jurnalistik.co.id – Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan bergerak variatif pada perdagangan hari ini. Sejumlah sekuritas menilai arah pergerakan IHSG cenderung mixed, seiring pelaku pasar mencermati sejumlah sentimen yang datang bersamaan dalam pekan perdagangan yang lebih pendek dari biasanya.
Phintraco Sekuritas menyebut pasar akan mengantisipasi rebalancing MSCI pada akhir bulan ini. Kondisi itu menjadi salah satu perhatian utama investor karena kerap memengaruhi pergerakan saham-saham tertentu menjelang penyesuaian indeks.
Dalam riset yang dirilis pada Senin (25/5/2026), Phintraco menilai investor juga bakal bergerak lebih hati-hati di tengah ketidakjelasan implementasi berbagai kebijakan baru pemerintah. Sikap wait and see tersebut membuat ruang gerak IHSG diperkirakan tidak terlalu lebar, meski peluang pergerakan tetap terbuka di dua arah.
“Secara teknikal, IHSG diperkirakan akan bergerak mixed pada kisaran 6.000-6.250,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Rentang tersebut menggambarkan bahwa pasar masih berada dalam fase mencari arah. Di satu sisi, indeks masih punya ruang untuk bertahan di area psikologis yang cukup dekat dengan posisi support. Di sisi lain, kenaikan yang lebih kuat juga tampak belum didukung oleh sentimen yang cukup solid untuk mendorong pergerakan jauh lebih tinggi.
Sejalan dengan pandangan itu, analis teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, memproyeksikan IHSG akan bergerak terbatas pada perdagangan hari ini. Ia menempatkan support di level 6.100 dan resisten di 6.400.
Proyeksi tersebut mempertegas bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi. Support 6.100 menjadi area yang dipantau pelaku pasar, sementara resisten 6.400 menunjukkan batas atas yang perlu ditembus jika IHSG ingin bergerak lebih jauh secara teknikal.
Dengan kondisi itu, investor tampaknya masih akan menimbang berbagai sinyal yang masuk sebelum mengambil posisi agresif. Antisipasi terhadap rebalancing MSCI, kehati-hatian atas kebijakan baru pemerintah, serta pembacaan teknikal dari sejumlah sekuritas menjadi faktor yang sama-sama membentuk arah perdagangan hari ini.
Di tengah situasi tersebut, pergerakan IHSG diperkirakan cenderung berlangsung dalam kisaran terbatas. Artinya, pasar belum sepenuhnya berada dalam mode reli, namun juga belum menunjukkan tekanan jual yang cukup kuat untuk menekan indeks keluar dari area yang dipantau para analis.
Fokus utama investor tampaknya masih tertuju pada respons pasar terhadap sentimen eksternal dan domestik yang berkembang bersamaan. Selama belum ada katalis yang cukup kuat, IHSG dinilai berpotensi bergerak naik turun dalam rentang yang relatif sempit, sesuai proyeksi variatif yang disampaikan sekuritas.
Di level teknikal, area 6.100 dan 6.400 menjadi titik penting yang akan banyak diperhatikan. Jika tekanan jual meningkat, support terdekat itu dapat kembali diuji. Sebaliknya, apabila minat beli menguat, pasar akan melihat seberapa jauh IHSG mampu mendekati area resisten yang telah diproyeksikan.
Untuk sementara, bacaan pasar menunjukkan bahwa perdagangan hari ini masih didominasi sikap hati-hati. Investor memilih menunggu kejelasan arah sebelum mengambil keputusan yang lebih besar, sementara IHSG diperkirakan bergerak mixed mengikuti sentimen yang belum sepenuhnya seragam.
Dalam situasi seperti ini, pasar cenderung menempatkan posisi secara selektif sambil menunggu kepastian yang lebih jelas. Kombinasi antara agenda rebalancing indeks, kebijakan pemerintah yang masih dinilai belum sepenuhnya terang, dan sinyal teknikal yang bergerak di area terbatas membuat pelaku pasar belum terdorong untuk mengambil langkah besar.
Karena itu, perdagangan hari ini kemungkinan masih akan diwarnai naik-turun yang relatif wajar, tanpa dorongan yang cukup kuat untuk membentuk arah tunggal. Selama sentimen yang masuk belum berubah menjadi katalis yang lebih tegas, IHSG diperkirakan tetap bergerak dalam pola konsolidasi sesuai rentang yang telah diproyeksikan para analis.












