jurnalistik.co.id – Davide Brivio masih akan terlibat dalam proses penentuan susunan pebalap Aprilia Trackhouse untuk MotoGP 2027 meski rencananya meninggalkan tim satelit tersebut pada akhir musim 2026.
Brivio bersama Trackhouse telah mengumumkan bahwa kerja sama mereka berakhir setelah musim berjalan selesai. Kendati masa depannya di lintasan ke depan belum diumumkan secara resmi, ia disebut-sebut akan menempati posisi strategis di Honda.
Pria yang pernah membawa Valentino Rossi menjadi juara dunia di Yamaha serta Joan Mir di Suzuki itu mengungkapkan keputusan mengabarkan kepergiannya lebih awal dilakukan agar proses penentuan masa depan tim tetap transparan. Menurutnya, langkah itu juga diambil supaya tidak dipengaruhi oleh posisinya yang segera berakhir.
“Saya ingin bersikap sangat adil kepada tim dan memberi tahu mereka bahwa saya tidak akan berada di sini lagi karena saya ingin menghindari terlibat dalam diskusi soal pebalap, lalu kemudian berkata, ‘oh maaf, saya pergi’,” ujar Brivio dikutip dari Crash, Selasa (16/6/2026).
Brivio juga menilai pengumuman yang dilakukan sebelumnya mungkin terasa cepat. Namun, ia menegaskan pengaturan waktunya tetap dipandang sebagai cara yang tepat.
“Mungkin kami mengumumkannya terlalu cepat. Tapi saya merasa itu cara yang adil dan benar untuk dilakukan,” katanya.
Seiring berjalannya rencana tersebut, Brivio menyebut proses negosiasi tidak lagi diambil alih sepenuhnya oleh dirinya. Kini, pemilik tim Justin Marks menjadi pihak yang mengambil alih lebih banyak kendali dalam pembicaraan terkait komposisi pebalap.
“Jadi ya, saya tidak akan berada di sini. Sekarang Justin yang mengambil alih negosiasi,” ujarnya. Pada saat yang sama, ia menegaskan bahwa diskusi tidak sepenuhnya berhenti.
“Kami tetap berdiskusi. Dia meminta pendapat saya dan saya memberikan ide serta opini. Tapi keputusan akhirnya tetap ada di tangannya,” kata Brivio.
Sebelum memasuki fase pembicaraan yang lebih dominan dikelola Marks, Brivio tetap menempatkan aspek keadilan terhadap tim sebagai landasan komunikasinya. Ia ingin memberi gambaran yang jelas sejak awal agar semua pihak bisa menyusun rencana tanpa menghadapi perubahan mendadak.
Keperluan penyusunan rencana itu terasa semakin mendesak karena saat ini Aprilia Trackhouse menghadapi pekerjaan penting dalam menyiapkan komposisi pebalap untuk musim 2027. Tim harus mencari pengganti Ai Ogura sekaligus menentukan masa depan Raul Fernandez.
Peluang Fernandez bertahan disebut meningkat setelah performanya membaik dalam beberapa balapan terakhir. Peningkatan itu mencakup momen ketika ia meraih kemenangan Sprint Race di Mugello.
Dalam penilaian Brivio, perkembangan Fernandez tidak hanya tampak dari hasil, tetapi juga dari cara pebalap tersebut menghadapi situasi kompetitif. Ia melihat Fernandez mulai mampu menampilkan kemampuan terbaiknya bahkan ketika berada dalam tekanan.
“Terkait Raul, saya senang melihat dia akhirnya bisa menunjukkan potensinya, bahkan mungkin saat berada di bawah tekanan,” kata Brivio.
Brivio menekankan bahwa faktor kunci bagi Fernandez adalah fokus pada hal-hal yang bisa dikendalikan. Dengan begitu, perhatian pebalap tidak terseret pada aspek yang tidak dapat diubah dan justru mengurangi konsistensi.
“Jangan khawatir soal hal yang tidak bisa Anda kendalikan. Fokus saja pada apa yang bisa dilakukan. Anda bisa mencoba memenangkan balapan dan meraih hasil bagus,” katanya.
Ia juga memandang pentingnya arah kerja yang jelas menjelang periode negosiasi. Dalam konteks tersebut, keberadaan Brivio sebagai figur yang masih memberi masukan di sisa waktu masa tugasnya menjadi bagian dari transisi yang lebih terstruktur menuju keputusan akhir di pihak pemilik tim.
Di tengah fase transisi itu, perkembangan karier Fernandez turut menjadi salah satu titik perhatian. Pada rekam jejak awal yang disebut dalam keterangan, Raul Fernandez mencetak kemenangan perdana di kelas utama MotoGP setelah tampil konsisten di Sirkuit Phillip Island, Australia, pada Minggu (19/10/2025).
Dengan kombinasi momentum performa dan perubahan pengelolaan negosiasi oleh Justin Marks, Aprilia Trackhouse kini berada pada tahapan yang menentukan untuk menetapkan siapa saja yang akan tampil pada MotoGP 2027. Brivio memosisikan masukan yang ia berikan sebagai bagian dari proses, sembari menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan tim.












