jurnalistik.co.id – Alexia Putellas telah memutuskan untuk melanjutkan kariernya bersama London City Lionesses. Keputusan ini sekaligus menandai babak baru setelah ia meninggalkan Barcelona.
Putellas, pemain internasional Spanyol berusia 32 tahun, berpisah dengan Barcelona pada bulan Mei setelah menghabiskan 14 tahun di klub tersebut. Ia selama ini dikenal sebagai salah satu nama terbesar dalam sepak bola putri.
Sumber-sumber terdekat Putellas menyebut bahwa ia memilih klub London yang berbasis di London Selatan, London City Lionesses, dibanding Boston Legacy di Amerika Serikat. Baik Lionesses maupun pihak lain yang ikut bersaing dikabarkan berada dalam daftar panjang calon pelabuhan Putellas.
Walau London City Lionesses dinilai percaya diri dapat menyelesaikan kesepakatan, menurut sumber klub saat ini belum ada perjanjian final. Dengan kata lain, perpindahan tersebut masih berada pada tahap penyelesaian detail kontrak.
London City Lionesses merupakan klub sepak bola putri yang berdiri secara independen. Pada musim debut mereka di kasta teratas, klub ini menempati posisi keenam.
Di sisi lain, Putellas meninggalkan Barcelona dengan rekam jejak yang kuat. Ia memimpin Barcelona meraih gelar Liga Champions keempat, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai pemain kunci dalam performa klub.
Selama masa baktinya di Barcelona, Putellas meraih total 38 trofi. Pencapaiannya juga mencakup 10 gelar liga yang ia kumpulkan bersama tim.
Kontribusi Putellas juga tercermin dari statistik golnya. Ia mencetak rekor 232 gol dalam 507 penampilan bersama Barcelona.
Dalam daftar penampilan sepanjang sejarah, Putellas berada di peringkat kedua. Ia hanya tertinggal sembilan penampilan dari Melanie Serrano yang mengoleksi 516 penampilan.
Di level internasional, Putellas memenangkan Piala Dunia bersama Spanyol pada tahun 2023. Ia juga menjadi bagian dari skuad yang mengakhiri Euro 2025 sebagai runner-up setelah kalah dari Inggris.
Perjalanan karier Putellas juga sempat mengalami hambatan besar saat ia absen dari Euro 2022. Ia dikeluarkan menjelang turnamen karena cedera anterior cruciate ligament (ACL), lalu kembali setelah musim berikutnya berakhir.
Setelah kembali meraih kebugaran penuh, Putellas menunjukkan performa yang mengantarkannya memperoleh penghargaan Ballon d’Or secara beruntun. Ia memenangkan Ballon d’Or pada 2021 dan 2022.
Menurut sumber, London City Lionesses telah mengejar peluang untuk merekrut Putellas sejak bulan Januari. Ada keyakinan bahwa mereka dapat mencapai kesepakatan untuk membawa sang pemain.
Putellas diperkirakan bergabung dengan status bebas transfer. Ia mengizinkan kontraknya di Barcelona berakhir, sehingga kepindahannya tidak membutuhkan biaya transfer.
Meski begitu, London City Lionesses diyakini menawarkan gaji yang substansial kepada Putellas. Dengan perkembangan tersebut, Putellas diharapkan menjadi tambahan penting bagi rencana klub pada kompetisi musim berikutnya.
Keputusan Putellas ini sekaligus mempertemukan pengalaman prestisiusnya dengan ambisi London City Lionesses yang tengah membangun kekuatan di liga teratas. Saat kesepakatan final belum diumumkan, publik masih menunggu pengumuman resmi terkait proses kepindahannya.
Sejak keputusannya berpisah dengan Barcelona pada bulan Mei, Putellas tetap menjadi pusat perhatian bursa transfer. Proses yang disebut melibatkan persaingan dengan Boston Legacy juga berlangsung dalam daftar panjang pilihan, sementara di pihak London City Lionesses kabarnya sudah mengusahakan langkah sejak Januari. Meski kepercayaan internal meningkat, pengumuman final tetap belum muncul karena detail kontrak masih diselesaikan.
Di Barcelona, Putellas meninggalkan jejak yang sulit ditandingi. Ia mengumpulkan 38 trofi selama 14 tahun, termasuk kontribusi yang mengantarkan klub meraih Liga Champions untuk keempat kalinya, serta menambah 10 gelar liga bersama tim. Rekam statistiknya juga menonjol, dengan 232 gol dari 507 penampilan, serta catatan penampilan yang menempatkannya di posisi kedua dalam daftar sepanjang sejarah, hanya berselisih sembilan laga dari Melanie Serrano.
Performa Putellas di panggung internasional pun ikut menguatkan nilai tawar transfernya. Ia meraih Piala Dunia bersama Spanyol pada 2023, lalu menjadi bagian dari skuad yang menutup Euro 2025 sebagai runner-up setelah kalah dari Inggris. Sebelumnya, ia sempat menghadapi hambatan besar saat absen dari Euro 2022 karena cedera ACL, sebelum kembali dan melanjutkan rentetan penghargaan—termasuk Ballon d’Or yang ia raih secara beruntun pada 2021 dan 2022. Dengan status bebas transfer yang diperkirakan akan terwujud, publik menunggu langkah resmi yang menegaskan kapan ia akan menjadi bagian dari rencana London City Lionesses untuk musim berikutnya.












