Nasional

Pramono Anung Bakal Revitalisasi Taman Puring Jadi Taman Difabel Pertama di Jaksel

10
×

Pramono Anung Bakal Revitalisasi Taman Puring Jadi Taman Difabel Pertama di Jaksel

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pramono Bakal Sulap Taman Puring Jadi Taman Difabel Pertama di Jaksel

jurnalistik.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana untuk merevitalisasi Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, agar menjadi taman disabilitas. Rencana itu muncul setelah Pramono menerima usulan dari Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar, yang menyampaikan agar kawasan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang publik yang difungsikan sebagai taman difabel.

Pramono Anung Bakal Revitalisasi Taman Puring Jadi

Analisis

Pramono mengatakan, usulan itu perlu segera diajukan secara resmi. Karena itu, ia meminta Wali Kota Jakarta Selatan untuk menyerahkan usulan revitalisasi Taman Puring sebelum 1 Juni 2026. Permintaan tersebut disampaikan Pramono saat memberikan sambutan dalam peresmian kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Selasa (19/5/2026).

“Ketika Pak Wali Kota memberikan sambutan tentang Taman Puring, mengusulkan untuk dimanfaatkan, difungsikan sebagai Taman Difabel. Pak Wali, tolong diusulkan sebelum tanggal 1 Juni, sudah saya terima,” kata Pramono dalam sambutannya.

Rencana ini menempatkan Taman Puring sebagai salah satu ruang publik yang diarahkan untuk fungsi baru. Dalam penyampaian yang sama, Pramono menegaskan bahwa usulan tersebut tidak sekadar menjadi wacana, melainkan perlu diproses secara resmi agar dapat diterima dan ditindaklanjuti sebelum tenggat waktu yang ia berikan.

Taman Puring sendiri berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dengan adanya rencana revitalisasi tersebut, kawasan itu akan diarahkan menjadi taman disabilitas atau taman difabel pertama di Jakarta Selatan, sebagaimana disampaikan dalam pemberitaan itu. Fokus pembahasan bukan hanya pada nama lokasi, tetapi juga pada fungsi ruang yang hendak dihadirkan untuk lebih ramah bagi difabel.

Pramono menyampaikan pernyataan tersebut dalam momentum peresmian kantor Kecamatan Kebayoran Baru. Di forum itu, pembahasan mengenai Taman Puring muncul dari sambutan Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar, lalu diteruskan oleh Pramono dengan permintaan agar proposal revitalisasi segera diajukan sebelum 1 Juni 2026.

Usulan menjadikan Taman Puring sebagai taman difabel memperlihatkan bahwa kawasan tersebut akan diarahkan pada pemanfaatan yang berbeda dari fungsi sebelumnya. Dalam penyampaian Pramono, kata kunci yang dipakai adalah revitalisasi, pemanfaatan, dan fungsi taman difabel. Seluruh istilah itu muncul dalam konteks usulan resmi yang sedang diminta untuk segera disampaikan.

Dengan demikian, langkah awal yang disebutkan Pramono adalah pengajuan usulan dari Wali Kota Jakarta Selatan. Setelah usulan itu diterima sebelum 1 Juni 2026, rencana revitalisasi Taman Puring dapat masuk ke tahap berikutnya sesuai proses yang diperlukan. Hingga saat sambutan itu disampaikan, permintaan Pramono masih berfokus pada pengusulan resmi.

Rencana tersebut menjadi sorotan karena Taman Puring disebut akan diubah menjadi taman disabilitas pertama di Jakarta Selatan. Namun, dalam pernyataan yang disampaikan, Pramono belum menjelaskan rincian bentuk revitalisasi maupun desain fasilitas yang akan diterapkan. Yang ditekankan adalah adanya usulan dari wali kota dan tenggat waktu pengajuannya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana untuk merevitalisasi Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, agar menjadi taman disabilitas. Rencana itu muncul setelah Pramono menerima usulan dari Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar, yang menyampaikan agar kawasan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang publik yang difungsikan sebagai taman difabel.

Pramono mengatakan, usulan itu perlu segera diajukan secara resmi. Karena itu, ia meminta Wali Kota Jakarta Selatan untuk menyerahkan usulan revitalisasi Taman Puring sebelum 1 Juni 2026. Permintaan tersebut disampaikan Pramono saat memberikan sambutan dalam peresmian kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Selasa (19/5/2026).

“Ketika Pak Wali Kota memberikan sambutan tentang Taman Puring, mengusulkan untuk dimanfaatkan, difungsikan sebagai Taman Difabel. Pak Wali, tolong diusulkan sebelum tanggal 1 Juni, sudah saya terima,” kata Pramono dalam sambutannya.