jurnalistik.co.id – Media Vietnam menyoroti rencana Timnas Indonesia menambah kekuatan lewat jalur naturalisasi, menyusul kabar proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker yang mendapat lampu hijau dari Komisi X DPR RI.
Perkembangan tersebut ikut menjadi perhatian di kawasan Asia Tenggara, terutama karena langkah naturalisasi disebut berpotensi memengaruhi peta persaingan tim nasional di kawasan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut positif ihwal lampu hijau Komisi X DPR RI untuk naturalisasi dua pemain keturunan tersebut. Menurutnya, proses naturalisasi merupakan bagian dari upaya memperkuat daya saing Timnas Indonesia di level internasional.
Erick menyatakan, “Ini wujud nyata sinergi yang luar biasa antara pemerintah, wakil rakyat, dan federasi dalam membangun Timnas Indonesia yang lebih tangguh di kancah internasional.”
Ia juga menegaskan PSSI menghargai setiap catatan dari dewan dan akan menjaga amanah yang ada. Erick menyebut prosesnya tidak hanya berhenti pada naturalisasi yang selektif, tetapi juga diiringi penguatan pembibitan dan pembinaan pemain lokal jangka panjang.
Erick menambahkan, “Kami sangat menghargai setiap catatan dari dewan dan akan terus menjaga amanah ini, tidak hanya melalui naturalisasi yang selektif, tetapi juga dengan terus memperkuat pembibitan dan pembinaan pemain lokal jangka panjang.”
Selain itu, Erick menjelaskan bahwa kehadiran pemain keturunan dibutuhkan untuk menambah pilihan dalam skuad nasional. Ia menilai kedalaman skuad menjadi bagian penting dari persiapan tim.
“Kedua atlet itu diperlukan untuk memperkuat kedalaman skuad timnas,” ujarnya.
Erick juga menekankan sisi transfer pengetahuan melalui keberadaan pemain keturunan dalam lingkungan tim. Ia menyebut naturalisasi diharapkan melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan tim nasional maupun liga profesional.
Ia melanjutkan, “Mereka dibutuhkan untuk transfer pengetahuan serta melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan tim nasional maupun liga profesional,” tambahnya.
Dalam konteks ini, publikasi mengenai naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker kemudian turut memunculkan respons dari media Vietnam. Sorotan tersebut muncul setelah kedua nama tersebut mendapat lampu hijau dari Komisi X DPR RI.
Profil Luke Vickery
Luke Vickery saat ini bermain bersama Macarthur FC di Liga Australia. Pemain berusia 20 tahun itu memiliki garis keturunan Indonesia dari ibu dan neneknya yang lahir di Medan, Sumatera Utara.
Pada musim 2025-2026, Vickery mencatatkan 24 penampilan dengan torehan lima gol dan satu assist.
Profil Mitchell Baker
Mitchell Baker berkarier di Georgetown University pada kompetisi NCAA Amerika Serikat. Pemain berusia 19 tahun itu memiliki darah Indonesia dari kakek dan nenek pihak ibu yang berasal dari Yogyakarta dan Semarang.
Pantauan pemain keturunan lainnya
Selain Luke Vickery dan Mitchell Baker, PSSI juga disebut tengah memantau dua pemain keturunan lain. Keduanya bermain di Jerman dan Belanda untuk menjalani proses serupa.
Dengan demikian, naturalisasi melalui jalur yang mendapat lampu hijau di DPR kemudian menjadi sorotan, bukan hanya dari sisi respons internal sepak bola Indonesia, melainkan juga dari pengamatan media negara lain di Asia Tenggara.
Erick Thohir memposisikan langkah tersebut sebagai bagian dari strategi memperkuat Timnas Indonesia, sekaligus menjaga kesinambungan pembinaan pemain lokal. Ia juga menekankan naturalisasi selektif yang berjalan seiring upaya memperkuat pembibitan dan pembinaan jangka panjang.
Dalam narasi yang sama, Erick menyebut kedalaman skuad menjadi alasan penting, termasuk manfaat transfer pengetahuan dari pemain-pemain keturunan kepada kemampuan pesepak bola lokal. Ia menyebut tujuan akhirnya mencakup kepentingan tim nasional serta liga profesional.












