Peristiwa

Remaja 18 Tahun Tewas Tenggelam dalam Ekspedisi Duke of Edinburgh di Glasbury

×

Remaja 18 Tahun Tewas Tenggelam dalam Ekspedisi Duke of Edinburgh di Glasbury

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: 18-year-old drowns on Duke of Edinburgh expedition in Glasbury

jurnalistik.co.id – Seorang remaja berusia 18 tahun meninggal dunia setelah insiden tenggelam di Sungai Wye, saat menjalani ekspedisi Penghargaan Duke of Edinburgh (DoE) di Glasbury, Powys.

Polisi menyatakan jenazah korban berhasil ditemukan setelah proses pencarian. Insiden bermula dari laporan bahwa seorang pria telah masuk ke perairan dan tidak dapat lagi ditemukan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa sore, tepatnya pukul 18:30 BST. Setelah menerima laporan, aparat kemudian mengerahkan tim penanganan untuk melakukan pencarian di area sungai.

Dyfed-Powys Police menjelaskan bahwa relawan mountain rescue ikut terlibat dalam upaya pencarian. Selain itu, pemadam kebakaran dan National Police Air Service juga dikerahkan untuk membantu proses pencarian.

Ekspedisi yang dijalani korban merupakan bagian dari Duke of Edinburgh’s Award, program nasional yang mendorong perkembangan diri pada kaum muda. Program ini menempatkan peserta pada berbagai kegiatan bertujuan melatih kemandirian dan tanggung jawab.

Dalam pernyataannya, pihak DoE menyampaikan dukacita kepada keluarga korban. Mereka juga menyatakan simpati terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan saat insiden berlangsung.

“Our thoughts are with the young person’s family, together with all those who were taking part,” bunyi pernyataan DoE. “We will do everything we can to support them at this difficult time,” tambah pernyataan tersebut.

Menurut informasi kepolisian, respons di lokasi dilakukan secara terkoordinasi antara berbagai unsur. Keterlibatan beberapa kelompok penolong, termasuk unit berbasis darat dan dukungan dari udara, menjadi bagian dari upaya untuk mempercepat pencarian.

Kejadian ini menambah perhatian publik terhadap keselamatan dalam kegiatan luar ruang, terutama yang melibatkan akses ke perairan. Dalam konteks program seperti DoE, prosedur pendampingan dan penilaian kondisi lokasi menjadi aspek penting untuk mencegah risiko serupa.

Hingga laporan ini disusun, polisi belum merinci detail kronologi tambahan selain laporan awal mengenai korban yang masuk ke air dan tidak segera ditemukan. Fokus utama tetap pada proses pencarian serta dukungan bagi keluarga korban dan peserta lain.

Pihak berwenang juga menegaskan bahwa upaya penyelamatan dan pencarian berlangsung dengan melibatkan personel dari berbagai lembaga. Setelah jenazah korban dipulihkan, langkah berikutnya diarahkan untuk memastikan penanganan insiden berjalan sesuai prosedur, sekaligus memberikan informasi yang dibutuhkan kepada pihak terkait.

Di tengah duka yang menyelimuti keluarga korban, Duke of Edinburgh’s Award menegaskan komitmennya untuk mendampingi mereka selama masa sulit ini. Pernyataan tersebut mencerminkan kepedulian terhadap peserta dan seluruh pihak yang tengah menjalani kegiatan di bawah program tersebut.

Jenazah korban akhirnya berhasil ditemukan setelah rangkaian pencarian dilakukan di sepanjang area sungai. Keterlambatan penemuan awal muncul karena laporan yang menyebut adanya seorang pria yang masuk ke perairan namun kemudian tidak lagi terlihat, sehingga pencarian difokuskan untuk memperluas jangkauan.

Di lokasi, Dyfed-Powys Police memadukan langkah-langkah dengan pihak lain agar proses berjalan cepat dan terarah. Upaya tersebut melibatkan penolong dari jalur darat, serta dukungan dari udara, sementara relawan mountain rescue dan pihak pemadam kebakaran ikut turut serta untuk memperbesar efektivitas pencarian.

Program Duke of Edinburgh’s Award yang dijalani korban berorientasi pada pembentukan karakter melalui kegiatan terstruktur bagi kaum muda. Melalui rangkaian aktivitas tersebut, peserta diharapkan belajar kemandirian dan tanggung jawab, sekaligus menjalankan tugas di lapangan yang menuntut kesiapan menghadapi kondisi sekitar.

Kasus ini turut menegaskan bahwa keselamatan menjadi perhatian utama dalam kegiatan luar ruang, khususnya ketika rute atau aktivitas bersinggungan dengan perairan. Dengan menempatkan pendampingan serta penilaian kondisi lokasi sebagai bagian dari prosedur, pihak terkait berharap risiko serupa dapat dicegah, sambil memastikan seluruh proses penanganan insiden berlangsung sesuai langkah yang semestinya.