Olahraga

LIVE Spanyol vs Argentina 0-0: Gol Nico Williams Batal Disahkan, Martinez Lagi-Lagi Jadi Penghalang

×

LIVE Spanyol vs Argentina 0-0: Gol Nico Williams Batal Disahkan, Martinez Lagi-Lagi Jadi Penghalang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: LIVE Spanyol Vs Argentina 0-0: Gol Nico Williams Dianulir, Martinez Terus Jadi Penghalang Spanyol

jurnalistik.co.id – Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina berakhir tanpa gol hingga menit-menit akhir babak tambahan waktu. Duel yang berlangsung di Stadion MetLife, New York New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB itu tetap menjaga skor 0-0 ketika laga memasuki menit ke-99.

Menjelang fase penentu, Spanyol terus mengejar peluang untuk memecah kebuntuan. Namun setiap kesempatan yang mendekati kotak penalti Argentina belum berujung pada gol yang sah, terutama setelah keputusan wasit dan verifikasi VAR pada momen-momen krusial.

Spanyol sempat merayakan sebuah gol pada menit ke-96. Nico Williams berhasil menyambar bola liar di dalam area penalti dan melepaskan bola ke gawang lawan, membuat stadion seolah menyongsong perubahan skor.

Tetapi, wasit Slavko Vincic segera menganulir gol tersebut. Penilaian mengarah pada pelanggaran yang dilakukan sebelum bola masuk, sehingga gol tidak bisa disahkan dalam versi keputusan awal pertandingan.

Keputusan itu kemudian ditinjau lewat VAR. Setelah peninjauan, gol tetap tidak disahkan karena Mikel Merino dinilai lebih dulu melakukan pelanggaran dengan menginjak kaki Nicolas Otamendi saat duel perebutan bola terjadi sebelum bola akhirnya masuk.

Rangkaian kejadian tersebut menegaskan sulitnya Spanyol menembus pertahanan Argentina, yang sejak beberapa menit sebelumnya harus bermain dengan komposisi yang berat. Argentina sudah bermain dengan 10 pemain sejak Enzo Fernandez mendapat kartu merah, membuat setiap serangan Spanyol harus benar-benar presisi.

Kesempatan yang sempat lebih dulu datang juga gagal menjadi gol. Pada menit ke-93, umpan mendatar Pedri mengarah kepada Nico Williams, tetapi sundulan pemain Spanyol itu masih bisa ditepis kiper Emiliano Martinez.

Penangkapan itu kembali memperlihatkan peran besar Martinez bagi Albiceleste. Sepanjang pertandingan, kiper berusia berkali-kali tampil memastikan gawangnya tidak kebobolan dan mencatat 11 penyelamatan.

Memasuki menit ke-99, Spanyol melakukan pergantian untuk menambah tenaga di sisa waktu tambahan. Pelatih Luis de la Fuente menarik Rodri dan Aymeric Laporte, lalu memasukkan Martin Zubimendi serta Eric Garcia.

Sementara itu, Argentina masih belum mampu menghadirkan ancaman berarti untuk mengubah skor. Hingga babak tambahan waktu berjalan, Albiceleste juga belum mencatat tembakan tepat sasaran, sehingga tekanan lebih banyak datang dari La Furia Roja.

Dengan skor yang tetap 0-0, laga memasuki fase yang menuntut keputusan cepat dan eksekusi matang. Spanyol terus menekan untuk mencari gol kemenangan, tetapi gol yang sudah sedianya tercipta pada menit ke-96 harus gugur setelah rangkaian penilaian wasit dan VAR.

Di sisa waktu sebelum peluit akhir, ritme pertandingan terasa makin rapat. Spanyol harus mengulang pola serangan berkali-kali dari sisi ke sisi, sementara Argentina mempertahankan jarak dan disiplin karena unggul kondisi jumlah pemain. Dalam situasi seperti itu, peluang yang terbentuk mudah terhenti hanya karena satu keputusan kecil di dekat area.

Kondisi itu makin menegaskan mengapa Emiliano Martinez menjadi poros stabilitas Albiceleste. Selain sudah mencatat 11 penyelamatan sepanjang laga, aksinya terlihat ketika kesempatan datang di menit ke-93 melalui umpan mendatar Pedri yang mengarah ke Nico Williams. Kiper Argentina mampu menepis sundulan tersebut sehingga skor tetap bertahan.

Ketika Spanyol akhirnya merasakan momentum pada menit ke-96, harapan sempat melonjak setelah Nico Williams menyambar bola liar dan mengirimkannya ke gawang. Namun wasit Slavko Vincic menolak perayaan itu karena ada pelanggaran yang dinilai terjadi sebelum bola masuk. Peninjauan VAR kemudian mempertajam detail pelanggaran: Mikel Merino dinilai lebih dulu menginjak kaki Nicolas Otamendi pada duel perebutan bola sebelum gol tercipta.

Menjelang menit-menit terakhir tambahan waktu, upaya Spanyol makin diperkuat lewat pergantian yang dilakukan Luis de la Fuente pada menit ke-99. Rodri dan Aymeric Laporte ditarik, sementara Martin Zubimendi serta Eric Garcia masuk untuk menambah tenaga dan variasi. Di sisi lain, Argentina tetap kesulitan mengubah tempo dengan ancaman yang berarti, hingga babak tambahan berjalan tanpa tembakan tepat sasaran; laga pun ditutup dengan skor 0-0.