Peristiwa

Respons Cepat Polairud, Korban Hilang di Perairan Popayato Ditemukan Selamat

0
×

Respons Cepat Polairud, Korban Hilang di Perairan Popayato Ditemukan Selamat

Sebarkan artikel ini
RESPON CEPAT POLAIRUD, KORBAN HILANG DI PERAIRAN POPAYATO DITEMUKAN SELAMAT
Ilustrasi: RESPON CEPAT POLAIRUD, KORBAN HILANG DI PERAIRAN POPAYATO DITEMUKAN SELAMAT

jurnalistik.co.id – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Gorontalo, melalui Pos Polairud Popayato, bersama tim SAR gabungan berhasil menemukan korban yang dilaporkan hilang di perairan Popayato dalam keadaan selamat.

Korban sebelumnya dilaporkan menghilang/tenggelam setelah menerima laporan dari pihak kepolisian terkait kondisi di sekitar perairan tersebut. Penanganan berlangsung cepat melalui koordinasi, pengumpulan informasi, hingga proses pencarian di lapangan.

Kejadian bermula pada Minggu, 7 Juni 2026 sekitar pukul 10.30 WITA. Pada waktu tersebut, piket Pos Polairud Popayato menerima laporan dari Polsek Popayato mengenai dugaan adanya orang hilang di sekitar perairan Popayato.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polairud melakukan koordinasi dengan Basarnas Pohuwato. Pada tahap awal, tim juga melakukan pengumpulan informasi dari keluarga korban serta masyarakat setempat untuk memperjelas kemungkinan keberadaan korban.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban bernama Hans Kaseretang. Korban merupakan nelayan dan tercatat sebagai warga Desa Milangodaa. Keluarga menyampaikan bahwa korban diduga melarikan diri ke arah laut serta berenang menuju pulau lain karena merasa takut ketika melihat perahu yang diduga akan menjemputnya.

Dalam keterangan yang dihimpun tim, kondisi cuaca juga disebut menjadi faktor yang mempersempit upaya pencarian. Saat kejadian, angin timur bertiup cukup kencang sehingga korban tidak lagi terlihat oleh keluarga di lokasi.

Pada Senin, 8 Juni 2026 pukul 07.15 WITA, tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi pencarian. Penguatan proses pencarian dilakukan dengan mengandalkan informasi yang masih berkembang dari pihak keluarga dan pihak terkait di sekitar area perairan.

Sekitar pukul 08.18 WITA, tim memperoleh informasi lanjutan dari pihak keluarga. Informasi tersebut menyebutkan bahwa korban masih hidup dan berada di Pulau Popayato Besar.

Setelah informasi tersebut didapat, tim melaksanakan pendekatan persuasif dan negosiasi. Ayah korban kemudian berhasil membujuk korban untuk kembali, sehingga korban tidak perlu menempuh jarak lebih jauh saat proses pencarian berada di fase penemuan.

Selanjutnya, sekitar pukul 10.00 WITA, korban ditemukan dalam keadaan selamat. Setelah dinyatakan aman, korban kemudian dibawa ke pesisir pantai Desa Trikora untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Proses penyerahan dilakukan dengan pendampingan aparat kepolisian. Dengan demikian, tim memastikan rangkaian penanganan berjalan dari fase koordinasi, pencarian, hingga pemulangan korban kepada keluarga dalam keadaan yang terpantau.

Dit Polairud Polda Gorontalo menyampaikan apresiasi atas sinergitas seluruh pihak yang terlibat selama proses pencarian dan penyelamatan. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap kerja bersama di lapangan yang mendukung korban bisa segera ditemukan.

Keberhasilan penemuan korban dalam keadaan selamat menjadi bukti penting mengenai koordinasi dan respons cepat dalam penanganan kejadian di wilayah perairan. Mulai dari penerimaan laporan awal pada Minggu, 7 Juni 2026, koordinasi dengan Basarnas Pohuwato, pengumpulan informasi keluarga, hingga pencarian pada Senin, 8 Juni 2026, seluruh tahapan dilakukan secara terarah.

Rangkaian proses tersebut juga menunjukkan bahwa informasi keluarga memiliki peran besar dalam menentukan arah pencarian. Ketika keterangan mengarah pada keberadaan korban di Pulau Popayato Besar, negosiasi melalui pendekatan persuasif menjadi langkah krusial untuk memastikan korban kembali.

Dengan ditemukannya korban pada sekitar pukul 10.00 WITA dan proses penyerahan di pesisir pantai Desa Trikora, kasus yang semula dilaporkan sebagai dugaan orang hilang di perairan Popayato berakhir dengan hasil yang aman. Pihak kepolisian menekankan bahwa respons cepat serta koordinasi lintas pihak menjadi faktor utama yang membantu mempercepat upaya pencarian dan penyelamatan.