jurnalistik.co.id – PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi menghadirkan Toyota Hilux Battery Electric Vehicle (BEV) di Indonesia. Langkah ini memperluas lini kendaraan listrik Toyota pada segmen komersial, sekaligus menawarkan pilihan pikap kabin ganda tanpa mesin pembakaran internal.
Hilux BEV dipasarkan dalam konfigurasi double cabin. Untuk wilayah DKI Jakarta, TAM membanderolnya dengan harga Rp 1.019.000.000 on the road (OTR) DKI Jakarta.
Jap Ernando Demily, Vice President Director TAM, menyampaikan bahwa kehadiran Hilux BEV ditujukan bagi kebutuhan mobilitas operasional yang lebih ramah lingkungan. Ia juga menekankan bahwa karakter tangguh Hilux tetap dipertahankan.
“Kehadiran New Hilux Battery EV memperluas pilihan bagi pelanggan yang membutuhkan solusi mobilitas lebih ramah lingkungan, tanpa meninggalkan karakter QDR khas Hilux,” katanya dalam keterangan tertulis dikutip Selasa (30/6/2026).
“Dengan dukungan value chain Toyota yang luas dan terpercaya, kami berharap New Hilux dapat terus memberikan peace of mind bagi pelanggan di berbagai daerah,” ujar Ernando.
Pada aspek penggerak, Hilux BEV mengandalkan dua motor listrik. Sistem ini mengalirkan tenaga ke keempat roda melalui skema All-Wheel Drive (AWD), sehingga respons pengendalian dapat disesuaikan dengan kebutuhan berkendara harian maupun medan yang lebih menantang.
Tenaga tersebut didukung baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh. Toyota mengklaim output maksimum mencapai 144 kW dan jarak tempuh hingga 315 kilometer dalam sekali pengisian daya.
TAM juga mengaitkan penggunaan dua motor listrik dengan respons akselerasi yang lebih instan. Selain itu, kombinasi penggerak tersebut disebut dapat meningkatkan traksi ketika kendaraan melewati berbagai kondisi jalan, mulai dari aspal, permukaan licin, hingga jalur berlumpur dan tidak beraspal.
Untuk membantu pengemudi menyesuaikan karakter kendaraan sesuai medan, Hilux BEV dilengkapi fitur Multi-Terrain Select. Fitur ini memungkinkan penyesuaian penggerak agar karakter bantuan lebih selaras dengan kondisi yang sedang dihadapi.
Dalam bagian sasis, Toyota menerapkan pendekatan berbeda dibanding versi bermesin diesel. Hilux BEV menggunakan suspensi belakang tipe De-Dion, yang diklaim dirancang untuk menjaga stabilitas sekaligus mengakomodasi penempatan paket baterai di bawah bodi.
Perlindungan baterai juga menjadi perhatian pada model listrik ini. Perseroan menyematkan perlindungan tambahan melalui struktur chassis, eAxle under cover, serta kemampuan pengisian daya yang diklaim lebih cepat.
Dari sisi ukuran, Hilux BEV memiliki panjang 5.320 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.800 mm, dan wheelbase 3.085 mm. Toyota menyebut dimensi tersebut tidak berbeda dengan versi diesel terbarunya.
Ground clearance pada Hilux BEV tercatat 210 mm. Sementara itu, bak belakang memiliki panjang 1.555 mm, lebar 1.540 mm, dan tinggi 480 mm.
Pada aspek keselamatan, Hilux BEV dibekali enam airbag. Rinciannya meliputi airbag depan pengemudi dan penumpang, driver knee airbag, side airbag, serta curtain shield airbag.
Daftar harga Hilux terbaru
TAM juga memaparkan daftar harga varian Hilux yang tersedia. Hilux Single Cabin 2.8 Diesel 4×4 M/T dipasarkan dengan harga Rp 416.800.000, sedangkan Hilux Double Cabin 2.8 Diesel E 4×4 M/T dibanderol Rp 466.300.000.
Berikutnya, Hilux Double Cabin 2.8 Diesel G 4×4 M/T dijual Rp 497.900.000, dan Hilux Double Cabin 2.8 Diesel V 4×4 A/T seharga Rp 574.200.000. Untuk varian listriknya, D-Cab Battery EV tercantum pada angka Rp 1.019.000.000.
Dengan spesifikasi penggerak AWD berbasis dua motor listrik, kapasitas baterai 59,2 kWh, serta klaim jarak tempuh hingga 315 kilometer, Hilux BEV diposisikan sebagai opsi pikap listrik yang tetap mempertahankan pendekatan kebutuhan kerja. Pada saat yang sama, penerapan Multi-Terrain Select dan perlindungan pada komponen baterai dirancang untuk mendukung penggunaan pada beragam kondisi jalan.












