jurnalistik.co.id – Labuan Bajo, Rabu (1/7/2026), menjadi saksi momen berbeda di ruang tahanan Polres Manggarai Barat. Sejumlah belasan tahanan mendapat perlakuan istimewa dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Perayaan itu dilakukan dengan membawakan nasi tumpeng ke ruang tahanan. Kehadiran petugas membuat suasana di dalam sel terasa lebih hangat, meski para penghuni rutan sedang menjalani proses hukum.
Prosesi penyerahan nasi tumpeng berlangsung dengan acara pemotongan. Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, memimpin pemotongan nasi tumpeng sebelum kemudian diberikan kepada para penghuni rutan.
Pemotongan nasi tumpeng tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga dimaknai sebagai bentuk perhatian yang langsung dirasakan di dalam ruangan tahanan. Potongan pertama selanjutnya diserahkan kepada salah seorang penghuni rutan berinisial AJ (48).
AJ menyampaikan ungkapan terima kasih atas perhatian tersebut. “Jujur, kami sangat terharu dan sama sekali tidak menyangka akan ada perhatian sehangat ini di dalam sel rutan. Bagi kami, ini sebuah penghargaan kemanusiaan yang sangat luar biasa dari bapak-bapak Polisi,” kata AJ, Rabu.
Menurut Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 seharusnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia menegaskan bahwa momen ini tidak hanya milik institusi kepolisian, melainkan juga menyentuh mereka yang saat ini kehilangan kemerdekaan sementaranya.
Christian menyatakan, “Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan hanya milik kami, melainkan milik seluruh elemen masyarakat, termasuk saudara-saudara kita yang saat ini berada di dalam Rutan. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan hadir secara utuh sebagai sesama manusia,” ujar Christian.
Ia menambahkan bahwa pendekatan persuasif dan humanis dinilai efektif untuk membangun hubungan emosional yang positif antara petugas penjaga dan para tahanan. Cara tersebut, menurutnya, membantu menjaga suasana di dalam rutan agar tetap kondusif.
“Dengan memanusiakan para tahanan, potensi ketegangan, tingkat stres di dalam sel, hingga risiko gangguan keamanan internal rutan dapat ditekan seminimal mungkin,” pungkasnya.
Perayaan di Polres Manggarai Barat menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang lebih luas. Sebagai informasi, puncak peringatan digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu pagi.
Upacara pada puncak peringatan dipimpin Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta sejumlah tokoh nasional.
Di tengah rangkaian acara tersebut, penyerahan nasi tumpeng di ruang tahanan Polres Manggarai Barat menampilkan sisi kedekatan yang ingin ditumbuhkan. Harapannya, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat terasa sebagai kebahagiaan yang menjangkau semua pihak, termasuk mereka yang menjalani masa tahanan.
Di ruang tahanan Polres Manggarai Barat, belasan penghuni rutan pada Hari Bhayangkara ke-80 beroleh bentuk perhatian yang berbeda dari biasanya. Kehadiran petugas dan rangkaian kecil perayaan membuat suasana lebih berjarak terasa, tanpa mengubah proses hukum yang masih berjalan.
Setelah tumpeng dibawa masuk, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan yang dipimpin AKP Lufthi Darmawan Aditya. Pemotongan tersebut kemudian diteruskan dengan penyerahan potongan kepada para penghuni rutan, sebagai tanda bahwa kebahagiaan dapat dibawa langsung ke ruang yang lebih terbatas.
Ungkapan terima kasih juga disampaikan AJ (48) yang menyebut perhatian itu terasa hangat dan melampaui perkiraan. Menurutnya, momen itu dimaknai sebagai bentuk penghargaan kemanusiaan yang dirasakan langsung dari bapak-bapak Polisi.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menekankan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan milik seluruh elemen masyarakat, termasuk mereka yang berada di Rutan. Melalui pendekatan persuasif dan humanis, hubungan emosional yang positif diharapkan terbentuk, sehingga ketegangan dan risiko gangguan keamanan internal rutan dapat ditekan seminimal mungkin.












