Teknologi

Moto Tag 2 Meluncur untuk Android: Pelacak Tahan Hingga 500 Hari dan Mendukung UWB

×

Moto Tag 2 Meluncur untuk Android: Pelacak Tahan Hingga 500 Hari dan Mendukung UWB

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Moto Tag 2 Rilis, Saingan Apple AirTag untuk Android Baterai Awet 500 Hari

jurnalistik.co.id – Motorola baru saja memperkenalkan pelacak generasi berikutnya, Moto Tag 2, yang ditujukan untuk membantu pengguna menemukan barang penting seperti kunci, dompet, tas, hingga koper. Perangkat ini menawarkan pengalaman mirip pelacak yang sudah populer, namun diarahkan untuk pengguna Android.

Sebagai penerus Moto Tag generasi pertama, Moto Tag 2 membawa sejumlah pembaruan dari sisi daya tahan, kemampuan pelacakan, serta dukungan ekosistem. Dengan desainnya yang ringkas, pelacak ini dirancang agar bisa dipasang pada berbagai benda agar tetap mudah dicari saat barang tidak berada di tempat semestinya.

Salah satu penekanan utama Motorola ada pada ketahanan baterai. Perusahaan mengklaim Moto Tag 2 mampu bertahan lebih dari 500 hari hanya dengan baterai kancing CR2032, sehingga pengguna tidak perlu sering mengganti daya.

Jenis baterai yang digunakan juga disebut mudah ditemukan di pasaran, memungkinkan pengguna melakukan penggantian sendiri saat kapasitasnya menurun. Motorola menempatkan kemudahan perawatan ini sebagai nilai praktis, khususnya bagi pemilik pelacak yang ingin tetap mengurangi rutinitas penggantian baterai.

Untuk urusan ketepatan, Moto Tag 2 kini mendukung Ultra Wideband (UWB). Fitur ini ditujukan agar pengguna dapat menentukan arah serta jarak barang yang sedang dicari dengan tingkat presisi yang lebih baik dibanding pendekatan pelacakan yang hanya mengandalkan sinyal jarak umum.

Selain UWB, Moto Tag 2 juga dibekali Bluetooth 6.0 dengan fitur Channel Sounding. Dukungan ini diklaim dapat meningkatkan akurasi saat perangkat berada dalam jangkauan dekat pengguna, sehingga proses pencarian menjadi lebih terarah.

Ketika barang hilang berada di lokasi yang lebih jauh, Moto Tag 2 mengandalkan jaringan Google Find Hub. Dengan skema ini, lokasi barang yang tidak berada di dekat pengguna dapat terdeteksi melalui perangkat Android lain yang tergabung dalam jaringan tersebut.

Motorola menyebut Moto Tag 2 kompatibel dengan perangkat Android yang menjalankan Android 9 atau versi yang lebih baru. Artinya, pengguna tidak hanya mengandalkan fungsi dasar pelacakan, tetapi juga dapat memanfaatkan integrasi melalui ekosistem yang memang sudah tersebar di kalangan pengguna Android.

Pengaturan pelacak juga diarahkan agar bisa dikontrol langsung lewat aplikasi Moto Tag. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengubah nada dering, mengatur volume suara tag, serta memantau kapasitas baterai pelacak.

Dalam skenario ketika smartphone menjadi perangkat yang dicari, Moto Tag 2 turut menawarkan fungsi sebaliknya. Pengguna dapat menekan tombol pada Moto Tag 2 untuk membantu menemukan smartphone yang terhubung, sehingga kebutuhan pelacakan bisa saling mendukung antara tag dan perangkat.

Motorola juga menyertakan fitur remote shutter pada Moto Tag 2. Dengan fitur ini, Moto Tag 2 dapat dipakai sebagai tombol jarak jauh untuk mengambil foto dari smartphone yang terhubung, menjadikan pelacak tidak hanya berfungsi untuk pencarian barang.

Lebih lanjut, pengguna dapat membagikan lokasi Moto Tag secara real-time kepada kontak terpercaya. Fitur ini dimaksudkan agar pihak yang menerima informasi dapat ikut membantu proses pencarian ketika barang yang dipasang tag sedang hilang.

Karena perangkat pelacak berpotensi disalahgunakan untuk menguntit seseorang, Motorola melengkapi Moto Tag 2 dengan langkah keamanan. Perangkat dibekali end-to-end encryption serta unwanted tracking alerts yang akan memberi peringatan bila pengguna diduga sedang diikuti oleh Moto Tag yang tidak dikenali.

Dari sisi ketahanan fisik, Moto Tag 2 mengantongi sertifikasi IP68. Dengan rating tersebut, perangkat disebut tahan terhadap debu dan air, termasuk kondisi terendam air tawar hingga kedalaman sekitar 1,5 meter selama 30 menit.

Material dan perlindungan ini ditujukan agar pelacak tetap relevan untuk penggunaan sehari-hari di berbagai kondisi, termasuk saat barang yang dipasangi tag ikut berpindah tempat tanpa perlakuan khusus. Moto Tag 2 hadir dalam dua pilihan warna baru, yaitu Pantone Arabesque dan Pantone Laurel Oak, sehingga pengguna bisa menyesuaikan tampilan dengan preferensi masing-masing.

Untuk harga, Motorola menjual Moto Tag 2 di Amerika Serikat dengan opsi paket yang berbeda. Perangkat tersedia mulai dari US$19,99 (sekitar Rp359.000-an), sementara paket berisi empat unit dibanderol US$69,99 (sekitar Rp1,25 juta).

Dengan kombinasi baterai yang diklaim mampu bertahan lebih dari 500 hari, dukungan UWB, serta integrasi melalui Google Find Hub, Moto Tag 2 tampak diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pelacakan yang lebih presisi dan tetap praktis. Pada saat yang sama, fitur peringatan pelacakan yang tidak diinginkan serta enkripsi end-to-end menjadi bagian penting dari pendekatan Motorola terhadap aspek keamanan pengguna.