Teknologi

OpenAI “Kunci” Naikkan Bid Valuasi ke US$1,25 Triliun (Rp22,57 Kuadriliun)

×

OpenAI “Kunci” Naikkan Bid Valuasi ke US$1,25 Triliun (Rp22,57 Kuadriliun)

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: OpenAI ‘Kunci’ Valuasi Perusahaan Rp22,57 Kuadriliun - Teknologi

jurnalistik.co.id – OpenAI sedang berada di tahap akhir pembicaraan pendanaan baru yang menargetkan valuasi perusahaan sebesar US$1,25 triliun atau sekitar Rp22,57 kuadriliun, menurut sumber yang mengetahui perkembangan negosiasi tersebut.

Perusahaan juga disebut sedang menggalang dana dalam kisaran sekitar US$30 miliar, setara Rp541,7 triliun, pada putaran investasi yang saat ini masih berlangsung.

Dengan angka valuasi yang ditetapkan untuk tahap akhir negosiasi, nilai yang sedang dibahas mengalami kenaikan sebesar US$150 miliar dibanding pembahasan sebelumnya.

Sumber yang sama menyebutkan, kenaikan nilai itu berasal dari angka yang sebelumnya dibahas di kisaran US$1,4 triliun, meski rincian akhir masih berada dalam proses perundingan dan dapat berubah seiring berjalannya pembicaraan.

Pembicaraan mengenai penggalangan dana tersebut masih berjalan, dan pihak-pihak yang terlibat kemungkinan masih menyesuaikan sejumlah ketentuan sebelum mencapai kesepakatan akhir.

Menurut laporan itu, sumber yang terlibat dalam negosiasi meminta anonimitas ketika membahas detail yang bersifat rahasia, termasuk perubahan angka valuasi yang sedang dinegosiasikan.

Secara nominal, lonjakan yang disebutkan membawa pembahasan valuasi menuju tingkat yang lebih tinggi, yang pada akhirnya dipatok pada angka US$1,25 triliun pada fase akhir negosiasi.

Bagi investor, angka tersebut menggambarkan besarnya minat terhadap pengembangan teknologi berbasis AI yang digarap perusahaan pembuat ChatGPT, sekaligus menegaskan bahwa pasar masih melihat ruang pertumbuhan yang signifikan.

Meski demikian, sumber juga menekankan bahwa rincian putaran pendanaan—termasuk struktur kesepakatan dan parameter lain—belum final dan dapat bergeser.

Ini bukan kali pertama dalam waktu dekat OpenAI menggalang dana dengan skala besar. Dalam putaran pendanaan sebelumnya yang disebut terjadi pada bulan Maret, OpenAI mengumpulkan US$122 miliar dengan valuasi perusahaan sebesar US$852 miliar.

Angka tersebut menjadi tolok ukur terbaru sebelum pembahasan putaran baru yang kini sedang memasuki tahap akhir negosiasi dan menaikkan valuasi yang sedang dibahas.

Perubahan yang terjadi dari valuasi US$852 miliar pada putaran bulan Maret menuju target pembahasan yang kini berada di angka US$1,25 triliun pada tahap akhir mencerminkan besarnya pergeseran ekspektasi pelaku pasar terhadap nilai perusahaan.

Di sisi lain, proses negosiasi yang masih berlangsung menandakan bahwa kesepakatan akhir belum sepenuhnya terkunci, sehingga angka-angka yang beredar tetap perlu dipahami sebagai informasi dari tahap pembahasan, bukan sebagai keputusan yang sepenuhnya final.

Dalam situasi seperti ini, biasanya para pihak menegosiasikan berbagai komponen putaran, mulai dari valuasi yang disepakati hingga detail lain yang memengaruhi struktur transaksi.

Namun, dalam laporan ini, fokus utama yang disampaikan oleh sumber adalah target valuasi pada tahap akhir negosiasi serta ukuran dana yang tengah dihimpun, yang masing-masing disebut berada pada kisaran US$1,25 triliun dan sekitar US$30 miliar.

Selain itu, informasi mengenai kenaikan sebesar US$150 miliar dari pembahasan sebelumnya juga menjadi indikator bahwa angka valuasi yang dipakai sebagai rujukan dalam perundingan mengalami revisi.

Dengan demikian, putaran pendanaan terbaru OpenAI tampak memperlihatkan dinamika yang cepat dalam negosiasi, di mana nilai yang dibahas dapat bergerak seiring penyesuaian posisi antar pihak.

Walaupun detail rinciannya masih dapat berubah, target valuasi yang disebutkan—US$1,25 triliun atau Rp22,57 kuadriliun—menjadi angka kunci yang saat ini diarahkan pada fase akhir pembicaraan, sementara dana yang hendak dihimpun dipatok sekitar US$30 miliar atau Rp541,7 triliun.

Jika kesepakatan benar-benar berujung pada angka valuasi tersebut, putaran terbaru akan menjadi salah satu tonggak penting dalam jejak pendanaan OpenAI dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah putaran bulan Maret yang disebut menghasilkan US$122 miliar dengan valuasi US$852 miliar.

Saat pembicaraan masih berlangsung, sumber juga mengingatkan bahwa rincian dapat berubah, sehingga pembaruan resmi dari pihak terkait tetap menjadi acuan utama untuk memastikan seluruh ketentuan putaran final.