Internasional

Kolam Reflecting Pool akan dikuras setelah Trump kembali menyalahkan “vandals”

×

Kolam Reflecting Pool akan dikuras setelah Trump kembali menyalahkan “vandals”

Sebarkan artikel ini
Reflecting Pool to be drained as Trump again blames 'vandals' for recent troubles
Ilustrasi: Reflecting Pool to be drained as Trump again blames 'vandals'

jurnalistik.co.id – Kolam Reflecting Pool di Washington DC dijadwalkan dikuras menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kembali menyalahkan “vandals” atas masalah yang muncul pada kolam tersebut, hanya beberapa minggu setelah renovasi berskala besar.

Dalam pemberitaan BBC, Trump mengaitkan kondisi kolam dengan tindakan perusakan yang ia tuduhkan menyebabkan munculnya alga berwarna hijau terang serta cat yang mengelupas. Ia juga menuding ada upaya memasukkan pupuk ke dalam air, setelah kolam menunjukkan gejala yang dianggapnya tidak wajar pasca-pembenahan.

Trump mengatakan bahwa kolam “has been given a 300 foot long gash”, lalu menyertakan tuduhan bahwa seseorang memasukkan fertiliser ke dalam air. Saat ditekan oleh CBS News terkait bukti adanya celah tersebut, Presiden menyatakan bukti akan diserahkan “in court”.

Pihak Kepolisian Taman AS (US Park Police) menyebut, lima orang telah ditangkap terkait vandalisme pada Reflecting Pool, sementara lima orang lainnya mendapatkan denda atau tindakan hukum federal berupa federal citations.

Permintaan pengurasan ini muncul setelah otoritas pengelola air di Distrik tersebut mengeluarkan izin. Kantor berita Reuters melaporkan bahwa otoritas DC Water pada Senin menyatakan mereka menerbitkan permit untuk menguras kolam, sementara perusahaan perbaikan menyebut struktur persegi panjang di kolam akan diperbaiki sebagai bagian dari garansi pekerjaan.

BBC juga menyatakan telah menghubungi DC Water dan National Park Service (NPS) untuk meminta komentar, namun hingga berita ini ditulis tidak ada pernyataan tambahan yang dimuat dalam teks sumber yang diberikan.

Renovasi, pengurasan berulang, dan konteks kerusakan

Reflecting Pool terakhir kali dikuras sepenuhnya pada April tahun ini, untuk mendukung renovasi yang “terinspirasi Trump”. Kolam kemudian diisi kembali pada awal bulan ini, sehingga penurunan kualitas air dan masalah cat terjadi dalam rentang waktu yang relatif singkat setelah pengembalian kondisi operasional.

Kolam yang dibangun pada tahun 1920-an ini membentang sepanjang 2.030 kaki (619 meter), dari Lincoln Memorial hingga Washington Monument. Dalam jangka panjang, Reflecting Pool disebut terus menghadapi berbagai masalah, termasuk kebocoran, kerusakan struktural, pipa yang bermasalah, pertumbuhan alga, serta kotoran burung.

Meskipun sudah menjalani pembenahan, kolam tetap mengalami gangguan alga, bahkan berkembang masalah pada cat berwarna biru tua yang ditambahkan ke bagian dasar kolam. Dalam beberapa hari terakhir, staf NPS disebut menuangkan hydrogen peroxide ke dalam air untuk mencoba mengatasi alga, sementara bagian cat mulai tampak mengelupas dan kemudian mengapung ke permukaan.

Di permukaan, cat yang mengelupas dilaporkan terserak hingga akhirnya disendok oleh pengunjung. Fenomena ini menjadi bagian dari gambaran kondisi yang kemudian mendorong kembali munculnya tuduhan bahwa ada campur tangan pihak luar terhadap kolam.

Ancaman penuntutan dan tuduhan “pupuk”

Pada Senin, Trump kembali menyuarakan ancaman terkait tindakan vandalisme terhadap kolam. Ia menggemakan peringatan dari US Attorney untuk Washington DC, Jeanine Pirro, yang menyatakan pihaknya akan melakukan penuntutan secara agresif terhadap siapa pun yang terbukti merusak Reflecting Pool.

Trump juga menegaskan peringatan dalam unggahan Truth Social, dengan menyebut: “Please remember that there is a 10 year prison sentence for the destruction, or even the attempted destruction, of such things – Which will be fully enforced!”

Belakangan pada hari yang sama, Trump menyampaikan kepada para reporter di Oval Office bahwa seseorang telah memotong sebuah celah pada kolam. Ia mengatakan kini memperkirakan panjang celah itu sekitar 350 kaki (107 m), dan menyatakan bahwa “somebody said they might have put fertiliser there”, yang menurutnya menjadi penyebab alga terbentuk.

Trump juga menyebut, “I can’t help it if somebody goes in with a knife and starts hacking it up,” sambil menyampaikan bahwa ia menilai peningkatan terbaru menelan biaya sekitar $16 juta (ÂŁ12 juta). Ia terbang melintasi lokasi tersebut dengan helikopter ketika kembali dari Camp David.

Sehari sebelumnya, Trump sudah memberi isyarat bahwa kolam mungkin perlu dikuras dan diisi ulang untuk kedua kalinya pada bulan ini. Pernyataan tersebut kemudian sejalan dengan keputusan pengurasan yang dilaporkan berlangsung setelah munculnya alga hijau terang dan masalah cat di permukaan kolam.

Ancaman gugatan terhadap ABC News

Di tengah persoalan kolam, Trump juga mengancam akan menggugat ABC News terkait pemberitaan media tersebut. Ia menargetkan jaringan televisi itu pada Senin dengan mengatakan bahwa pemerintahan Trump sedang menyiapkan gugatan terhadap perusahaan atas dugaan pemberitaan yang tidak akurat mengenai Reflecting Pool, dan menyatakan bahwa hasil dari tindakan hukum akan mengalir ke U.S. Treasury.

Trump menulis dalam unggahan yang dimuat: ABC “failed to report that their close ‘friends,’ Dumocrats Obama and Biden, spent over 100 Million Dollars on the Reflecting Pool, and it never worked,” menggunakan istilah “Dumocrats” untuk menyebut lawan politik. Ia menambahkan, “I spent approximately 16 Million Dollars, and it came out great, except for the Vandalism, which we are now fixing,” serta menyatakan pekerjaan tersebut “It was also a much bigger job than originally envisioned, including the outer areas and sidewalks.”

Dalam teks sumber, BBC menyebut telah menghubungi ABC News untuk dimintai komentar, namun tidak mencantumkan jawaban yang diterbitkan pada bagian yang Anda berikan.

Dengan jadwal pengurasan yang kembali ditetapkan, pusat perhatian kini bergeser pada proses perbaikan garansi, bukti atas klaim adanya celah, serta langkah penegakan hukum yang disebut akan dilakukan. Sementara itu, riwayat panjang masalah teknis dan gangguan lingkungan pada Reflecting Pool menjadi latar penting yang menjelaskan mengapa kolam tersebut tetap rentan meskipun telah mengalami renovasi besar.