Daerah

Perbaikan Tuntas Lebih Awal, Jembatan Serayu Banyumas Kembali Dibuka Senin Pagi

×

Perbaikan Tuntas Lebih Awal, Jembatan Serayu Banyumas Kembali Dibuka Senin Pagi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Rampung Lebih Cepat, Jembatan Serayu Banyumas Dibuka Lagi Mulai Senin Pagi

jurnalistik.co.id – Perbaikan jembatan Sungai Serayu di Banyumas dinyatakan selesai dan akan kembali difungsikan untuk lalu lintas mulai Senin, 6 Juli 2026. Pembukaan tersebut berlaku untuk semua jenis kendaraan.

Jembatan yang menghubungkan wilayah Banyumas dan Purwokerto itu sebelumnya menjalani penutupan total untuk kebutuhan proyek perbaikan berkala. Setelah pengerjaan rampung, akses kembali dibuka sehingga pengendara tidak perlu menggunakan rute pengalihan seperti pada masa konstruksi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas, Omar Udaya, menyampaikan bahwa keputusan pembukaan dilakukan setelah seluruh pekerjaan selesai. Ia menyebut, “Sesuai informasi dari DPU (Dinas Pekerjaan Umum) Banyumas perbaikan telah selesai. Jembatan akan dibuka mulai Senin pukul 08.00 WIB,” dalam keterangannya yang diterima pada Minggu (5/7/2026).

Menurut Omar, pembukaan lebih awal dari rencana semula menjadi salah satu alasan pengendara bisa kembali melintas tanpa memutar berkepanjangan. Ia menambahkan, “Jadi pengendara tidak perlu memutar lagi, karena jembatan bisa dibuka berkaitan dengan renovasi yang telah selesai seluruhnya,”.

Meskipun akses telah kembali dibuka, Omar tetap mengimbau pengguna jalan untuk lebih waspada saat melewati area jembatan. Pengendara diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang dipasang di sekitar lokasi peralihan dan area kerja yang telah ditutup.

Untuk hari pertama pembukaan, Dishub bersama personel terkait juga disiagakan guna mengantisipasi potensi kepadatan arus kendaraan. Langkah itu dilakukan bersamaan dengan penanganan di lapangan, terutama pada titik-titik yang berpotensi memunculkan antrean.

Perbaikan selesai lebih cepat lewat pengerjaan non-stop

Proses pengerjaan dilakukan dengan target waktu yang semula telah ditetapkan, namun hasilnya dinyatakan dapat dicapai lebih cepat. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Jawa Tengah, Nandang Sungkono, menjelaskan bahwa perbaikan yang direncanakan berlangsung selama 45 hari kalender dapat diselesaikan lebih awal karena dikerjakan secara berkesinambungan.

Nandang menekankan bahwa progres percepatan dilakukan melalui pola kerja non-stop. Ia menyampaikan, “Selesai lebih cepat karena kami kerjakan 24 jam,”.

Dengan penyelesaian yang lebih singkat dari jadwal awal, proses penutupan akses jembatan menjadi tidak berlangsung sampai akhir periode yang semula direncanakan. Sebelumnya, pekerjaan dijalankan mulai tanggal 15 Juni hingga tanggal 30 Juli, dan selama masa tersebut arus kendaraan dialihkan melalui rute alternatif.

PPK 2.2 Provinsi Jawa Tengah itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama penutupan akses. Ia menyatakan, “Sebelumnya mohon maaf selama proses pengerjaan masyarakat memutar,”.

Pengalihan lalu lintas selama masa penutupan

Penutupan jembatan Serayu Banyumas mulai diberlakukan sejak 15 Juni untuk keperluan proyek perbaikan berkala. Dalam periode tersebut, kendaraan kecil dialihkan melalui jalur alternatif dari arah Banyumas menuju Purwokerto atau sebaliknya melalui jalan Banyumas–Mandirancan.

Untuk kendaraan berat berkapasitas besar, pengalihan dilakukan dengan rute yang lebih jauh. Kendaraan berat diarahkan memutar melalui jalur nasional Buntu–Sampang–Rawalo–Patikraja–Purwokerto agar aktivitas distribusi tetap berjalan selama pekerjaan berlangsung.

Seiring berakhirnya tahap perbaikan, kembali dibukanya jembatan diharapkan dapat memulihkan kelancaran mobilitas harian, terutama bagi pengguna yang selama beberapa minggu harus menempuh jalur alternatif. Pembukaan dimulai pada Senin pagi pukul 08.00 WIB untuk semua jenis kendaraan.

Dishub juga mengingatkan agar pengendara tetap memperhatikan kondisi di sekitar lokasi. Kehati-hatian diperlukan karena pada masa transisi, arus lalu lintas biasanya beradaptasi setelah kembali berpindah ke jalur utama.

Pada akhirnya, proyek yang dinyatakan selesai tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengembalikan fungsi jembatan Serayu Banyumas. Dengan jadwal pembukaan yang dimulai lebih awal, diharapkan waktu perjalanan masyarakat dan efektivitas pergerakan dari Banyumas menuju Purwokerto dapat kembali normal tanpa perlu rute memutar yang panjang.