Peristiwa

Konser EXO, Raisa, hingga Indonesia Open 2026: Simak Rekayasa Lalu Lintas di GBK Hari Ini

0
×

Konser EXO, Raisa, hingga Indonesia Open 2026: Simak Rekayasa Lalu Lintas di GBK Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Ada Konser hingga Festival, Simak Rekayasa Lalu Lintas di GBK Hari Ini Otomotif 6 Juni 2026
Ilustrasi: Ada Konser hingga Festival, Simak Rekayasa Lalu Lintas di GBK Hari Ini

jurnalistik.co.id – Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) di Senayan, Jakarta Pusat, diperkirakan akan dipadati puluhan ribu pengunjung pada Sabtu (6/6/2026). Kondisi ini berpotensi meningkatkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks olahraga tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah pengunjung yang beraktivitas di kawasan GBK hari ini diperkirakan mencapai 37.800 orang. Tingginya mobilitas masyarakat dipicu oleh beragam agenda yang berlangsung secara bersamaan.

Berbagai acara itu meliputi konser musik, turnamen olahraga, festival budaya, hingga pameran. Dengan pola kedatangan yang terkonsentrasi, arus kendaraan di koridor sekitar GBK berisiko mengalami penumpukan pada jam-jam tertentu.

Sejumlah kegiatan yang digelar di kawasan GBK antara lain EXO Planet #6 ExhOrizon in Jakarta di Indonesia Arena. Pada waktu yang sama, konser Raisa berjudul “Love & Let Go” juga berlangsung di JICC Plenary Hall.

Adapun Polytron Indonesia Open 2026 digelar di Istora Senayan. Festival Jamu Nusantara 2026 berlangsung di Hutan Kota GBK, sementara Hero E-Sport PUBG digelar di Tennis Indoor.

Selain itu, Indofest 2026 digelar di JICC Hall B. Tidak hanya rangkaian acara tersebut, masih ada kegiatan lain yang tersebar di area GBK dan sekitarnya yang diperkirakan turut menarik kedatangan masyarakat.

Untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar GBK, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional. Penerapannya disesuaikan dengan kondisi di lapangan saat kegiatan berlangsung.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel di sejumlah titik strategis. Petugas akan melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional, termasuk pengawasan parkir.

Budi juga menyebutkan adanya koordinasi dengan pihak kepolisian serta penyelenggara acara. “Kami telah menyiapkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas, pengawasan parkir, serta koordinasi dengan pihak kepolisian dan penyelenggara kegiatan. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pengguna jalan,” kata Budi dalam keterangan resmi pada Jumat (5/6/2026).

Rekayasa lalu lintas dari arah selatan

Pengendara dari Blok M menuju Tanah Abang dapat melintas melalui Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Penjernihan, hingga Jalan KH Mas Mansyur. Rute alternatif ini disiapkan untuk membantu peralihan arus kendaraan agar tetap bergerak.

Sementara itu, menuju arah Slipi, pengendara dapat melalui Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan Letjen S Parman. Langkah ini diharapkan mengurangi penumpukan di jalur yang berpotensi padat.

Adapun untuk menuju Kampung Melayu, kendaraan dapat melintas melalui Jalan Trunojoyo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Kapten Tendean, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Prof Dr Satrio, hingga Jalan Raya Casablanca. Dengan ketersediaan rute tersebut, pengendara memiliki opsi perjalanan yang lebih variatif.

Rekayasa lalu lintas dari arah utara

Pengendara dari Tanah Abang menuju Blok M dapat menggunakan Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Penjernihan, Jalan Pejompongan, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Kyai Maja, dan Jalan Panglima Polim. Jalur-jalur itu disiapkan sebagai alternatif bagi kendaraan yang perlu melintas di sekitar area Senayan.

Dengan pengaturan sesuai kondisi, petugas dapat menyesuaikan arus masuk dan keluar sesuai pergerakan kendaraan di lapangan. Hal ini penting karena kepadatan bisa berubah seiring jadwal kedatangan pengunjung.

Rekayasa lalu lintas dari arah barat

Dari arah Slipi menuju Blok M, kendaraan dapat melintas melalui Jalan Letjen S Parman, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Pakubuwono VI, Jalan Bumi, Jalan Kyai Maja, hingga Jalan Panglima Polim. Rute ini diharapkan menjadi pilihan agar perjalanan tetap efisien.

Sementara menuju Tebet, pengendara dapat menggunakan Jalan S Parman, Jalan Pejompongan, Jalan Penjernihan, Jalan RM Margono, Jalan Galunggung, Jalan Dr Saharjo, Jalan Prof Dr Soepomo, dan Jalan MT Haryono. Penetapan rute alternatif membantu mengurangi potensi hambatan pada titik-titik yang berdekatan dengan area kegiatan.

Rekayasa lalu lintas dari arah timur

Pengendara dari Tebet menuju Slipi dapat menggunakan Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan Letjen S Parman. Kombinasi jalur tersebut disusun untuk mengalihkan pergerakan kendaraan ketika kepadatan meningkat.

Di sisi lain, masyarakat yang akan melintas di sekitar kawasan Senayan pada hari ini diimbau untuk mengatur waktu perjalanan. Pertimbangan terhadap penggunaan transportasi umum juga disarankan guna menghindari kepadatan lalu lintas.

Dengan banyaknya agenda yang berlangsung bersamaan, pola pergerakan pengunjung cenderung terkonsentrasi. Karena itu, pengendara diminta mempersiapkan perjalanan lebih awal serta mengikuti arahan petugas di lapangan apabila terjadi perubahan rekayasa.

Rekayasa yang bersifat situasional memungkinkan penyesuaian cepat terhadap kondisi nyata di ruas jalan. Pengaturan yang dilakukan juga mencakup pengawasan parkir, sehingga area sekitar lokasi kegiatan tetap tertata dan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas selama arus kendaraan padat.

Keseluruhan langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran arus kendaraan di koridor sekitar GBK. Dengan adanya rekayasa lalu lintas dan kesiapan personel, diharapkan perjalanan warga menuju maupun melintasi area Senayan pada Sabtu (6/6/2026) dapat berlangsung lebih tertib dan minim hambatan.