jurnalistik.co.id – Kebakaran melanda tiga gudang di kawasan Pergudangan Sentra Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu (9/8/2026). Hingga Minggu siang, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api di lokasi.
Dari tiga unit gudang yang dilaporkan terbakar, satu gudang telah berhasil dipadamkan. Dua gudang lainnya masih menyala dan terus ditangani petugas di tengah proses pemadaman.
Peristiwa ini mendapat respons cepat dari aparat setelah informasi kebakaran diterima dari warga. Kapolsek Teluknaga Iptu Kevin Hotlando mengatakan, polisi menerima kabar tersebut pada pukul 11.20 WIB.
Setelah menerima laporan, personel langsung menuju lokasi kejadian. Menurut Kevin, dari ketiga gudang yang terbakar, kondisi di lapangan menunjukkan satu gudang lebih dulu berhasil dipadamkan, sedangkan sisanya belum sepenuhnya tertangani.
Kevin menyampaikan keterangan itu saat dihubungi melalui telepon pada Minggu. Ia menyatakan, “Memang ada tiga gudang yang terbakar, dari tiga gudang itu, satu sudah padam, yang kedua masih belum,”.
Dalam upaya menangani kebakaran, sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Petugas kemudian melanjutkan kerja pemadaman untuk mengendalikan kobaran api yang belum padam sepenuhnya.
Kevin menjelaskan, ketiga gudang tersebut pada dasarnya masih beroperasi. Namun, saat kebakaran terjadi, tidak ada pekerja di dalam lokasi karena aktivitas sedang berhenti pada hari Minggu.
Ia menambahkan, “Tidak ada pekerja, namun status gudangnya masih beroperasi. Namun karena ini hari Minggu, jadi lagi off kerjanya,”. Keterangan itu digunakan untuk menjelaskan mengapa dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa.
Dengan tidak adanya pekerja yang berada di dalam gudang saat kejadian berlangsung, peristiwa kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa. Kevin menegaskan hal tersebut sekaligus mengaitkannya dengan kondisi area pergudangan.
Berita Terkait
Kevin menyebut lokasi gudang berada di kawasan pergudangan yang jauh dari permukiman warga. Ia menyatakan, “Memang daerah pergudangan, jauh dari rumah. Dan untungnya tidak ada korban jiwa,”.
Situasi jarak antara area pergudangan dan permukiman membuat api tidak langsung mengarah ke rumah penduduk. Karena itu, fokus penanganan petugas berpusat pada upaya memadamkan api di lokasi gudang yang terbakar.
Sementara proses pemadaman masih berlangsung, polisi juga belum menentukan penyebab kebakaran maupun titik awal munculnya api. Pemeriksaan baru akan dilakukan setelah seluruh api berhasil dipadamkan.
Hingga laporan dibuat, petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk menuntaskan pemadaman. Setelah tahap pemadaman selesai sepenuhnya, barulah penelusuran oleh pihak kepolisian dilakukan untuk mengetahui asal-muasal kebakaran.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena menyangkut kebakaran tiga gudang sekaligus, dengan dua di antaranya masih berkobar pada saat pemantauan berlangsung. Respons aparat dan pengerahan 10 unit mobil pemadam kebakaran dilakukan untuk mengendalikan kobaran dan mencegah perluasan dampak di sekitar lokasi.
Dengan keterangan bahwa tidak ada pekerja yang berada di area gudang karena hari Minggu, serta lokasi yang jauh dari rumah warga, insiden tersebut tidak dilaporkan menimbulkan korban jiwa. Polisi kemudian menunggu pemadaman tuntas untuk melanjutkan proses pemeriksaan penyebab dan titik awal kebakaran.
Kapolsek juga menegaskan bahwa sejak informasi diterima, penanganan dilakukan secara bertahap mengikuti kondisi di lapangan. Upaya pemadaman diarahkan pada bagian yang masih aktif agar tidak melebar ke unit gudang lainnya.
Dalam keterangan yang disampaikan, Kevin Hotlando menyebut tidak adanya aktivitas pekerja saat Minggu menjadi salah satu faktor yang membuat kejadian tidak berujung pada korban jiwa. Kondisi tersebut membuat fokus petugas diarahkan sepenuhnya pada pengendalian api dan pengamanan area.
Polisi pun menunggu proses pemadaman selesai sepenuhnya sebelum memulai pemeriksaan lebih mendalam. Penelusuran akan dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran serta kemungkinan titik awalnya, setelah api benar-benar padam dan kondisi di lokasi memungkinkan untuk dilakukan investigasi.












