.

Sebelumnya diberitakan, ledakan sumur minyak ilegal di pedalaman Kabupaten Aceh Timur juga tidak menimbulkan korban jiwa. Lokasi kejadian berada di kawasan area perkebunan sawit, yang disebut menjadi salah satu tempat dengan aktivitas penambangan ilegal yang cukup marak.

Dalam penanganan pascakejadian, polisi menempatkan pemadaman serta pendinginan sebagai bagian dari pengendalian risiko di lapangan. Pemeriksaan dan penertiban lanjutan diharapkan mampu menghentikan proses berbahaya di lokasi yang sama, terutama bila aktivitas serupa masih berjalan.

Dalam proses kejadian, polisi juga menilai bahwa kebakaran dipicu oleh kondisi di sekitar pemindahan, ketika minyak yang sedang dialirkan dari sumur menuju wadah dan kemudian diteruskan ke kendaraan. Api yang muncul di tahap awal akhirnya berubah cepat menjadi sumber panas yang menyulitkan pengendalian, sehingga area penambangan tradisional ikut terdampak.

Menurut informasi di lapangan, setelah kobaran membesar, para pekerja tidak lagi melanjutkan aktivitas dan memilih menjauh untuk menghindari bahaya. Rantai penanganan pun dilakukan bertahap, mulai dari pemadaman untuk menghentikan nyala api, dilanjutkan dengan pendinginan agar sisa panas tidak memicu penyalaan ulang di titik yang sama.

Polisi menegaskan penanganan tidak berhenti pada proses pemadaman. Pemeriksaan dan penertiban lanjutan diperlukan untuk menghentikan aktivitas penambangan ilegal yang berisiko, terutama di kawasan yang disebut berada di area perkebunan sawit. Langkah pencegahan serta imbauan kepada masyarakat dilakukan agar keselamatan warga sekitar tetap terjaga dan tidak ada dampak yang lebih luas.