jurnalistik.co.id – Moskow menyatakan bersedia melanjutkan kerja sama dengan Serbia setelah oposisi “Student List” membentuk pemerintahan baru usai meraih kemenangan dalam pemilihan umum. Pernyataan itu disampaikan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, pada Senin.
Peskov menilai hubungan Moskow–Belgrade dapat terus berjalan atas dasar kepentingan bersama. Menurutnya, langkah politik baru di Serbia diharapkan ikut menjaga arah hubungan yang saling menguntungkan di tengah situasi regional yang sedang mendapat sorotan.
Dalam pernyataannya, Peskov mengaitkan kondisi tersebut dengan posisi Serbia yang sedang menghadapi tekanan dari Uni Eropa. Ia menekankan bahwa Vucic dan pemerintahan lamanya telah memainkan peran tertentu dalam menjaga hubungan dengan Moskow.
Pernyataan itu muncul setelah Aleksandar Vucic mengakui kekalahan koalisi “United Serbia” miliknya pada pemungutan suara hari Minggu. Perubahan lanskap politik ini kemudian membuka jalan bagi Vucic untuk segera lengser.
Koalisi “United Serbia” yang dipimpin Vucic sebelumnya disebut menjadi pemerintahan berkuasa. Namun, kemenangan “Student List” membuat peta kekuasaan berubah, dan Serbia kini dipimpin oleh kekuatan politik baru hasil dukungan pemilih pada hari Minggu.
Penegasan soal arah kerja sama dengan Moskow
Di hadapan isu peralihan kendali pemerintahan, Peskov menyampaikan pujian kepada Vucic karena disebut berperan konstruktif dalam menjaga hubungan dengan Moskow. Baginya, peran itu penting terutama ketika Serbia berada dalam tekanan dari Uni Eropa.
Peskov juga menyatakan harapannya terhadap tindakan kekuatan politik baru di Serbia. Ia mengatakan, “Kami berharap tindakan mereka juga akan diarahkan secara konstruktif untuk pengembangan lebih lanjut hubungan kita, dan bahwa kekuatan politik baru ini menyadari bahwa kerja sama dengan Rusia sejalan dengan kepentingan Serbia,” ujarnya.
Berita Terkait
Dengan kalimat tersebut, Peskov tidak hanya menilai masa lalu hubungan bilateral, melainkan juga menyoroti kebutuhan agar arah kerja sama tetap konsisten pada periode berikutnya. Ia menekankan bahwa pengembangan hubungan yang lebih lanjut bergantung pada bagaimana kekuatan politik baru mengambil langkah-langkah ke depan.
Selain itu, Peskov menambahkan penjelasan yang menegaskan adanya faktor dua arah dalam hubungan. Ia menyebutkan, “Namun, seperti yang Anda tahu, dibutuhkan dua pihak untuk bisa menari bersama (diperlukan kerja sama dari kedua belah pihak),” tambah pejabat tersebut.
Frasa tersebut memperjelas bahwa kelanjutan kerja sama tidak semata ditentukan oleh satu pihak. Peskov menempatkan kerja sama sebagai proses yang memerlukan kesesuaian sikap dari kedua belah pihak agar hubungan bisa terus bergerak dengan cara yang konstruktif.
Transisi pemerintahan dan posisi Serbia di tengah tekanan
Kemenangan “Student List” menjadi penanda perubahan pemerintahan di Serbia setelah gerakan oposisi itu membentuk kabinet baru. Dalam konteks ini, Peskov memandang peralihan politik tersebut sebagai momentum yang dapat menentukan kelanjutan hubungan Moskow dan Serbia.
Pengakuan kekalahan yang disampaikan Vucic memperlihatkan bahwa koalisi “United Serbia” tidak lagi berada di posisi dominan. Namun, Peskov tetap menyoroti bagaimana Vucic disebut berkontribusi dalam menjaga hubungan dengan Moskow sebelum berakhirnya era politiknya.
Pada saat yang sama, pernyataan Kremlin juga menyinggung tekanan dari Uni Eropa yang sedang berlangsung. Dengan demikian, hubungan dengan Moskow diposisikan sebagai isu yang tetap relevan bagi Serbia, sekaligus menjadi perhatian ketika pemerintahan berganti.
Peskov menyampaikan bahwa pengembangan lebih lanjut hubungan Rusia–Serbia seharusnya diarahkan secara konstruktif. Harapan itu juga terhubung dengan keyakinannya bahwa kekuatan politik baru memahami kerja sama dengan Rusia sebagai sesuatu yang sejalan dengan kepentingan Serbia.
Melalui pernyataan tersebut, Kremlin tampak ingin memastikan bahwa transisi pemerintahan di Serbia tidak mengubah arah dasar hubungan bilateral. Pada akhirnya, inti pesannya kembali pada kerja sama dua arah—baik dari pihak Rusia maupun dari pihak Serbia—agar hubungan yang saling menguntungkan dapat terus dipertahankan.












