jurnalistik.co.id – Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Spanyol dan Argentina di Stadion MetLife. Hingga menit ke-14, pertandingan masih berakhir tanpa gol dengan skor 0-0.
Laga yang berlangsung di New Jersey itu dimulai dengan Spanyol langsung mengambil inisiatif. Di bawah arahan Luis de la Fuente, La Furia Roja terlihat lebih sering memegang bola dan menekan pertahanan lawan sejak awal.
Memasuki rentang menit-menit awal, Spanyol mencoba mengatur tempo dengan tempo cepat. Upaya mereka diarahkan untuk membuka ruang di bagian belakang pertahanan Argentina.
Peluang pertama Spanyol datang pada menit kelima melalui Lamine Yamal. Bola berawal dari kerja sama dengan Dani Olmo, lalu mengarah kepada Yamal yang melepaskan tembakan dari sudut sempit.
Emiliano Martinez masih sigap di bawah mistar. Kiper Argentina melakukan penyelamatan sehingga peluang tersebut tidak berbuah gol.
Satu menit berselang, Yamal kembali mendapat kesempatan untuk mengancam. Kali ini tembakannya diblok oleh barisan pertahanan Argentina, sehingga serangan belum menghasilkan gol.
Di sisi lain, Argentina sempat mencoba melakukan serangan balik cepat. Umpan terobosan Julian Alvarez mengarah ke Lionel Messi, tetapi situasinya belum sempat berkembang.
Unai Simon memilih keluar jauh dari sarangnya untuk menghalau bola. Aksi tersebut membuat Messi tidak sempat menguasai bola, sebelum serangan lanjutan dapat dimulai.
Setelah momen itu, permainan Spanyol terlihat makin tertata di lini tengah. Rodri berperan mengalirkan bola ke berbagai sisi lapangan untuk menjaga tekanan tetap berjalan.
Rodri juga mengirimkan umpan diagonal kepada Lamine Yamal. Arah serangan Spanyol pun berulang kali mengarah pada sisi yang memberi kesempatan bagi Yamal untuk kembali menguji pertahanan Argentina.
Berita Terkait
Pada menit ke-12, Spanyol mendapatkan sepak pojok. Kejadiannya berawal dari umpan Fabian Ruiz yang dibelokkan Lisandro Martinez hingga bola mengarah ke luar lapangan.
Meski terus menekan, La Furia Roja masih kesulitan mengubah dominasi menjadi gol pembuka. Pertahanan Argentina tampak rapat dan membuat ruang tembus kian sempit.
Dalam perkembangan permainan, Lionel Messi belum menunjukkan pengaruh besar. Kapten Argentina masih kesulitan mendapatkan ruang untuk terlibat lebih dalam dalam serangan, karena disiplin pertahanan Spanyol masih terjaga.
Sepanjang menit-menit berikutnya setelah peluang awal Yamal dan momen keluar jauh Simon, pertandingan tetap berada di bawah tekanan Spanyol. Pola mereka berulang: mengandalkan perputaran bola dan mencoba melebarkan permainan agar tercipta celah.
Namun, hingga menit ke-14, tidak ada gol yang tercipta dari upaya-upaya tersebut. Skor bertahan 0-0, dengan pertandingan masih berjalan ketat di Stadion MetLife.
Spanyol dominan, Argentina mengandalkan kedisiplinan
Dominasi Spanyol tercermin dari intensitas serangan dan kendali bola sejak kick-off. Peluang-peluang yang muncul lewat Lamine Yamal menandai bahwa Spanyol berusaha mendekati gawang Argentina lewat jalur-jalur serangan cepat.
Meski begitu, setiap percobaan Spanyol menghadapi tantangan dari pertahanan yang rapat. Set piece pada menit ke-12 menjadi bukti usaha mereka menciptakan momen berbahaya, tetapi gol tetap belum terwujud.
Argentina, sementara itu, mampu bertahan dengan disiplin di area pertahanan. Serangan balik yang sempat terbentuk dari umpan Julian Alvarez ke Messi juga berhasil ditekan lewat ketepatan timing Unai Simon keluar.
Sampai batas menit ke-14, duel ini masih mempertahankan keseimbangan tanpa gol. Spanyol terus menekan, sementara Argentina menjaga ritme bertahan untuk menahan serangan dan mempertahankan skor 0-0.
Di sepanjang fase awal, duel lebih banyak berlangsung di wilayah tengah dan sisi sayap. Spanyol mencoba memancing keputusan bertahan Argentina agar bola berpindah cepat, sementara pergerakan yang dilancarkan Yamal bersama dukungan lini tengah diarahkan untuk membuka peluang lanjutan. Namun, setiap kali serangan makin dekat ke area berbahaya, disiplin pertahanan Argentina dan respons dari kiper membuat upaya tersebut belum berbuah gol hingga akhir menit ke-14.












