Teknologi

SK Hynix Kumpulkan US$26,5 Miliar Lewat Penawaran Saham AS, Debut Terbesar Perusahaan Asing di AS

×

SK Hynix Kumpulkan US$26,5 Miliar Lewat Penawaran Saham AS, Debut Terbesar Perusahaan Asing di AS

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: SK Hynix: South Korean chip giant raises $26.5bn in US share sale

jurnalistik.co.id – SK Hynix, perusahaan pembuat chip memori asal Korea Selatan, mencatatkan penggalangan dana besar melalui penawaran saham di Amerika Serikat. Langkah ini sekaligus menjadi penanda debut perusahaan asing terbesar dalam sejarah pencatatan di AS.

Perusahaan dijadwalkan mulai diperdagangkan di Nasdaq pada Jumat ini, setelah berhasil mengumpulkan nilai penawaran sebesar US$26,5 miliar. Otoritas dan pelaku pasar menyoroti transaksi tersebut karena skala dan minat investor yang menyertainya.

Dalam pengumumannya, SK Hynix menyatakan telah menjual 177,9 juta American depositary shares (ADS) dengan harga US$149 per ADS. Perusahaan menetapkan bahwa perdagangan akan dimulai pada hari Jumat di bursa Nasdaq.

Nilai yang dihimpun itu diposisikan sebagai rekor listing terbesar oleh perusahaan asing di Amerika Serikat. SK Hynix juga dikenal sebagai pemasok penting bagi Nvidia, salah satu pemain kunci di ekosistem chip untuk kecerdasan buatan (AI).

Periode reli juga terlihat dari kinerja sahamnya di pasar domestik. Pada Mei lalu, nilai pasar SK Hynix di Korea Selatan tercatat telah menembus lebih dari US$1 triliun, seiring lonjakan kebutuhan chip AI.

Sepanjang tahun berjalan, harga saham SK Hynix di Korea Selatan disebut telah mengalami kenaikan lebih dari tiga kali lipat. Di saat yang sama, Samsung Electronics ikut mendorong penguatan indeks Kospi yang tercatat menguat lebih dari 70% pada periode yang relevan.

SK Hynix merupakan salah satu produsen chip memori terkemuka di dunia. Sektor memori mendapatkan dorongan besar karena belanja bernilai ratusan miliar dolar yang diarahkan untuk kebutuhan AI.

Kinerja pesaingnya juga menguat. Saham Samsung Electronics dan Micron, dua nama yang disebut bersaing di industri yang sama, sama-sama dilaporkan mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat dalam beberapa bulan terakhir.

Perusahaan menempatkan listing di AS sebagai jalan untuk memperluas akses investasi. Dalam penjelasan yang disampaikan, pasar AS disebut memiliki hambatan yang lebih sedikit dibanding Korea Selatan, sehingga investor memiliki kesempatan lebih luas untuk berpartisipasi.

Seorang profesor keuangan dari Seoul National University, Jaewon Choi, menyebut listing ini sebagai semacam ā€œyardstickā€ untuk menguji apakah antusiasme investor terhadap perusahaan pembuat chip memori akan berlanjut. Pernyataan itu menggambarkan bahwa pencatatan tersebut bukan hanya soal dana, tetapi juga sinyal arah minat pasar.

Permintaan terhadap penawaran juga disebut melampaui pasokan. Menurut laporan, permintaan tercatat lebih dari tujuh kali dibanding jumlah saham yang tersedia, yang menunjukkan besarnya minat investor terhadap salah satu aktor penting dalam rantai pasok AI.

Struktur produk yang ditawarkan juga memberi kemudahan bagi investor. SK Hynix menyatakan bahwa setiap ADS setara dengan sepersepuluh dari satu saham biasa yang diperdagangkan di Seoul.

Bagi investor di AS, skema tersebut memungkinkan mereka membeli saham SK Hynix tanpa harus melakukan transaksi melalui bursa di luar negeri. Dengan demikian, penawaran di Nasdaq dipandang sebagai jembatan akses yang lebih praktis untuk pasar terbesar di dunia.

Perseroan juga menyampaikan komitmen untuk investasi berkelanjutan. SK Hynix disebut telah berjanji melakukan investasi besar untuk mengembangkan kemampuan produksi chip dan kapabilitas AI di Korea Selatan dalam beberapa tahun mendatang.

Di sisi lain, pemerintah Korea Selatan disebut kemungkinan menggunakan momentum listing ini untuk membantu menghimpun dana bagi investasi domestik. Hanyang University, melalui profesor bisnis Yun Youngjin, menyatakan bahwa pemerintah besar kemungkinan menjadikan listing AS sebagai sumber dukungan pendanaan bagi investasi dalam negeri.

Namun, Yun Youngjin juga menekankan adanya risiko dari mekanisme listing tersebut. Ia menilai Nasdaq membawa potensi tantangan, khususnya jika dana investor bergerak dari pasar saham Korea Selatan menuju pasar AS.

Pemerintah Korea Selatan, dalam rencana yang dipaparkan sebelumnya, juga telah menyiapkan program investasi yang besar melalui kemitraan dengan SK Hynix dan Samsung. Pada Juni, pemerintah disebut merilis rencana investasi lebih dari US$880 miliar yang melibatkan kedua perusahaan tersebut.

Nilai perusahaan di bursa pun berada pada level tinggi. Baik SK Hynix maupun Samsung Electronics dilaporkan memiliki valuasi pasar lebih dari US$1 triliun, dan bergabung dalam kelompok perusahaan yang mencakup raksasa teknologi seperti Nvidia, Apple, Microsoft, serta Alphabet.

Dengan demikian, debut SK Hynix di Nasdaq tidak hanya memindahkan sorotan ke pasar modal AS, tetapi juga menjadi perhatian bagi investor yang ingin menilai kelanjutan tren di industri chip memori yang sedang didorong gelombang kebutuhan AI. Pergerakan awal perdagangan pada Jumat ini akan menjadi salah satu indikator yang ditunggu pasar untuk melihat respons terhadap penawaran tersebut.