Olahraga

McInnes Frustrasi, Rangers Masih Tanpa Kemenangan: Kalah 2-1 dari Hibernian, Chermiti Cedera

×

McInnes Frustrasi, Rangers Masih Tanpa Kemenangan: Kalah 2-1 dari Hibernian, Chermiti Cedera

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Rangers: Derek McInnes left frustrated amid poor start to season

jurnalistik.co.id – Derek McInnes masih frustrasi karena Rangers belum meraih kemenangan dalam periode awal masa kepelatihannya, menyusul kekalahan 2-1 di kandang Hibernian. Situasi itu makin sulit setelah Youssef Chermiti mengalami cedera dan harus ditarik menggunakan tandu.

Hasil tersebut menambah gambaran buruk start musim Rangers di bawah McInnes. Dalam sembilan hari, tiga laga, dan nol kemenangan, tim juga sudah kebobolan lima gol.

Secara permainan, Rangers disebut kesulitan menemukan ritme yang stabil. Dundee United, Jagiellonia Bialystok, dan kini Hibernian sama-sama mampu membawa keunggulan lebih dulu pada paruh pertama ketika menghadapi tim asuhan McInnes.

McInnes juga menyoroti masalah yang tampak berulang dalam kinerja tim. Ia menuntut pemain untuk lebih disiplin dan tidak memberi ruang bagi lawan.

Usai pertandingan, ia memandang respons tim pada fase akhir sebagai hal positif. Ia menilai ketiadaan kemenangan itu bersifat merugikan karena “we came here to win and we expect to win,” sebelum menyatakan bahwa tim perlu “just dust ourselves down because that was a blow for us.”

Di tengah evaluasi itu, McInnes juga menyiratkan adanya persoalan dalam konsistensi susunan pemain. Ia menyinggung kebutuhan agar tim “be far more stingy with our work, defend the goal with our lives, don’t give our opponent opportunities,” serta mengkritik karakter yang menurutnya sudah menghantam Rangers pada musim sebelumnya.

Dalam laga melawan Hibernian, kesulitan menjaga pola pertahanan terlihat sejak awal. Ini menjadi bagian dari catatan bahwa formasi belakang Rangers justru berpindah-pindah, bahkan untuk ketiga kesempatan berbeda sepanjang musim.

Kesulitan itu juga berkaitan dengan detail-detail pertandingan. Vanja Dragojevic, yang merupakan rekrutan musim panas, cepat berhadapan dengan Josh Kerr dan insiden berujung penalti kembali mencuat karena kesalahan yang terus berulang.

Rangers sendiri pernah memulai laga tandang saat menjamu Dundee United dengan komposisi lini belakang Ben Godfrey, Dujon Sterling, Emmanuel Fernandez, dan Tuur Rommens. Ketika menghadapi Jagiellonia Bialystok di Polandia, susunannya berbeda, yakni Ross McCrorie, Sterling, Emmanuel Fernandez, dan Rommens.

Perubahan berikutnya kembali terlihat ketika tim menghadapi Hibernian, dengan pilihan yang mencakup Dragojevic, Olwethu Makhanya, Fernandez, dan Rommens. Perbedaan-perbedaan itu memperkuat kesan bahwa stabilitas formasi belum terbentuk secara merata.

Koordinasi tim yang belum solid dinilai perlu segera dibereskan. Pasalnya, peluang lolos mereka dalam Europa League masih menggantung, tepat menjelang leg kedua melawan Jagiellonia Bialystok pada hari Kamis.

McInnes menilai kekalahan di kandang Hibernian terasa tidak proporsional dengan jalannya pertandingan. Ia mengaku “really harsh on us” dan menyebut timnya “we were the better team” serta “deserved far better than we got,” terutama karena Hibernian unggul melalui penalti yang ia pertentangkan.

Dalam konteks kritik atas konsistensi tim, mantan gelandang Hibs, Scott Allan, ikut mengomentari situasi tersebut. Ia menilai bahwa “Based on today, I’d be very surprised if Derek McInnes knows what his best 11 is and we’re into the big games already – and that’s a problem.”

Allan juga menekankan bahwa menyajikan performa yang konsisten merupakan kunci untuk meraih hasil dan trofi. Ia menyebut, “Performing consistently is what [brings] results and winning silverware,” meski ia mengakui bahwa waktu masih sangat awal.

Ia kemudian menutup analisis dengan penilaian yang lebih tajam: “I know its very early on, but there is no consistency in how Rangers were playing today.”

Penilaian tentang tekanan di rumah sendiri juga muncul dari Ryan Jack. Ia menyatakan bahwa Rangers berada dalam situasi yang berat karena pencapaian di pertandingan liga awal musim berjalan mengecewakan.

Jack mengatakan, “For Rangers to be at home in their first league home game of the season, Derek McInnes’ first home game in charge and to score thtough a Hibs own goal and not create too much with two strikers on the park will be frustrating.”

Ia menambahkan logika soal fase krisis yang biasanya datang lebih cepat ketika kemenangan tidak segera hadir, dengan kalimat: “I touched on it before the game, if you go one without a win it’s trouble, then two, now three, usually that’s crisis time and people start asking serious questions.”

Ia juga menilai bahwa transisi tim membutuhkan waktu karena banyak pemain baru, namun hasil tetap harus mengikuti tuntutan klub: “It’s early on in Derek McInnes’ reign and a lot of new players are in, so you need time for that to gel, but as you do that, you need to pick up results as this football club demands it.”

Chermiti cedera, bursa transfer jadi sorotan

Di luar hasil pertandingan, kondisi Chermiti ikut menjadi sorotan. Ia diketahui mengalami cedera dan diambil dengan tandu dalam laga tersebut. Pada saat yang sama, ada kabar bahwa Rangers menolak tawaran besar untuk striker itu.

Dengan informasi itu, rencana penguatan skuad bisa menghadapi komplikasi. Terutama karena tampaknya posisi winger lain dan tambahan bek menjadi prioritas sang pelatih pada bursa ini.

Menjelang pertandingan, McInnes menjelaskan bahwa proses transfer masih berlangsung. Ia mengatakan, “We’ve got a few bids in for several players and a few things are ongoing at the minute.”

Ia juga menyebut bahwa idealnya semuanya bisa bergerak lebih cepat, namun berharap ada kabar yang segera hadir, dengan kalimat: “Ideally, a lot of these things would have came to fruition a wee bit quicker. But hopefully, if there is any news to tell, it’ll be in the upcoming days on a few of our targets.”

Dengan kekalahan 2-1 dan belum adanya kemenangan dalam tiga laga awal, Rangers kini berada di bawah tekanan untuk segera mengubah arah. McInnes perlu menemukan stabilitas permainan, sekaligus mengatur dampak cedera Chermiti, sebelum leg penting mereka di Europa League menjadi penentu berikutnya.