Peristiwa

BTN JAKIM 2026 Tutup Jalan di Jakarta Besok dan Minggu, Ini Daftar Ruas yang Terdampak

1
×

BTN JAKIM 2026 Tutup Jalan di Jakarta Besok dan Minggu, Ini Daftar Ruas yang Terdampak

Sebarkan artikel ini
BTN JAKIM 2026 Tutup Banyak Jalan Jakarta Besok dan Minggu, Ini Daftarnya News 12 Juni 2026
Ilustrasi: BTN JAKIM 2026 Tutup Banyak Jalan Jakarta Besok dan Minggu, Ini Daftarnya

jurnalistik.co.id – Pelaksanaan BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakarta International Marathon) 2026 pada 13–14 Juni 2026 dipastikan berdampak pada pergerakan lalu lintas di Jakarta. Sejumlah ruas jalan utama akan ditutup total selama event berlangsung, sebagai bagian dari skema rekayasa lalu lintas yang diterapkan panitia bersama Polisi dan Dinas Perhubungan (Disub) terkait.

Penutupan jalan dilakukan untuk mendukung kelancaran lomba sekaligus menjaga keamanan peserta. Selama proses penutupan, seluruh jenis kendaraan tidak diizinkan melintas di jalur lomba, termasuk mobil, sepeda motor, sepeda, skuter listrik, hingga kendaraan umum.

Akses bagi masyarakat umum, pelari non-peserta, maupun penonton juga akan dibatasi di beberapa titik lintasan. Pembatasan tersebut diberlakukan untuk memastikan area perlombaan tetap berjalan sesuai rencana.

Panitia juga melarang penggunaan drone di area lomba. Langkah ini dilakukan demi keamanan serta menjaga konsentrasi jalannya pertandingan selama event berlangsung.

Jadwal dan ruas yang ditutup

Penutupan jalan pada Sabtu, 13 Juni 2026 berlangsung pada pukul 03.00–07.30 WIB. Ruas yang terdampak meliputi Jalan Jenderal Sudirman, Bundaran HI, Bundaran Semanggi, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, serta kawasan Gelora Bung Karno dan sekitarnya.

Pada Minggu, 14 Juni 2026, penutupan jalan berlangsung pada pukul 03.00–11.30 WIB. Ruas yang terdampak meliputi Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Mampang Prapatan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Senopati, Jalan Pattimura, Jalan Prapanca Raya, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Gerbang Pemuda.

Dengan adanya penutupan tersebut, pergerakan kendaraan di sekitar lintasan lomba akan mengalami penyesuaian mengikuti kebutuhan pengamanan dan kelancaran kegiatan. Warga disarankan memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas selama periode event berlangsung.

Transportasi umum digratiskan selama acara

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan insentif berupa penggratisan transportasi umum selama pelaksanaan event. Kebijakan ini berlaku bagi peserta dan panitia.

Layanan yang digratiskan meliputi Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, serta JakLingko. Skema ini dimaksudkan agar pergerakan peserta dan panitia lebih mudah selama hari penyelenggaraan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya menyampaikan bahwa penggratisan transportasi merupakan bentuk dukungan agar BTN JAKIM 2026 berjalan sukses dan memberi dampak ekonomi yang luas. Pramono menyatakan, “Transportasinya pada hari itu saya gratiskan. Gratis bagi pelari semua pelari di Jakarta dan panitia semuanya gratis,” ucap Pramono pada press conference BTN Jakarta International Marathon di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).

Pramono juga menilai penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon 2026 berpotensi menghadirkan dampak ekonomi yang luas atau multiplier effect. Ia menyebut dampaknya dapat dirasakan mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, ritel olahraga, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Pramono, “Hotel-hotel pasti penuh, masyarakat datang dari mana saja, dan UMKM kita pasti berjalan dengan baik,” kata Pramono. Pernyataan tersebut menegaskan harapan agar kegiatan olahraga berskala internasional turut menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Artikel ini dimuat Kompas.com pada 12 Juni 2026, 22:50 WIB, dengan penulis Muhammad Isa Bustomi.

Pada kedua hari penyelenggaraan, penutupan dilakukan sejak dini hingga menjelang siang, sehingga pengaturan arus lalu lintas bersifat ketat mengikuti kebutuhan pengamanan. Dengan adanya pembatasan tersebut, pergerakan kendaraan di sekitar koridor lomba perlu diarahkan menyesuaikan rekayasa yang ditetapkan panitia bersama Polisi dan Disub, termasuk pada area-area yang terhubung dengan lintasan di sekitar pusat kegiatan.

Kebijakan penggratisan transportasi umum tidak hanya ditujukan untuk peserta, tetapi juga panitia, agar mobilitas selama hari perlombaan tetap lancar. Dengan layanan seperti Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan JakLingko yang digratiskan, diharapkan perjalanan menuju titik kumpul atau lokasi kerja panitia menjadi lebih praktis sekaligus membantu mengurangi hambatan pergerakan pada jam-jam penyelenggaraan.