Peristiwa

Dua Kirab Malam 1 Suro di Solo Besok Malam, Simak Pengalihan Arus dan Titik Penutupan Jalan

1
×

Dua Kirab Malam 1 Suro di Solo Besok Malam, Simak Pengalihan Arus dan Titik Penutupan Jalan

Sebarkan artikel ini
Ada Dua Kirab Malam 1 Suro di Solo Besok Malam, Cek Pengalihan Arus dan Titik Penutupan Jalan Regional 15 Juni 2026
Ilustrasi: Ada Dua Kirab Malam 1 Suro di Solo Besok Malam, Cek Pengalihan Arus dan Titik Penutupan Jalan

jurnalistik.co.id – Dua kirab pusaka malam 1 Suro digelar di Kota Solo pada Selasa (16/6/2026) malam, yakni Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Solo dan Kirab Pusaka Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran. Kedua kegiatan itu diprediksi akan meningkatkan kepadatan arus lalu lintas, sehingga masyarakat disarankan menyiapkan rute alternatif.

Dishub dan Polresta menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di sejumlah ruas. Persiapan juga mencakup penataan lalu lintas serta kantong parkir di area yang digunakan untuk mendukung jalannya kirab.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Andri Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya tengah bersiap dengan penataan jalan dan tempat parkir untuk dua event besar tersebut. “Seperti kirab tahun sebelumnya, Kirab Malam 1 Suro selalu menjadi daya tarik bagi masyarakat.”

Andri menambahkan bahwa tingginya minat warga untuk menyaksikan prosesi membuat kebutuhan pengaturan di lapangan semakin penting. “Selain pesertanya banyak, akan banyak masyarakat yang datang untuk menyaksikan. Makanya penataan lalu lintas dan kantong parkir juga kita persiapkan,” ujar Andri di Solo, Senin (15/6/2026).

Jadwal kirab Pura Mangkunegaran

Kirab Pusaka Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WIB. Andri memperkirakan prosesi berlangsung pada rentang waktu sekitar pukul 20.00 sampai dengan 22.00 WIB.

“Perkiraan mulai berjalannya kirabnya sekitar pukul 20.00 sampai dengan 22.00 WIB.” Pengaturan lalu lintas tetap dilakukan melalui penutupan jalan, dengan persiapan yang dimulai lebih awal.

Andri juga menjelaskan bahwa Jalan Diponegoro akan ditutup untuk kepentingan persiapan. “Untuk pengaturan lalu lintas tetap kita lakukan penutupan jalan, yang jelas Jalan Diponegoro sendiri akan kita tutup nanti sekitar jam habis isya itu, jam 19.00 itu sudah kita tutup untuk persiapan-persiapan,” kata Andri.

Alur prosesi setelah rangkaian di dalam pura

Menurut penjelasan Andri, kirab diawali dengan rangkaian prosesi di dalam Pura Mangkunegaran. Prosesi dimulai dengan wilujengan dan beragam rangkaian di dalam lingkungan pura.

Setelah proses di dalam Pura Mangkunegaran selesai, kirab pusaka kemudian dimulai dengan mengelilingi kawasan Pura Mangkunegaran. Tahapan ini menjadi bagian dari rangkaian yang akan membawa peserta melalui ruas-ruas yang telah ditetapkan.

Rute kirab dan pola pengaturan arus

Rute yang dilewati dalam kirab Pura Mangkunegaran dimulai dari Jalan Diponegoro. Selanjutnya kirab bergerak melalui Jalan Slamet Riyadi dengan pola Contra Flow.

Rute berlanjut dari Jalan Slamet Riyadi ke Jalan Kartini, kemudian ke Jalan RM Said, lalu ke Jalan Teuku Umar. Setelah itu rombongan kembali melintasi Jalan Slamet Riyadi untuk menuju Jalan Diponegoro dan berakhir di Pura Mangkunegaran.

Untuk mendukung kelancaran kirab, Dishub juga mensterilkan area di sepanjang rute Jalan Slamet Riyadi. Pensterilan dilakukan pada segmen Mc Donald’s hingga Simpang CIMB Niaga yang berada dari parkir tepi jalan.

Kantong parkir untuk penonton

Di sisi lain, kantong-kantong parkir disiapkan guna mengakomodir kendaraan masyarakat yang akan menyaksikan kirab. Pengaturan parkir itu diharapkan membantu mencegah kendaraan menumpuk di badan jalan saat prosesi berlangsung.

Kantong parkir yang disiapkan meliputi kawasan Pura Mangkunegaran, kantor PTPN, dan kantor SHA. Selain itu juga disediakan parkir on street Jalan Slamet Riyadi, dengan catatan “kecuali yang dilewati rute”.

Area lainnya yang menjadi titik parkir adalah Jalan Ronggowarsito dan Jalan Gatot Subroto. Dengan penentuan titik-titik tersebut, kendaraan penonton dapat diarahkan ke area yang telah ditetapkan sebelum kirab mulai berjalan.

Dengan adanya penutupan ruas seperti Jalan Diponegoro mulai pukul 19.00 WIB dan pengaturan arus di sepanjang lintasan utama, warga diimbau tetap memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas yang diberlakukan di lapangan. Pengaturan ini ditujukan agar masyarakat dapat menyaksikan kirab tanpa terjebak kepadatan lalu lintas.