jurnalistik.co.id – Setiap orangtua punya cara berbeda saat mendampingi anak bermain. Ada yang memberi ruang lebih leluasa, ada pula yang menerapkan aturan ketat ketika sesi bermain berlangsung.
Namun, menurut Psikolog Klinis dan Keluarga Pritta Tyas, aktivitas bermain yang bermanfaat untuk tumbuh kembang anak tidak sekadar soal “boleh” atau “tidak boleh”. Ada kriteria bermain yang perlu diperhatikan agar aktivitas tersebut benar-benar mendukung proses belajar anak.
Pritta menjelaskan bahwa bermain berkaitan langsung dengan pembelajaran. Dalam sesi LEGO Playground “Main dan Jadi Hebat” di Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Jumat (05/06), Pritta menyampaikan, “Bermain itu tidak berdiri sendiri. Jadi bermain dan belajar ini satu proses yang dilakukan anak dalam satu waktu, dua-duanya dapat,”.
Dengan kata lain, kegiatan bermain tidak berdiri terpisah dari perkembangan kemampuan anak. Saat anak sedang bermain, ia juga sedang memproses pengetahuan dan keterampilan yang kelak menjadi bekal untuk masa depannya.
Mendorong kreativitas
Menurut Pritta, salah satu tanda permainan yang baik adalah kemampuannya mendorong anak berpikir kreatif. Kreativitas muncul ketika anak diberi kesempatan menemukan berbagai alternatif untuk menghadapi tantangan atau menyelesaikan suatu masalah.
Pritta menekankan aspek pilihan yang bisa diakses anak saat menghadapi situasi tertentu. “Ketika seorang anak bisa mencari beberapa alternatif cara untuk menyelesaikan suatu masalah,”, tuturnya.
Dalam kondisi seperti ini, permainan tidak hanya menjadi kegiatan mengisi waktu, melainkan ruang bagi anak untuk mencoba cara-cara yang berbeda sampai menemukan pendekatan yang terasa sesuai.
Melatih kemampuan memecahkan masalah
Selain kreativitas, permainan yang baik juga perlu melatih problem solving atau kemampuan memecahkan masalah. Pritta menjelaskan bahwa kemampuan ini berkembang ketika anak menghadapi hambatan selama bermain dan berusaha mencari solusi secara mandiri.
Orang tua tetap dapat berperan sebagai pendamping, tetapi dengan pendampingan yang tidak mengambil alih proses anak. Pritta menambahkan, “Anak berusaha membuat sesuai dengan hasil akhirnya yang sudah ada di situ,”.
Kalimat itu menegaskan bahwa permainan memberi kesempatan kepada anak untuk membentuk prosesnya sendiri. Anak belajar menyesuaikan langkah saat situasi berubah, sekaligus memahami tujuan yang ingin dicapai.
Mengasah ketangguhan melalui bermain
Kriteria berikutnya berkaitan dengan resiliensi atau ketangguhan anak. Pritta mengatakan bahwa banyak orangtua khawatir anak-anak saat ini mudah menyerah, tetapi ketangguhan tidak harus dibangun lewat tekanan atau hukuman.
Ia menegaskan bahwa ketangguhan bisa dilatih secara bertahap melalui aktivitas bermain. “Jadi, kalau kita pengen anak kita resilien, kalau kita pengen anak kita tangguh, itu sebenarnya sangat bisa dibentuk perlahan-lahan lewat bermain,”.
Permainan yang tepat memberi ruang bagi anak untuk menghadapi tantangan, mencoba kembali, dan membangun kemampuan bertahan tanpa perlu pendekatan yang menekan.
Mendorong rasa penasaran dan berpikir kritis
Pritta juga menambahkan bahwa aktivitas bermain yang baik mampu mendorong anak untuk penasaran dan berpikir kritis. Dengan kata lain, permainan yang mendukung tumbuh kembang tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada bagaimana anak menilai situasi dan mempertimbangkan langkah yang bisa diambil.
Jika permainan memberi ruang bagi anak untuk terlibat secara aktif dalam proses tersebut, maka aktivitas bermain menjadi sarana yang sejalan dengan pembelajaran yang berlangsung dalam waktu yang sama.
Melalui empat kriteria itu, orang tua dapat menilai kualitas permainan bukan semata dari keseruan yang dirasakan anak. Yang lebih penting adalah apakah permainan memberi kesempatan bagi anak untuk kreatif, melatih pemecahan masalah, membangun ketangguhan, serta mendorong penasaran dan cara berpikir kritis.
Dengan begitu, bermain dapat kembali pada fungsi utamanya: menjadi proses yang membantu anak belajar sambil tetap merasa menjadi bagian dari aktivitas yang menarik dan bermakna.








