Olahraga

Piala Dunia 2026: Lukaku Bikin Sengatan 23 Detik, Mesir Tetap Menunggu Kemenangan

1
×

Piala Dunia 2026: Lukaku Bikin Sengatan 23 Detik, Mesir Tetap Menunggu Kemenangan

Sebarkan artikel ini
Hasil Piala Dunia 2026: Sengatan 23 Detik Lukaku, Mesir Terus Menunggu Bola 16 Juni 2026
Ilustrasi: Hasil Piala Dunia 2026: Sengatan 23 Detik Lukaku, Mesir Terus Menunggu

jurnalistik.co.id – Romelu Lukaku menjadi pembeda saat Belgia menghadapi Mesir pada laga Grup G Piala Dunia 2026. Ia baru benar-benar masuk lapangan ketika situasi langsung mengarah pada gol bunuh diri yang menyamakan kedudukan, membuat pertandingan berakhir imbang 1-1.

Pertandingan Belgia vs Mesir berlangsung di Stadion Seattle, Seattle, Washington, pada Senin (15/6/2026). Skor akhir 1-1 mengunci hasil yang membuat Mesir harus kembali menunda upaya meraih kemenangan pertama mereka di ajang Piala Dunia 2026.

Mesir tampil lebih dulu dan sempat memimpin lewat gol Emam Ashour pada menit ke-19. Ashour menciptakan kejutan bagi Thibaut Courtois melalui tembakan keras nan tajam dari luar kotak penalti.

Bola sepakan Emam Ashour menghunjam kencang ke pojok kiri bawah gawang Belgia kawalan Courtois. Gol tersebut sekaligus memberi sinyal bahwa Mesir berpeluang memutus rentetan hasil yang selama ini membayangi mereka di Piala Dunia.

Dalam catatan partisipasi sebelumnya, Mesir telah tiga kali mengikuti Piala Dunia, yakni pada 1934, 1990, dan 2018. Dari tiga partisipasi tersebut, Mesir selalu gagal menorehkan poin sempurna, dengan rekor berupa dua hasil imbang dan lima kekalahan.

Harapan Mesir untuk menambah angka kemenangan menguat karena mereka terus mempertahankan keunggulan sampai sekitar satu jam laga berjalan. Namun, permainan berubah setelah Belgia melakukan perubahan komposisi pada sekitar menit ke-66.

Pelatih Belgia, Rudi Garcia, memasukkan Romelu Lukaku untuk menggantikan Charles De Ketelaere pada menit ke-66. Keputusan itu langsung berdampak, karena Lukaku terlibat dalam situasi yang berujung pada gol bunuh diri pemain Mesir Mohamed Hany.

Terhitung sekitar 23 detik sejak Lukaku masuk lapangan, Mohamed Hany melakukan tindakan yang mengubah arah gol menjadi bunuh diri. Gol bunuh diri itu pun membuat skor kembali setara menjadi 1-1 pada menit ke-66.

Setelah penyama kedudukan, kedudukan seimbang bertahan hingga wasit meniup peluit akhir. Dengan hasil tersebut, Mesir masih menunggu momen untuk meraih tripoin pertama mereka di Piala Dunia.

Sejak melakukan debut di Piala Dunia pada 1934, Mesir akhirnya harus menjalani penantian selama 92 tahun untuk bisa memetik kemenangan pertama. Di pertandingan melawan Belgia, mereka sempat memegang kontrol lewat gol Emam Ashour pada menit ke-19, tetapi respon cepat Lukaku melalui insiden yang berujung gol bunuh diri Mohamed Hany menutup peluang itu pada malam tersebut.

Sejak menit awal, Belgia berusaha membangun tekanan, tetapi Mesir justru lebih dulu menemukan momen melalui Emam Ashour. Gol pada menit ke-19 membuat jalannya pertandingan terasa berjalan sesuai harapan tim Afrika tersebut, karena mereka bisa menjaga keunggulan selama fase panjang sebelum akhirnya arus permainan berubah menjelang perubahan pemain.

Keunggulan itu sempat menambah keyakinan Mesir karena mereka mampu bertahan hingga sekitar satu jam laga. Meski begitu, sepak terukur yang dilepaskan Ashour menjadi titik krusial yang juga menunjukkan kualitas eksekusinya: tembakan dari luar kotak penalti mengarah tajam dan menempatkan bola ke pojok kiri bawah, memaksa Thibaut Courtois bekerja dalam situasi sulit.

Bagi Mesir, hasil 1-1 ini kembali membawa mereka pada rentang panjang pencarian kemenangan pertama sejak debut pada 1934. Dalam tiga partisipasi sebelumnya, mereka hanya mencatat dua hasil imbang dan lima kekalahan, sehingga setiap peluang untuk meraih poin penuh selalu terasa berat. Namun, malam itu mereka sempat memiliki kendali setelah memimpin, lalu semuanya berubah setelah Romelu Lukaku masuk dan memicu insiden yang berujung gol bunuh diri Mohamed Hany, sebelum laga ditutup dengan kedudukan setara hingga peluit akhir.