Peristiwa

Manuver Contraflow, Mobil Damkar Demak Terguling Usai Ditabrak Truk Tronton di Pantura Sayung

×

Manuver Contraflow, Mobil Damkar Demak Terguling Usai Ditabrak Truk Tronton di Pantura Sayung

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Banting Setir Saat "Contraflow", Mobil Damkar Demak Terguling Ditabrak Tronton di Pantura Sayung

jurnalistik.co.id – Sebuah mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Demak terlibat kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, saat menuju lokasi kebakaran lahan. Dalam insiden itu, kendaraan petugas pemadam terguling setelah ditabrak truk tangki tronton.

Kejadian berlangsung pada Selasa (30/06/2026) siang. Peristiwa tepatnya terjadi di Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, pada ruas Jalan Semarang–Kudus di titik Km 12.100.

Mobil Damkar berpelat nomor H 8175 XE bersenggolan dengan truk tangki tronton berpelat nomor W 8879 UT. Saat bersamaan, petugas sedang dikerahkan untuk menangani kebakaran lahan yang dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Sayung.

Kronologi kejadian

Endra Toga Perdana, yang mengonfirmasi peristiwa tersebut melalui sambungan telepon, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran lahan dan kemudian mengirimkan armada ke lokasi. Menurutnya, kondisi arus di jalur Pantura Sayung saat mobil Damkar melintas sedang mengalami kemacetan parah.

Ketika tiba di depan PT Arkof, kemacetan membuat mobil Damkar tidak bisa bergerak normal. Situasi tersebut mendorong pengambilan langkah darurat berupa contraflow atau lawan arah agar kendaraan tetap bisa mencapai lokasi.

Namun, saat proses itu berjalan, ada kendaraan lain yang tidak memberi kesempatan saat mobil Damkar mencoba melaju. Endra Toga menyebut, truk yang berada pada urutan tertentu dari arah menuju Kudus tidak mengurangi kecepatan meski sirene dan klakson sudah diaktifkan.

“Itu ada truk (urutan) kelima (arah Kudus), keterangannya itu sirene sudah bunyi klakson sudah dibel-bel tidak mengurangi kecepatan, akhirnya driver kami banting kanan,” kata Toga.

Setelah sopir Damkar membelok ke kanan, dinamika di lajur berlawanan justru berujung pada tabrakan. Toga mengatakan, truk tangki tronton dari arah berlawanan ikut membelok ke kiri dan akhirnya menabrak mobil Damkar hingga kendaraan tersebut terguling di aspal.

“Sudah dekat kok tidak menepi, akhirnya inisiatif sopir itu banting kanan, terus driver sana (truk) kaget mungkin malah ikut banting kiri malah nabrak terus akhirnya mobilnya guling,” ujarnya.

Dampak bagi petugas di lokasi

Dalam kecelakaan ini, tidak ada korban jiwa yang timbul. Sebanyak empat orang yang berada di kabin mobil Damkar mengalami luka-luka, dengan rincian tiga orang petugas Damkar dan satu orang relawan.

Setelah kejadian, para korban segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan. Toga menyampaikan bahwa kondisi yang dialami para korban berupa memar.

Ia juga menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan regu piket untuk penanganan setelah insiden terjadi, termasuk melibatkan relawan. “Anggota dibawa ke puskesmas, kondisinya memar, ada 3 regu piket dan 1 relawan,” kata Toga.

Konfirmasi petugas kepolisian

Di sisi lain, Kanit Gakkum Satlantas Polres Demak, Ipda Muhammad Lutfil Hakim, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang menonjol. Ia menyampaikan bahwa insiden tersebut mengakibatkan mobil Damkar pemerintah daerah terguling di tengah jalan.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi saat armada pemadam sedang menjalankan tugas darurat. Proses pengiriman bantuan sempat terkendala kemacetan, sehingga penggunaan contraflow dan perubahan arah kendaraan menjadi bagian dari rangkaian kejadian sebelum tabrakan terjadi.

Sementara itu, setelah kecelakaan, fokus diarahkan pada penanganan medis terhadap para korban serta penanganan situasi di lokasi untuk mendukung proses penanganan lanjutan. Dengan demikian, meski kendaraan mengalami kerusakan dan terguling, tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut.

Setelah insiden terjadi, perhatian segera diarahkan pada upaya penanganan di tempat kejadian serta memastikan proses bantuan kebakaran tetap bisa berjalan meski sempat terganggu oleh kemacetan di jalur Pantura.

Menurut keterangan yang dihimpun dari pihak terkait, kendaraan pemadam yang dalam perjalanan menuju lokasi akhirnya terguling akibat tabrakan tersebut, sementara para korban tetap mendapat penanganan medis di puskesmas terdekat dan dilaporkan mengalami luka berupa memar.