jurnalistik.co.id – Timnas Irak resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan tampil di Piala Dunia 2026. Dalam rilis resmi yang dibagikan Timnas Irak melalui Instagram, pelatih Graham Arnold memanggil nama-nama terbaiknya untuk dibawa ke Amerika Utara.
Skuad ini menjadi momen penting bagi Irak karena tahun ini merupakan kali kedua mereka berhasil lolos ke Piala Dunia. Sebelumnya, Singa Mesopotamia terakhir kali tampil di putaran final pada 1986 di Meksiko. Setelah penantian panjang itu, Irak kembali mengamankan tiket ke panggung terbesar sepak bola dunia.
Menjelang tampil di turnamen tersebut, Irak juga akan menjalani pemusatan latihan sekaligus laga uji coba. Lawan yang sudah menanti adalah Spanyol pada 5 Juni dan Venezuela pada 10 Juni. Dua pertandingan itu menjadi bagian dari persiapan akhir sebelum turnamen dimulai.
Di Piala Dunia 2026, Irak tergabung di Grup I. Grup ini disebut sebagai salah satu grup neraka karena berisi Norwegia, Perancis, dan Senegal. Irak akan langsung menghadapi Norwegia pada 17 Juni, kemudian bertemu Perancis pada 23 Juni, dan menutup fase grup melawan Senegal pada 27 Juni.
Jalur pemain senior dan wajah-wajah baru
Graham Arnold memanggil kombinasi pemain dari klub domestik dan luar negeri. Di posisi penjaga gawang, Irak masih mempercayakan kiper senior Jalal Hassan sebagai pilihan utama, dengan Fahad Talib dan Ahmed Basil sebagai pelapis.
Lini belakang juga diisi nama-nama yang cukup beragam. Persib Bandung menyumbang satu nama lewat Frans Putros. Performa Putros di Super League musim ini membuat Graham Arnold tak ragu membawanya ke dalam skuad. Selain Putros, ada pula Rebin Sulaka yang merupakan rekan setim Asnawi Mangkualam di Port FC.
Barisan bek Irak juga diperkuat Hussein Ali, Manaf Younis, Zaid Tahseen dari Pakhtakor, Akam Hashem dari Al-Zawraa, Merchas Doski dari Viktoria Plzen, Ahmed Yahya dari Al-Shorta, Zaid Ismail dari Al-Talaba, dan Mustafa Saadoon dari Al-Shorta. Nama-nama itu melengkapi sektor pertahanan yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026.
Mesin tengah Irak cukup berisi
Di lini tengah, Irak membawa sederet gelandang andalan. Ada Amir Al-Ammari dari Cracovia, Kevin Yakob dari AGF, Zidane Iqbal dari Utrecht, Aimar Sher dari Sarpsborg, Ibrahim Bayesh dari Al-Dhafra, Ahmed Qasem dari Nashville SC, Youssef Amyn dari AEK Larnaca, serta Marko Farji dari Venezia.
Masuknya Zidane Iqbal dan Youssef Amyn menegaskan bahwa Irak ingin tampil dengan kekuatan terbaiknya. Graham Arnold tampak tidak membedakan pemain yang berkarier di dalam negeri maupun di luar negeri selama mereka dinilai siap membantu tim di turnamen nanti.
Lini depan tetap mengandalkan nama besar
Sektor penyerang Irak juga tidak kalah ketat. Aymen Hussein dan Ali Al Hamadi akan menjadi tumpuan utama untuk mencetak gol. Selain itu, ada penyerang kreatif Mohanad Ali yang juga diproyeksikan menjadi pemain kunci Irak dan diprediksi bakal merepotkan lawan-lawannya.
Di daftar penyerang, Irak juga menyertakan Ali Jasim dari Como/Al Najma dan Ali Youssef dari Apollon Limassol. Dengan komposisi itu, Arnold memiliki banyak opsi untuk meracik serangan sesuai kebutuhan di fase grup.
Secara keseluruhan, skuad Irak yang diumumkan Graham Arnold memperlihatkan perpaduan antara pengalaman dan tenaga muda. Tim ini datang ke Piala Dunia 2026 dengan status tim yang kembali ke panggung besar setelah absen panjang sejak 1986, dan dengan tantangan berat di Grup I yang sudah menanti sejak pertandingan pertama.
Skuad Timnas Irak di Piala Dunia 2026
Penjaga Gawang: Fahad Talib (Al Talaba), Jalal Hassan (Al-Zawraa), Ahmed Basil (Al-Shorta).
Belakang: Hussein Ali (Pogo? Szczecin), Manaf Younis, Zaid Tahseen (Pakhtakor), Rebin Sulaka (Port), Akam Hashem (Al-Zawraa), Merchas Doski (Viktoria Plzen), Ahmed Yahya (Al-Shorta), Zaid Ismail (Al-Talaba), Frans Putros (Persib Bandung), Mustafa Saadoon (Al-Shorta).
Tengah: Amir Al-Ammari (Cracovia), Kevin Yakob (AGF), Zidane Iqbal (Utrecht), Aimar Sher (Sarpsborg), Ibrahim Bayesh (Al-Dhafra), Ahmed Qasem (Nashville SC), Youssef Amyn (AEK Larnaca), Marko Farji (Venezia).
Depan: Ali Jasim (Como/Al Najma), Ali Al-Hamadi (Ipswich Town), Ali Youssef (Apollon Limassol), Aymen Hussein (Al-Karma), Mohanad Ali (Dibba).
Pelatih: Graham Arnold.












