jurnalistik.co.id – Seorang mahasiswa hukum berusia 25 tahun muncul di pengadilan di Irlandia dengan dakwaan terkait bom yang ditemukan di dalam sebuah mobil di County Monaghan, Republik Irlandia. Isobella Perrie Sullivan didakwa atas kepemilikan bahan peledak.
Menurut penjelasan yang disampaikan di persidangan, Sullivan diduga sedang mengemudikan kendaraan yang kemudian dihentikan oleh gardaí (kepolisian Irlandia). Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, tidak jauh dari Carrickmacross, di area yang berada pada rute N2.
Proses penghentian kendaraan itu merupakan bagian dari operasi yang menargetkan aktivitas kelompok republikans dissiden. Pihak berwenang meyakini perangkat tersebut kemungkinan akan dibawa melewati perbatasan menuju Irlandia Utara, sesuai pola dugaan operasi dan rencana pergerakan yang dipantau.
Kronologi penemuan perangkat di kendaraan
Dalam sidang khusus, Sullivan dibawa ke Trim District Court yang digelar secara khusus di County Meath pada Jumat sore. Saat itu, pengadilan mendengarkan keterangan dari unit penyelidik khusus gardaí.
Seorang anggota Garda Special Detective Unit menyatakan bahwa mobil yang dikemudikan Sullivan diperiksa. Ia menyebut bom ditemukan di dalam sebuah tas di bagian belakang kendaraan.
Petugas menjelaskan bahwa perangkat yang ditemukan berisi sejumlah komponen utama, termasuk timing power unit dan detonator. Petugas juga mengatakan bahwa ia meyakini terdapat Semtex—sebuah merek bahan peledak plastik—dalam perangkat tersebut.
Di persidangan juga disebutkan bahwa Irish Defence Forces dipanggil ke lokasi kejadian. Setelah dilakukan penilaian, mereka menyatakan bahwa perangkat tersebut merupakan bom yang layak.
Identitas terdakwa dan keterangan pihak pembela
Selain keterangan dari pihak penyidik, pengadilan turut mendengar penjelasan dari pengacara pembela. Pengacara menyampaikan bahwa Perrie Sullivan tinggal bersama ayahnya di County Kildare.
Berita Terkait
- Hongchi Xiao dibebaskan setelah 18 bulan vonis 10 tahun atas kematian Danielle Carr-Gomm di Wiltshire (‘released early’)
- Carrickmacross: Gardaí Cegah Mobil Bermuatan Bom di Perbatasan Menuju Serangan di Irlandia Utara
- Tiga personel di Toyota Alphard yang intimidasi satpam proyek MRT Bundaran HI diamankan Paminal
Dari keterangan yang disampaikan, Sullivan disebut sedang menempuh studi untuk menjadi barrister. Ia juga disebut berasal dari Abbeylands Park di Clane, County Kildare.
Keputusan jaminan dan syarat yang ditetapkan hakim
Hakim kemudian memutuskan bahwa Sullivan dapat memperoleh jaminan dengan syarat tertentu. Pengadilan menetapkan agar ia mendapatkan bail melalui jaminan independen sebesar €15.000, atau setara dengan £12.800.
Hakim juga menetapkan sejumlah kewajiban yang harus dipenuhi oleh Sullivan apabila jaminan diberikan. Ia harus menyerahkan paspor, mematuhi ketentuan jam malam (curfew), serta menyediakan nomor telepon kepada gardaí.
Sullivan diwajibkan pula untuk melapor dengan menandatangani daftar setiap hari di kantor stasiun garda di County Kildare. Ketentuan pelaporan harian ini menjadi bagian dari kontrol yang dimaksudkan untuk memastikan terdakwa berada dalam pengawasan sesuai syarat bail.
Meski demikian, Sullivan tetap ditahan sementara, dengan status reman dalam custody. Pengadilan menjadwalkan sidang bail berikutnya pada hari Senin, sehingga proses pemeriksaan atas kelanjutan permohonan bail dan langkah hukum berikutnya akan berlangsung setelah jadwal tersebut.
Dalam persidangan, uraian mengenai operasi tersebut menempatkan penemuan perangkat sebagai bagian dari penelusuran terhadap aktivitas kelompok republikans dissiden. Aparat menyatakan bahwa pola pergerakan yang dipantau mengarah pada dugaan upaya membawa perangkat melewati perbatasan menuju Irlandia Utara.
Unit penyelidik juga menyoroti pemeriksaan kendaraan yang dikemudikan Sullivan. Pemeriksaan itu menghasilkan temuan di tas di bagian belakang mobil, lengkap dengan keterangan bahwa perangkat memiliki komponen utama seperti timing power unit serta detonator, yang dinilai berkaitan dengan bahan peledak plastik.
Di ruang sidang, pengadilan menyimak konteks personal yang disampaikan pihak pembela. Perrie Sullivan disebut tinggal bersama ayahnya di County Kildare, sekaligus tengah menempuh studi untuk menjadi barrister, dengan latar tempat tinggal di Abbeylands Park, Clane, County Kildare.
Seusai pertimbangan, hakim menetapkan keputusan bail yang disertai pengawasan ketat. Selain jumlah jaminan sebesar €15.000 melalui bail independen, Sullivan diharuskan menyerahkan paspor, mengikuti ketentuan curfew, menyediakan nomor telepon kepada gardaí, serta melakukan pelaporan harian dengan menandatangani daftar di kantor stasiun garda di County Kildare. Meski memperoleh keputusan terkait jaminan, Sullivan tetap berada dalam status reman sampai agenda sidang berikutnya pada hari Senin.












