Bisnis & Ekonomi

Proyeksi IHSG Hari Ini: Potensi Koreksi, Catat Rekomendasi Saham MNC Sekuritas dan Mirae Asset

×

Proyeksi IHSG Hari Ini: Potensi Koreksi, Catat Rekomendasi Saham MNC Sekuritas dan Mirae Asset

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Prediksi IHSG Hari Ini: Waspadai Koreksi, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

jurnalistik.co.id – Perdagangan Kamis (2/7/2026) diperkirakan masih menyimpan ruang koreksi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Setelah pada Rabu pekan ini indeks bergerak di zona hijau dengan penguatan 0,92 persen, pelaku pasar dinilai cenderung menunggu konfirmasi sentimen lanjutan sebelum benar-benar memperluas posisi.

Dalam pandangan analis teknikal, perhatian investor saat ini terpusat pada arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) serta rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat. Fokus utamanya adalah Non-Farm Payrolls (NFP), yang dinilai dapat menjadi pemicu pergerakan pasar keuangan global, termasuk bursa Indonesia.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebut bahwa kondisi tersebut membuat pergerakan pasar cenderung berada dalam mode yang lebih berhati-hati. Para pelaku pasar, menurutnya, cenderung menahan keputusan sampai ada petunjuk yang lebih jelas dari kebijakan The Fed dan data NFP.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak dengan batas level support dan resistance pada perdagangan Kamis. Level yang dipantau berada di support 5.657 dan resistance 5.722.

“Untuk Kamis kami perkirakan IHSG rawan terkoreksi dengan support 5.657 dan resist 5.722. Kami perkirakan, investor akan menanti kelanjutan kebijakan The Fed dan juga data NFP,” ujar Herditya saat dihubungi Kompas.com, Rabu malam.

Dengan skema tersebut, potensi koreksi tidak otomatis berarti pelemahan menyeluruh. Namun, investor perlu mencermati reaksi indeks saat mendekati area support maupun tanda-tanda bahwa dorongan beli kembali muncul saat indeks berada di sekitar resistance.

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas

Di tengah potensi koreksi tersebut, investor ritel dapat mempertimbangkan beberapa saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk perdagangan Kamis. Rekomendasi yang disebut mencakup arah harga target pada kisaran tertentu, disertai level penilaian yang mengikuti skenario pergerakan pasar.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diproyeksikan berada pada target harga sekitar Rp 2.920 hingga Rp 3.310. Bagi investor yang mengikuti skenario teknikal, kisaran tersebut dipakai sebagai rujukan untuk mengukur ruang pergerakan saham pada sesi yang dimaksud.

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga masuk daftar saham yang dicermati. Untuk saham ini, target harga disebut berada di rentang Rp 1.580 hingga Rp 1.950.

Sementara itu, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dipatok pada kisaran target harga Rp 1.460 hingga Rp 1.635. Dalam konteks perdagangan Kamis, pemantauan terhadap respons harga terhadap level-level rujukan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari strategi pemilihan saham.

Pilihan Saham Mirae Asset Sekuritas

Selain rekomendasi MNC Sekuritas, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, juga menyampaikan sejumlah saham yang layak dicermati investor ritel pada perdagangan Kamis. Dalam penilaiannya, beberapa emiten dinilai masih memiliki ruang pergerakan seiring kondisi pasar yang menunggu katalis.

Untuk PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Nafan melihat potensi penguatan yang sejalan dengan tren naik (uptrend potential) yang masih terjaga. Ia menyarankan investor melakukan akumulasi pembelian (accumulative buy), terutama pada kisaran harga Rp 5.150 hingga Rp 5.750.

Adapun target harga jangka pendek untuk BBCA disebut berada pada Rp 5.925 terlebih dahulu, kemudian Rp 6.550. Setelah itu, saham berpeluang menuju level Rp 7.900 bila pergerakan tetap konsisten dengan skenario yang diantisipasi.

Pada sisi penopang, level support untuk BBCA berada di Rp 5.150 dan Rp 4.820. Investor yang menggunakan kerangka level teknikal umumnya akan memantau apakah harga mampu bertahan pada area support tersebut.

Berikutnya, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dinilai sedang berupaya melanjutkan penguatan di tengah fase pergerakan sideways minor. Karena itu, investor direkomendasikan untuk melakukan buy pada area Rp 525 hingga Rp 650.

Untuk CUAN, target harga diproyeksikan di Rp 660. Saham juga disebut berpotensi naik hingga Rp 915 apabila dinamika harga bergerak sesuai skenario yang dimaksudkan.

Level support CUAN disebut berada di Rp 525 dan Rp 464. Dengan kerangka tersebut, strategi pemantauan dilakukan dengan melihat apakah harga menjaga area penahan yang disebut sebagai batas lebih bawah.

Saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) juga dinilai memiliki peluang menguat meski masih bergerak dalam pola sideways. Nafan merekomendasikan buy terutama untuk saham yang masuk kategori marginable stock, yakni pada kisaran harga Rp 3.860 hingga Rp 4.190.

Target harga RAJA ditulis di Rp 4.340 dan berpeluang meningkat hingga Rp 5.150. Sementara itu, support untuk RAJA berada di Rp 3.860 dan Rp 3.380.

Catatan untuk Investor

Artikel ini memuat informasi dan rekomendasi dari analis, namun bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing investor, sehingga riset mandiri perlu dilakukan sebelum menentukan pilihan.

Dengan kondisi IHSG yang diperkirakan rawan terkoreksi, ketelitian pada level-level yang disebutkan—terutama support dan resistance—dapat membantu investor menilai kapan pelonggaran atau pengetatan posisi perlu dilakukan. Investor juga tetap perlu mempertimbangkan dinamika sentimen dari The Fed serta rilis data NFP yang berpotensi memengaruhi arah pasar.