Internasional

Sadiq Khan Jalankan Haji, Sebut Perjalanan Itu Mengubah Hidup

0
×

Sadiq Khan Jalankan Haji, Sebut Perjalanan Itu Mengubah Hidup

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Walkot London Pergi Haji, Ceritakan Perjalanan yang Mengubah Hidup

jurnalistik.co.id – Wali Kota London, Sadiq Khan, menunaikan ibadah haji ke Mekkah dan membagikan foto dirinya berada di Ka’bah, Mekkah, Arab Saudi. Dalam pernyataan yang ia unggah melalui media sosial, Khan menyebut ibadah haji sebagai perjalanan yang sangat mengubah hidup.

Khan adalah wali kota Muslim pertama di London. Ia menjalankan haji pada tahun ini sebagai bagian dari ibadah tahunan umat Islam. Dalam keterangannya, ia mengatakan merasa terhormat bisa berada di Tanah Suci untuk menunaikan kewajiban tersebut.

“Sungguh merasa terhormat dan diberkahi dapat menunaikan haji tahun ini, Alhamdulillah,” ujarnya, seperti dikutip The Telegraph.

Menurut Khan, haji bukan sekadar perjalanan spiritual pribadi. Ia menilai ibadah itu juga membawa pesan besar tentang kesetaraan, persatuan, dan kemanusiaan yang dimiliki bersama oleh semua manusia.

“Haji adalah perjalanan yang sangat mengubah hidup, melambangkan kesetaraan, persatuan, dan kemanusiaan kita bersama,” kata Khan.

Ia juga menyinggung pengalaman mengenakan pakaian ihram bersama jutaan jemaah dari berbagai negara. Bagi Khan, momen itu menjadi pengingat bahwa semua manusia setara di hadapan Tuhan.

“Berdiri dalam keadaan ihram — pakaian sederhana tanpa jahitan — bersama jutaan jemaah dari seluruh dunia menjadi pengingat indah bahwa kita semua setara di hadapan Tuhan,” ujarnya.

Khan menambahkan, esensi haji terletak pada kerendahan hati, pengampunan, dan kelahiran kembali melalui perbaikan diri. Ia menilai rangkaian ibadah itu bukan hanya soal ritual fisik, tetapi juga perjalanan batin yang memberi ruang bagi refleksi dan pendalaman iman.

“Haji pada hakikatnya melambangkan kerendahan hati, pengampunan, dan kelahiran kembali melalui perbaikan diri. Ini bukan hanya tentang ritual fisik — yang memiliki banyak tantangan di tengah panas gurun — tetapi juga perjalanan spiritual yang menjadi kesempatan sekali seumur hidup untuk merenung dan mendalami iman pada tingkat yang jauh lebih dalam,” katanya.

Selama menjalankan ibadah, Khan menyebut akan mendoakan warga London dan orang-orang yang membutuhkan di seluruh dunia. Ia mengatakan doa itu menjadi bagian penting dari perjalanan spiritual yang sedang ia jalani.

“Saya tentu akan mengingat semua orang yang membutuhkan di London dan di seluruh dunia dalam doa-doa saya,” ujar Khan.

Pria berusia 55 tahun yang lahir di London dari orang tua keturunan Pakistan itu sebelumnya juga pernah mengunjungi Mekkah pada 2022 untuk menunaikan umrah. Kunjungan haji tahun ini menjadi penegas kedekatannya dengan pengalaman spiritual yang ia sebut sangat bermakna tersebut.

Sementara itu, otoritas Arab Saudi pada Senin (25/5/2026) menyebut sekitar 1,5 juta jemaah dari luar negeri telah tiba untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Jumlah itu tercatat 11 ribu lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

Angka tersebut muncul di tengah kekhawatiran atas potensi kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran di kawasan Timur Tengah. Meski begitu, jutaan jemaah tetap datang untuk menjalankan ibadah haji yang setiap tahun menjadi pusat perhatian umat Islam di seluruh dunia.

Pernyataan Khan juga memperlihatkan bahwa ia memandang haji sebagai pengalaman yang melampaui urusan pribadi. Dalam sudut pandangnya, ibadah itu menjadi ruang untuk mengingat kembali nilai-nilai dasar yang kerap terlupakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika seseorang berada di tengah kesibukan dan tanggung jawab publik.

Dengan menempatkan kesetaraan dan persatuan sebagai pesan utama, Khan menegaskan bahwa makna haji tidak berhenti pada rangkaian ritual semata. Ia melihat seluruh perjalanan tersebut sebagai momen untuk menata kembali sikap batin, memperkuat iman, dan membawa pulang refleksi yang bisa memberi dampak pada cara memandang sesama manusia.

Pengalamannya tahun ini pun seolah melengkapi kunjungannya ke Mekkah pada 2022. Bagi Khan, kesempatan berada di Tanah Suci menjadi bagian dari perjalanan spiritual yang terus ia kenang, sekaligus pengingat bahwa ibadah dapat menjadi sumber ketenangan di tengah situasi dunia yang kerap dipenuhi ketegangan.