Internasional

Pemerintahan Trump mencabut tuduhan vandalisme Reflecting Pool dan mengakui perbaikan bermasalah

×

Pemerintahan Trump mencabut tuduhan vandalisme Reflecting Pool dan mengakui perbaikan bermasalah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Trump administration drops Reflecting Pool vandalism charge and admits 'botched' repairs

jurnalistik.co.id – Jaksa di Washington DC telah mencabut dakwaan vandalisme terhadap David Hearn, atlet kano yang sempat dituduh merusak Reflecting Pool di kawasan Monumen Lincoln.

Dalam dokumen perkara yang diajukan ke pengadilan, penuntut menyatakan kerusakan kini diyakini bersumber dari pekerjaan pemasangan yang tidak benar oleh kontraktor, bukan tindakan vandalisme seperti yang sempat dipublikasikan sebelumnya.

Langkah pencabutan dakwaan itu terjadi setelah sebelumnya pemerintah menyandarkan penjelasan pada klaim bahwa kerusakan disebabkan pelaku yang “sick, deranged”.

Menurut pengajuan jaksa, informasi baru “strongly suggests that a rushed and botched installation” yang dikerjakan secara terburu-buru dan berujung keliru, dengan pengawasan dari US Department of Interior (DOI), menjadi faktor yang menyebabkan kerusakan.

DOI juga disebut menyampaikan bahwa kerusakan “the result of flawed installation by the contractor”. Penuntut menegaskan bahwa proses penyelesaiannya yang terburu-buru dilakukan untuk mengejar tenggat acara perayaan America 250 yang jatuh pada 4 Juli.

David Hearn sendiri menghadapi ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara apabila terbukti bersalah. Sejak penangkapannya pada bulan lalu, perkara tersebut menjadi sorotan karena berhubungan dengan fasilitas publik yang telah menjalani perbaikan besar.

Pengacara Hearn dalam pernyataan mereka menyebut pemerintah melakukan penyalahgunaan wewenang dan menegaskan pihaknya “owes Mr Hearn an apology”.

Hearn sebelumnya menyatakan kepada BBC bahwa ia “didn’t destroy, rip, tear, peel, or remove any part” dari cat di kolam tersebut, menolak narasi bahwa ia melakukan perusakan.

Ketika BBC menanyakan apakah Hearn berencana menempuh langkah hukum atas dugaan kekeliruan pemerintah yang berujung pada dakwaan dan tuduhan publik yang keliru, ia memilih tidak memberikan komentar.

Kronologi penangkapan dan respons pemerintah

Dalam berkas yang diajukan, US Attorney untuk Washington DC, Jeanine Pirro, menuliskan bahwa pengguguran klaim vandalisme dilakukan dengan menyandarkan pada temuan baru dari DOI.

Dokumen itu juga menyebut bahwa “the rush to complete the project prior to events associated with the America 250 celebration in the weeks surrounding Independence Day 2026” ikut memengaruhi kondisi yang muncul setelah pekerjaan dilakukan.

Jaksa menambahkan bahwa pengetahuan mengenai penyebab kerusakan yang berbeda dari tuduhan semula baru menjadi jelas setelah dokumen-dokumen yang dihasilkan pengadilan tersedia, dengan kalimat: “It was not until after these documents were produced that [prosecutors] first became aware of information showing that the damage was the result of a botched installation and not vandalism as initially represented by DOI.”

Pengadilan juga mencatat bahwa Hearn tidak bertindak sendirian dalam insiden yang memicu tuduhan. Rekam perkara menunjukkan setidaknya ada tiga orang lain yang ikut dijerat dengan dakwaan vandalisme, sementara lima orang lainnya menerima tilang, sebagaimana disampaikan pejabat pemerintahan kepada CBS News.

Di antara tuduhan yang sempat muncul ke publik, ada klaim yang dikutip kembali terkait seorang individu yang disebut Trump telah menggunakan bilah untuk membuat “a 250 foot long gash into the beautiful facade”. Namun, sampai pengajuan terbaru, masih belum jelas apakah seluruh perkara yang terkait akhirnya turut dicabut.

Proyek perbaikan, biaya, dan efek yang muncul

Reflecting Pool sebelumnya menjalani proyek penyegelan ulang serta pengecatan bernilai multi-juta dolar pada musim semi. Terdapat laporan bahwa monumen itu sebelumnya lama mengalami kegagalan struktural dan kebocoran.

Donald Trump, menurut laporan, mendukung proyek tersebut sebagai bagian dari upaya mempercantik ibu kota, dan proyek itu diupayakan agar siap menjelang perayaan kemerdekaan.

Walau perbaikan tersebut menelan biaya yang diperkirakan sekitar $16 juta atau setara ÂŁ12 juta, kolam tetap dilanda masalah seperti pertumbuhan alga, dan potongan sealant biru disebut mengelupas dalam hitungan hari setelah diaplikasikan.

Dalam catatan yang disampaikan BBC, proyek awalnya memiliki anggaran kurang dari $2 juta. CBS melaporkan proyek itu diberikan kepada kontraktor yang dipilih oleh Trump sendiri, serta tidak dibuka untuk penawaran perusahaan lain sebagaimana praktik umum pada pekerjaan pemerintah.

Pihak BBC juga menyatakan telah menghubungi kontraktor untuk meminta tanggapan, namun hingga berita ini disusun belum ada respons yang dimuat dalam laporan.

Dari sisi penegakan hukum, Pirro dalam berkas yang diajukan juga menyasar kelengkapan informasi dari DOI. Ia menuliskan bahwa “DOI provided less than fulsome information at the outset of this case”, dan menyertakan penegasan: “Had DOI been forthcoming with the information clearly in its possession, the government would not have sought a grand jury indictment.”

Pengacara Hearn menilai upaya penuntutan seharusnya tidak pernah dimulai. Mereka menyebut pembatalan kasus tidak menghapus dugaan penyalahgunaan kekuasaan dalam proses penangkapan dan penetapan dakwaan terhadap warga yang dianggap melakukan tindakan patriotik.

Dalam pernyataan lanjutan, pengacara juga mengutip bahwa “The government’s approach was ready, fire, aim.”

Kolam kembali dikosongkan

Setelah keputusan pencabutan dakwaan, kru juga dilaporkan telah menguras Reflecting Pool untuk kali kedua dalam tiga bulan terakhir, dan kolam tetap dalam kondisi kosong.

Dengan pencabutan tuduhan terhadap Hearn, fokus kini beralih pada evaluasi proyek perbaikan dan kualitas pemasangan yang sebelumnya dipersoalkan. Pengakuan bahwa kerusakan berasal dari “botched installation” mengubah cara pandang terhadap rangkaian kejadian yang sempat menempatkan individu sebagai pihak diduga merusak.