Olahraga

Spanyol Tahan Cape Verde 0-0, Gavi Ikuti Jejak Pele dan Samuel Eto’o

0
×

Spanyol Tahan Cape Verde 0-0, Gavi Ikuti Jejak Pele dan Samuel Eto’o

Sebarkan artikel ini
Hasil Spanyol Vs Cape Verde 0-0, Gavi Ikuti Jejak Pele dan Samuel Eto'o Bola 16 Juni 2026
Ilustrasi: Hasil Spanyol Vs Cape Verde 0-0, Gavi Ikuti Jejak Pele dan Samuel Eto

jurnalistik.co.id – Spanyol menahan Cape Verde dengan skor 0-0 pada laga Grup H Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026) waktu setempat atau malam WIB. Di pertandingan itu, Gavi ikut mencatat capaian pribadi yang membuatnya terus mengikuti jejak para legenda.

Laga Grup H Spanyol vs Cape Verde berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Pertemuan perdana di fase grup berakhir tanpa gol, namun menyisakan momentum berbeda bagi kedua tim.

Dengan hasil imbang ini, Timnas Spanyol berada di peringkat satu klasemen sementara Grup H. Sementara itu, Cape Verde menempati urutan kedua.

Gavi menambah daftar rekornya di usia 21 tahun

Di balik skor 0-0, Gavi menjadi sorotan karena rekor yang ia tulis saat membela Spanyol. Ia tercatat sebagai pemain keenam yang tampil di dua turnamen Piala Dunia berbeda pada usia 21 tahun.

Rekor tersebut menyandingkan Gavi dengan nama-nama besar seperti Pele, Norman Whiteside, Rigobert Song, Salomon Olembe, dan Samuel Eto’o. Pencapaian ini membuat Gavi disebut mengikuti jejak legenda-legenda tersebut.

Awal pertandingan: dominasi Spanyol, kebuntuan tetap bertahan

Sejak peluit awal dibunyikan, skuad matador langsung mengambil inisiatif dengan mengandalkan skema umpan-umpan pendek. Mereka terus mengurung pertahanan Cape Verde hingga sekitar 10 menit pertama.

Meski penguasaan bola lebih banyak dikuasai Spanyol, mereka masih kesulitan untuk memecah kebuntuan. Peluang pertama yang lebih mengarah ke pertahanan lawan datang lewat pergerakan dan umpan yang membidik area berbahaya.

Pada menit ke-12, ancaman muncul dari umpan silang Pedri ke area penalti. Namun, barisan belakang Cape Verde tampil disiplin dan berhasil menyapu bola yang datang.

Respons Cape Verde dan peran Unai Simon

Cape Verde sempat membalas serangan dengan pola umpan lambung menuju Dailon Livramento di dalam kotak penalti. Serangan itu tidak berbuah karena kiper Unai Simon tampil cermat untuk mengamankan bola.

Setelah itu, intensitas permainan tetap berada di pihak Spanyol. Sejumlah upaya mencoba menembus pertahanan Cape Verde terus bermunculan, tetapi penyelesaian akhir masih menemui hambatan.

Upaya dari Pedri kemudian menunjukkan bentuk serangan lanjutan Spanyol. Sepakan mendatar Pedri masih terlalu lemah dan bisa diamankan oleh Vozinha.

Peluang Oyarzabal hingga ancaman Ferran Torres

Peluang emas juga datang kepada Mikel Oyarzabal ketika ia berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Oyarzabal memperoleh bola setelah menerima umpan terobosan Ferran Torres, tetapi sapuan krusial dari bek Cape Verde menggagalkan kesempatan itu.

Menjelang akhir babak pertama, Ferran Torres nyaris mencatatkan gol. Tembakannya dari umpan Marc Cucurella membentur mistar gawang.

Tak lama berselang, bola liar di area pertandingan sempat disambut tandukan Oyarzabal. Setelah itu, sepakan keras Ferran Torres pada menit ke-45 berhasil ditepis secara brilian oleh Vozinha, sehingga skor tetap 0-0.

Catatan khusus: Oyarzabal tanpa sentuhan selama 30 menit

Di sisi lain, Mikel Oyarzabal juga mencatat rekor yang bernuansa negatif selama pertandingan. Ia disebut menjadi pemain pertama yang bermain selama 30 menit tanpa menyentuh bola sekali pun dalam sebuah laga Piala Dunia sejak 1966.

Catatan tersebut melengkapi narasi pertandingan yang sama-sama menyimpan sorotan: Spanyol yang dominan dan mencari celah, serta Cape Verde yang tampil disiplin dan menjaga ritme defensif hingga pertandingan berakhir tanpa gol.

Debut Cape Verde di Piala Dunia 2026

Dalam laga tersebut, Cape Verde menjalani debut mereka di Piala Dunia 2026. Meski tidak membawa pulang kemenangan, mereka mampu meredam arus serangan Spanyol dan memastikan satu poin penting dengan hasil 0-0.

Hasil imbang ini menjadi batu pijakan bagi kedua tim di Grup H, sekaligus menunjukkan bahwa pertandingan berjalan ketat, dengan peluang-peluang yang nyaris berbuah gol namun selalu kandas di momen-momen krusial.