Bisnis & Ekonomi

Harga XRP Hari Ini Turun, Kehilangan Momentum Berpotensi Bearish

×

Harga XRP Hari Ini Turun, Kehilangan Momentum Berpotensi Bearish

Sebarkan artikel ini
Harga XRP Hari Ini Turun, Kehilangan Momentum Berpotensi Bearish Money 17 Juni 2026
Ilustrasi: Harga XRP Hari Ini Turun, Kehilangan Momentum Berpotensi Bearish

jurnalistik.co.id – Harga XRP pada perdagangan Rabu (17/6/2026) bergerak melemah dan menunjukkan gejala hilangnya momentum jangka pendek. Berdasarkan data yang dikutip dari coinmarketcap.com, pada pukul 08.45 WIB XRP turun 1,86 persen dalam 24 jam terakhir.

Dalam pergerakan yang lebih cepat, XRP juga mencatat penurunan 0,53 persen pada rentang waktu satu jam terakhir. Sementara itu, pergerakan sepekan terakhir masih berakhir menguat, yakni naik 6,68 persen.

Angka harga berada di 1,21 dollar AS atau setara Rp 21.445 dengan kurs yang dirujuk sebesar Rp 17.709 per dollar AS. Pada periode 24 jam, rerata pergerakan turut turun 1,36 persen.

Nilai kapitalisasi pasar XRP tercatat mencapai 75,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1,33 kuadriliun. Dengan demikian, pelemahan yang terlihat bukan hanya pada harga, tetapi juga tercermin pada kondisi perdagangan harian yang relatif menurun.

Sejak Selasa (16/6/2026) pukul 20.20 WIB, grafik XRP bergerak terus menurun hingga memasuki pagi hari ini. Pada pagi Rabu, pergerakan XRP bahkan tidak banyak berubah dari angka 1,20 dollar AS.

Pada kondisi seperti itu, harapan pasar mengarah agar XRP mampu bertahan di level 1,20 dollar AS sepanjang hari. Namun, kecenderungannya justru menunjukkan tekanan lanjutan karena pergerakan cenderung terus turun.

Bagian yang menjadi sorotan adalah area resistensi yang diperkirakan berperan sebagai titik pergeseran tren yang berkelanjutan. XRP belum mampu menembus atau setidaknya mendekati penutupan harian di atas kisaran resistensi 1,28–1,30 dollar AS.

Rentang tersebut ekuivalen dengan Rp 22.698 hingga Rp 23.053 sesuai rujukan kurs yang sama. Ketidakmampuan mendekati atau mengonfirmasi penutupan di atas area itu membuat momentum dianggap tidak beralih sebagaimana yang dibutuhkan untuk meredakan tekanan.

Ketika pasar kurang yakin pada terjadinya terobosan di atas resistensi, momentum jangka pendek ikut melemah. Dalam kondisi demikian, pergerakan yang seharusnya mengarah pada pemulihan cenderung berubah menjadi sinyal bearish.

Berbekal penolakan di sekitar area resistensi yang dinilai telah terbukti sebelumnya, pembeli terlihat mundur dari level tersebut. Dengan mundurnya minat beli di area yang sebelumnya diuji, tekanan jual menjadi lebih dominan untuk sementara.

Secara keseluruhan, pelemahan yang berlangsung sejak malam 16 Juni dan berlanjut hingga pagi 17 Juni memperlihatkan bahwa XRP belum mendapatkan katalis yang cukup untuk memulihkan ritme kenaikan. Jika skenario bearish berlanjut, perhatian pasar berikutnya akan tetap tertuju pada kemampuan XRP untuk bertahan di sekitar 1,20 dollar AS sebelum menguji level yang lebih tinggi.

Pergerakan harga yang belum berhasil mengamankan penutupan di atas 1,28–1,30 dollar AS menjadi alasan kuat mengapa momentum dianggap hilang. Pada saat yang sama, kapitalisasi pasar yang masih berada pada kisaran 75,3 miliar dollar AS menunjukkan volume aset yang besar, tetapi arah pergerakannya masih mengikuti sentimen melemah.

Dengan demikian, dinamika yang terbaca pada 17 Juni mengarah pada kecermatan terhadap perkembangan sesi berikutnya. Apakah XRP mampu mempertahankan 1,20 dollar AS atau justru melanjutkan tren turun, akan menjadi penentu apakah label bearish semakin menguat atau mulai melemah.

Pada sesi pagi hingga berjalan di Rabu, perhatian pelaku pasar terutama tertuju pada konsistensi pergerakan XRP di sekitar 1,20 dollar AS. Meski koreksi satu jam terakhir tercatat 0,53 persen, gambaran yang lebih besar tetap menunjukkan tren menurun yang sudah berlangsung sejak Selasa malam.

Tidak adanya konfirmasi dari penutupan harian di atas 1,28–1,30 dollar AS membuat kisaran resistensi itu belum benar-benar berubah menjadi pemicu pemulihan. Ketika harga belum mampu menunjukkan daya tembus, upaya kenaikan cenderung berakhir pada penolakan, lalu dorongan jual kembali mengambil alih arah sementara.

Dengan pola seperti itu, peluang pembalikan momentum biasanya baru dinilai ulang apabila XRP mampu bertahan dan kembali bergerak mendekati area resistensi tanpa langsung kehilangan tenaga. Namun selama batas 1,28–1,30 dollar AS belum tersentuh secara meyakinkan lewat penutupan, label bearish berpotensi tetap bertahan pada sesi-sesi berikutnya.