jurnalistik.co.id – Pemilik Bengkel Spesialis Chevrolet Sala 3 Motor, Budi Cahyono, menjelaskan bahwa kaki-kaki Chevrolet Captiva pada umumnya lebih cepat aus dibandingkan model Chevrolet lain, seperti Orlando. Menurutnya, perbedaan ini berkaitan dengan karakter kendaraan yang dibawa, mulai dari bobot hingga cara kerja sistem yang menopang kenyamanan.
Pernyataan Budi itu disampaikan saat ditemui Kompas.com di Jakarta Pusat pada Jumat (26/6/2026). Ia menyoroti bahwa masalah keausan bukan semata soal βkualitas komponenβ, melainkan efek dari beban yang diterima selama penggunaan.
Bobot kendaraan dan ban berukuran lebih besar
Budi menyebut Captiva memiliki dimensi bodi yang besar sehingga memakai ban dengan ukuran lebih besar pula. Ia merangkai kaitannya secara langsung dengan kebutuhan kerja kaki-kaki yang lebih berat saat kendaraan beroperasi.
Menurut Budi, βKalau kayak Captiva, karena bodinya besar, bannya juga pakai yang besar. Otomatis kaki-kakinya pasti lebih boros,β ujarnya. Ia menambahkan bahwa bobot yang lebih tinggi membuat komponen suspensi dan kaki-kaki menanggung beban kerja yang lebih besar dibandingkan kendaraan dengan ukuran lebih kecil.
Dalam penjelasan itu, Budi menekankan bahwa ban yang lebih besar turut memengaruhi bagaimana sistem peredaman bekerja. Beban yang lebih berat membuat komponen lebih sering berada dalam kondisi yang menuntut performa ekstra, sehingga keausannya dapat terasa lebih cepat.
Power mesin ikut memengaruhi siklus kerja pengereman
Selain faktor bobot dan ukuran kendaraan, Budi juga menyebut karakter mesin Captiva berkontribusi pada umur komponen kaki-kaki. Ia menilai beban mesin Captiva relatif lebih tinggi dibanding mobil seperti Orlando, sehingga dampaknya merembet ke sistem pengereman.
Budi mengatakan, βBeban mesin Captiva juga lumayan besar dibandingkan mobil-mobil seperti Orlando. Orlando mesinnya tidak sebesar Captiva, power-nya juga tidak sebesar Captiva,β. Menurutnya, tenaga mesin yang lebih besar berkaitan dengan kerja pengereman dan komponen kaki-kaki, karena dinamika kendaraan saat melaju dan melambat menjadi berbeda.
Ia menjelaskan keterkaitan tersebut lewat contoh perubahan beban secara tiba-tiba, βKaki-kaki itu ada hubungan dengan power juga, dari pengereman. Misalnya dari kencang terus tiba-tiba mengerem, itu juga pengaruh dengan kaki-kaki, karet-karetnya jadi cepat aus,β. Dengan kata lain, respons pengereman yang sering dan perubahan kecepatan yang cepat dapat mempercepat penurunan kondisi karet-karet pendukung di sistem suspensi.
Perkiraan usia pakai dan perbedaan interval perawatan
Dalam pengalaman menangani konsumen, Budi memperkirakan interval penggantian komponen kaki-kaki Captiva lebih singkat dibanding Chevrolet Orlando. Ia menilai perbedaannya bisa mendekati dua kali lipat, tergantung pemakaian.
Budi menuturkan, βMakanya untuk Captiva memang kaki-kakinya dibandingkan dengan Chevrolet Orlando pasti lebih cepat maintenance-nya,β. Ia kemudian memperkirakan perbandingannya, βPerbandingannya hampir separuhnya. Kalau Orlando sebenarnya lima tahun baru ganti komponen kaki-kaki. Ini paling dua tahun, tiga tahun sudah ganti,β.
Dengan demikian, Orlando disebut berada pada kisaran lima tahun sebelum komponen kaki-kaki diganti, sementara Captiva bisa berada pada rentang dua sampai tiga tahun. Budi juga menegaskan bahwa angka ini bukan sekadar patokan tunggal, melainkan perkiraan yang muncul dari pola penanganan di lapangan.
Bukan kelemahan, tetapi konsekuensi karakter kendaraan
Budi menutup penjelasannya dengan catatan bahwa kondisi tersebut tidak otomatis berarti Captiva memiliki kelemahan pada sektor kaki-kaki. Ia memandang usia pakai yang lebih pendek sebagai konsekuensi dari bobot besar, ban berukuran lebih lebar, serta performa mesin yang lebih tinggi dibanding model Chevrolet lainnya.
Menurutnya, selama ada perawatan berkala dan penggantian komponen sesuai kebutuhan, kenyamanan berkendara Captiva tetap dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Ia menekankan bahwa kunci utamanya ada pada penyesuaian strategi perawatan, bukan pada menyamaratakan kondisi antar model kendaraan.












