Hukum & Kriminal

Anggota Parlemen Suffolk Patrick Spencer Dinyatakan Tidak Bersalah atas Tuduhan Pelecehan Seksual

×

Anggota Parlemen Suffolk Patrick Spencer Dinyatakan Tidak Bersalah atas Tuduhan Pelecehan Seksual

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Suffolk MP Patrick Spencer not guilty of sexual assault

jurnalistik.co.id – Patrick Spencer, anggota parlemen (MP) dari konstituensi Central Suffolk dan North Ipswich, dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan pelecehan seksual dalam persidangan di Southwark Crown Court, London.

Keputusan tersebut muncul setelah juri menilai dua dakwaan terhadap Spencer terkait dugaan tindakan menyentuh payudara dua perempuan. Dalam sidang, Spencer membantah dan menyatakan tidak melakukan perbuatan yang dituduhkan.

Menurut dakwaan, insiden terjadi pada Agustus 2023, ketika Spencer diduga mendekati dua perempuan dalam situasi terpisah. Di setiap kejadian, ia diduga menghampiri para korban, lalu meletakkan tangannya pada bagian payudara mereka.

Spencer yang berusia 38 tahun menghadapi dua dakwaan pelecehan seksual. Ia menolak tuduhan tersebut selama proses persidangan dan akhirnya dinyatakan tidak bersalah setelah proses persidangan selesai.

Juri terdiri dari delapan pria dan empat perempuan. Mereka melakukan musyawarah selama tujuh jam enam menit sebelum mengembalikan vonis yang menetapkan Spencer tidak bersalah.

Ketika putusan dibacakan, Spencer terlihat menahan tangis dan kemudian memeluk istrinya. Reaksi itu muncul setelah momen panjang menjalani proses hukum yang menempatkannya berhadapan dengan dua dakwaan berbeda.

Persidangan menyoroti konteks peristiwa yang terjadi sebelum Spencer menjabat sebagai MP. Pengadilan mendengar bahwa pada 12 Agustus 2023, sebelum terpilih menjadi anggota parlemen, Spencer berada di sebuah malam bersama teman-temannya di Groucho Club.

Di hadapan juri, Spencer menyampaikan bahwa ia sedang mabuk pada malam itu. Namun, ia menegaskan bahwa kondisinya tidak berada di luar kendali, seraya menekankan bahwa penampilannya malam itu tidak sejalan dengan anggapan bahwa ia bertindak secara semrawut.

Bukti yang dipaparkan di persidangan juga mencakup rekaman CCTV dari malam kejadian. Dari materi tersebut, terlihat Spencer berjalan terhuyung-huyung di dalam venue, yang menjadi bagian dari penilaian juri terkait kondisi saat kejadian berlangsung.

Selain itu, penuntutan menyatakan bahwa dalam dua kesempatan yang berbeda, Spencer memulai percakapan dengan perempuan yang tidak ia kenal. Dalam uraian tersebut, Spencer diduga kemudian bersikeras agar kedua perempuan itu meminum minuman yang disebut sebagai minuman yang dibeli olehnya.

Hasil persidangan ini juga memiliki konsekuensi politik terhadap posisi Spencer. Ia terpilih sebagai MP dari Partai Konservatif pada Juli 2024, sebelum akhirnya partai menghapus “whip” pada 2025 setelah ia didakwa atas pelanggaran yang dimaksud.

Dengan dihapusnya whip tersebut, Spencer kini duduk sebagai MP Independen. Dengan demikian, status politiknya telah berubah sejak tahap penetapan dakwaan, meski pada akhirnya proses persidangan berujung pada vonis tidak bersalah.

Persidangan di Southwark Crown Court menegaskan bahwa tuduhan yang dilayangkan terhadap seorang MP dapat diuji melalui proses peradilan yang ketat, termasuk pemeriksaan argumen kedua belah pihak dan penilaian juri selama musyawarah. Setelah putusan, Spencer dinyatakan bebas dari tanggung jawab pidana terkait dua dakwaan pelecehan seksual tersebut.

Keputusan juri memberikan penutup atas perkara yang memusat pada dugaan perbuatan yang terjadi di Groucho Club pada Agustus 2023. Dengan vonis tidak bersalah, Spencer tidak lagi menghadapi dakwaan tersebut setelah putusan dibacakan di hadapan pengadilan.

Setelah melalui pembuktian dan rangkaian pemeriksaan di Southwark Crown Court, juri akhirnya mengembalikan penilaian yang menyatakan Spencer tidak bersalah atas dua dakwaan pelecehan seksual yang terkait dugaan tindakan menyentuh payudara dua perempuan pada periode Agustus 2023. Vonis ini sekaligus mengakhiri proses hukum yang menempatkannya berhadapan dengan dua tuduhan berbeda.

Dalam persidangan, pengadilan tidak hanya menilai peristiwa yang dituduhkan, tetapi juga menyoroti situasi yang melingkupi malam kejadian sebelum Spencer menjadi MP. Pada 12 Agustus 2023, ia disebut berada di Groucho Club bersama teman-temannya. Penuntutan menyampaikan bahwa Spencer memulai percakapan dengan perempuan yang tidak dikenalnya dan kemudian diduga bersikeras agar mereka meminum minuman yang ia beli, sementara bukti CCTV menunjukkan Spencer berjalan terhuyung-huyung di dalam venue.

Reaksi saat vonis dibacakan menjadi bagian dari momen setelah proses persidangan berjalan panjang, ketika Spencer terlihat menahan tangis lalu memeluk istrinya. Perjalanan kasus ini juga berdampak pada posisi politiknya: ia terpilih sebagai MP Konservatif pada Juli 2024, kemudian partai menghapus “whip” pada 2025 setelah ia didakwa, sehingga Spencer kini menjalani perannya sebagai MP Independen. Dengan demikian, perubahan status politik terjadi selama proses hukum masih berlangsung, namun pada akhirnya pengadilan memutuskan Spencer bebas dari tanggung jawab pidana untuk dua dakwaan tersebut.