Internasional

Drone Ukraina menghantam lebih banyak lokasi Wildberries, peritel online Rusia

×

Drone Ukraina menghantam lebih banyak lokasi Wildberries, peritel online Rusia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Ukrainian drones hit more sites of Russian online retailer Wildberries

jurnalistik.co.id – Serangan drone Ukraina kembali menargetkan fasilitas logistik Wildberries, peritel online terbesar Rusia. Kali ini, lokasi yang terdampak berada di wilayah Krasnodar dan Stavropol, dengan laporan adanya korban luka serta kebakaran di sejumlah gudang.

Menurut pendiri Wildberries, pekerja telah dievakuasi setelah serangan berlangsung pada malam hari. Di Nevinnomyssk, sekitar kompleks gudang di pinggiran kota, lima orang dilaporkan mengalami cedera dan seluruhnya menjalani perawatan rawat jalan.

Gubernur Vladimir Vladimirov menyebut kondisi para korban tidak berlanjut ke perawatan lanjutan. Di tempat lain, provinsi Krasnodar melaporkan sepuluh orang terluka akibat serangan pada kompleks gudang, dan tiga di antaranya masuk kategori serius.

“There are no words to describe all the feelings and emotions caused by the attacks on ordinary people, on our employees, on us, who are simply doing our jobs,” tulis Tatyana Kim di akun Telegram-nya. Ia melanjutkan, “But these situations demonstrate the most important thing: we must continue to do what we do for the benefit of people.”

Pernyataan tersebut datang di tengah eskalasi serangan terhadap aset perusahaan dalam waktu yang relatif singkat. Zelensky mengatakan pada Rabu bahwa Ukraina menghantam pusat logistik di Krasnodar dan Stavropol yang berperan dalam mendukung tentara Rusia dengan komponen drone, perangkat navigasi, dan perlengkapan lainnya.

Serangan ini juga disebut sebagai upaya yang berulang. Dalam rentang empat hari terakhir, Ukraina tercatat melakukan serangan kedua terhadap fasilitas Wildberries. Pada akhir pekan, gudang di Tambov dan Elektrostal mengalami serangan yang menewaskan delapan orang.

BBC Verify menganalisis rekaman dan mengonfirmasi adanya kebakaran di dua lokasi yang disebut terdampak. Kejadian dilaporkan muncul tidak lama setelah pukul 00:00 GMT, ketika TASS melaporkan pertahanan udara diaktifkan di Nevinnomyssk.

Beberapa rekaman warga kemudian beredar, memperlihatkan api yang menyala besar dan asap tebal dari bangunan gudang. Di kedua lokasi, dampak yang terlihat digambarkan cukup signifikan, dengan kolom asap besar naik ke udara.

Di Krasnodar, kepala wilayah menyatakan “massive attack last night”, dengan serpihan drone juga dilaporkan jatuh di area sebuah perusahaan di Armavir dan menewaskan satu karyawan. Administrasi kota menyebut depot minyak ikut terkena, sehingga menimbulkan kebakaran.

Selain itu, pecahan drone dilaporkan menghantam dua bangunan apartemen di Krasnodar dan dua rumah di desa Dinskaya. Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka dari insiden di permukiman tersebut.

Zelensky menambahkan bahwa Ukraina menyerang depot minyak, sebuah tanker, serta empat kapal kargo dari armada bayangan Rusia di perairan Laut Azov dan Laut Hitam. Armada bayangan ini disebut beroperasi untuk menghindari sanksi internasional yang diberlakukan atas ekspor minyak Rusia setelah invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022.

Dampak lanjutan dan alasan serangan

Serangan semalam menandai penargetan kedua fasilitas Wildberries dalam waktu kurang dari satu minggu. Citra satelit yang baru dirilis, menurut laporan, memperlihatkan indikasi kerusakan di lokasi-lokasi Wildberries lain yang diserang pada akhir pekan.

Di Elektrostal, sebuah kota dekat Moskow, tiga bangunan disebut mengalami kerusakan total akibat serangan. Sebelumnya, sejumlah laporan mengaitkan serangan akhir pekan itu dengan kematian delapan orang.

Serhii Kuzan, ketua Ukrainian Security and Cooperation Centre, sebelumnya mengatakan kepada BBC bahwa situs Wildberries digunakan oleh sukarelawan Rusia untuk membeli perlengkapan militer. Ia menyampaikan, “The primary rationale for striking Wildberries’ warehouses is to disrupt Russian logistics and the supply of dual-use goods, critical electronics, sanctioned goods and the like to the Russian army and Russian arms manufacturers.”

Ia juga menambahkan, “The collateral damage from such strikes could also have a serious impact on the Russian economy, as well as a psychological effect on Russian society and, likely, on continued support for the war.” Pernyataan itu menekankan dampak yang melampaui area logistik langsung.

Dari sisi bisnis ritel, Wildberries dan Ozon berbeda dari perusahaan seperti Amazon karena keduanya beroperasi hampir seluruhnya sebagai pasar. Platform ini mempertemukan penjual independen dengan pembeli di Rusia, sekaligus menyimpan dan menyalurkan barang serta menangani pembayaran.

Karena pola tersebut, serangan pada gudang dan pusat distribusi berdampak pada banyak pihak di luar perusahaan utama. Laporan menyebut ratusan penjual terpengaruh, termasuk mereka yang menggantungkan pendapatan pada aktivitas di pasar daring.

Seorang pedagang bernama Elena (bukan nama sebenarnya) mengatakan kepada BBC Russian bahwa ia kehilangan pakaian yang ia jual akibat serangan. “if there are more strikes, I probably won’t manage. It’s terrifying to keep loading my goods into what feels like a furnace,” ujarnya, seraya menegaskan bahwa penjualannya menjadi satu-satunya sumber penghasilan.