Hukum & Kriminal

Konvoi Pesilat di Grobogan Berujung Bentrok, Motor Hangus Terbakar

×

Konvoi Pesilat di Grobogan Berujung Bentrok, Motor Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Konvoi Pesilat Berujung Bentrok dengan Warga di Grobogan, Motor Hangus Dibakar

jurnalistik.co.id – Sebuah video yang memperlihatkan konvoi rombongan pesilat berujung kericuhan dengan warga Desa Menduran, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, massa terlihat saling kejar di sekitar gapura desa hingga situasi malam berubah mencekam.

Peristiwa itu terekam saat iring-iringan motor bergerak melewati jalan menuju area Desa Menduran. Sejumlah orang di sekitar lokasi kemudian berlarian mengikuti kendaraan konvoi, sementara suasana dipenuhi teriakan yang mengarah pada penghadangan.

Di salah satu momen dalam video, terlihat pula amarah warga yang menyasar motor di rombongan. Seorang warga terdengar berteriak, “Motor dibakar, habisi saja orangnya,” sebelum keributan makin meluas di lokasi.

Kronologi singkat di lapangan Kericuhan terjadi pada Sabtu (11/7/2026) malam. Ahmad (40), warga Desa Menduran, menyampaikan bahwa rombongan konvoi pesilat yang melintas di desanya bersikap anarkis dan memancing kemarahan warga setempat.

Menurut Ahmad, pada waktu yang sama Desa Menduran juga ramai karena bertepatan dengan Haul Tokoh Agama di desa tersebut. Keramaian kegiatan itu membuat jalan dan area sekitar beraktivitas lebih padat, sehingga benturan antara dua kelompok terjadi cepat saat suasana memanas.

Ahmad menyebut rombongan datang dengan pola berkendara yang memenuhi badan jalan. Ia mengatakan, “Rombongan pesilat membleyer-bleyer , memenuhi jalan dan tiba-tiba menyerang warga yang memasang spanduk Haul Desa Menduran. Bahkan salah satu motor warga dibakar dengan dilempar molotov ,”

Setelah kejadian itu, warga mengamuk dan berupaya mengejar konvoi rombongan pesilat ke arah jalan lingkar Desa Menduran. Di lokasi, polisi juga tampak melakukan pengamanan dan penertiban agar situasi tidak terus melebar.

Ahmad menegaskan bahwa dampak insiden tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Ia menyatakan, “Tidak ada korban jiwa, diredam warga dan kepolisian,”

Motor hangus terbakar dan polisi masih menyelidiki Dalam video yang beredar, terlihat jelas adanya motor yang hangus terbakar di tengah kericuhan. Polisi kemudian mengamankan situasi dan mengupayakan agar proses penyelidikan dapat dilakukan terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lebih lengkap, termasuk pemicu bentrokan dan peran masing-masing pihak. Fokus pemeriksaan diarahkan pada konteks konvoi, peristiwa pembakaran, serta tindakan yang terjadi ketika warga berusaha menghadang iring-iringan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, massa yang terlibat bentrok dengan warga Desa Menduran diduga merupakan anggota pesilat Pagar Nusa. Mereka diketahui menggelar konvoi berkeliling mengendarai motor usai pengesahan anggota di wilayah Grobogan.

Dalam rekaman yang viral, konvoi tersebut terlihat memenuhi jalan. Pengendara lain bahkan harus turun dari bahu jalan agar tidak terjadi kecelakaan ketika iring-iringan melintas di area padat.

Wakil Ketua I Pagar Nusa Grobogan, Maslehan, menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi setelah adanya pengesahan anggota di wilayah Grobogan. Pernyataan tersebut merujuk pada momen sebelum konvoi digelar, sebagai konteks yang melatarbelakangi rombongan bergerak mengitari wilayah.

Meski situasi di lapangan pada akhirnya dapat diredam, insiden ini tetap menyisakan perhatian publik karena menyangkut bentrokan, kerusakan, serta pembakaran motor yang sempat terekam jelas dalam video. Kepolisian masih menelusuri perkembangan dan berupaya memastikan keterangan saksi, bukti di lokasi, serta keterangan pihak terkait dapat dirangkum secara utuh.

Rekaman tersebut juga menunjukkan bagaimana situasi yang semula berupa iring-iringan berubah cepat menjadi kerusuhan. Warga yang awalnya berada di sekitar lokasi kemudian berlarian, sementara sejumlah orang tampak berupaya saling menghalangi di titik-titik keramaian sampai suasana malam makin sulit dikendalikan.

Pasca keributan diredam, fokus pengamanan beralih ke penelusuran peristiwa di lapangan. Kepolisian berupaya merangkum urutan kejadian, termasuk dugaan keterlibatan pihak-pihak yang terlibat dalam konvoi dan momen pembakaran, agar pemicu bentrokan serta peran masing-masing pihak bisa dijelaskan secara utuh.