jurnalistik.co.id – GORONTALO — Dir Narkoba Polda Gorontalo Kombes Pol. Tulus Sinaga, S.I.K., M.H., memimpin apel pagi yang diikuti para Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Gorontalo di lapangan apel Mapolda Gorontalo, Rabu (3/6/2026). Dalam pengarahan itu, ia menekankan bahwa kesiapan personel menjadi hal penting di tengah sejumlah agenda pengamanan yang akan segera dijalankan.
Tulus Sinaga menyampaikan bahwa satu di antara fokus utama yang harus dipersiapkan adalah pengamanan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan yang akan digelar di Gorontalo. Selain itu, ia juga menyoroti kesiapan pelaksanaan Operasi Patuh yang bertujuan meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Dua agenda itu, menurutnya, membutuhkan kesiapan personel yang matang agar tugas dapat berjalan optimal.
Dalam arahannya, Tulus juga meminta seluruh personel untuk tetap tanggap terhadap perkembangan situasi kamtibmas di wilayah Gorontalo. Ia menekankan bahwa dinamika keamanan tidak bisa dilepaskan dari kondisi sosial ekonomi masyarakat, sehingga anggota Polri perlu peka terhadap perubahan yang terjadi di lapangan.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat, lanjut dia, harus benar-benar memberi rasa aman. Ia menilai tugas kepolisian bukan hanya menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan stabilitas daerah tetap terpelihara. Karena itu, setiap personel diminta memahami bahwa kesiapan menghadapi tugas harus diiringi dengan kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar.
Kesehatan Personel Jadi Perhatian
Pada kesempatan tersebut, Tulus juga menyampaikan pesan Kapolda agar seluruh anggota menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat. Menurutnya, kondisi fisik yang prima merupakan modal utama dalam mendukung pelaksanaan tugas, termasuk saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pesan itu disampaikan sebagai pengingat bahwa kesiapsiagaan anggota tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kebugaran tubuh.
Ia menegaskan bahwa personel yang sehat akan lebih siap menjalankan tanggung jawab di lapangan. Dengan ritme kerja yang menuntut kesiapan setiap waktu, kesehatan menjadi bagian penting dari kedisiplinan dan profesionalitas. Karena itu, seluruh anggota diingatkan untuk tidak mengabaikan pola hidup yang mendukung daya tahan tubuh dan stamina kerja.
Menutup arahannya, Dir Narkoba Polda Gorontalo itu memberikan penegasan khusus soal narkoba. Ia meminta seluruh personel menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Menurutnya, hal itu tidak sejalan dengan tugas Polri sebagai institusi yang justru memiliki komitmen memberantas narkoba.
Tulus menegaskan bahwa tidak boleh ada anggota Polri yang terseret dalam praktik narkotika, baik sebagai pengguna maupun bagian dari jaringan peredaran. Ia mengingatkan bahwa keterlibatan semacam itu akan mencederai tanggung jawab institusi dan melemahkan kepercayaan publik. Karena itu, pesan disiplin, kesehatan, kesiapan tugas, dan sikap tegas terhadap narkoba kembali ditekankan dalam apel pagi tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa kesiapan menghadapi agenda besar tidak cukup hanya dengan hadir secara fisik di lapangan. Menurutnya, setiap personel perlu memiliki sikap kerja yang sigap, disiplin, dan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengamanan yang dinamis. Dengan cara itu, pelaksanaan tugas di lapangan diharapkan dapat berlangsung lebih tertib, terukur, dan selaras dengan tuntutan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Di sisi lain, perhatian terhadap kondisi kesehatan disebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan tugas secara berkelanjutan. Tulus menilai, personel yang menjaga kebugaran tubuh akan lebih mudah menjalankan tanggung jawab harian, terutama ketika harus merespons situasi yang menuntut kecepatan dan ketepatan. Karena itu, ia mendorong seluruh anggota untuk tidak hanya fokus pada kesiapan operasional, tetapi juga pada kebiasaan hidup yang mendukung ketahanan fisik dan mental.
Penegasan soal narkoba pun kembali diperkuat sebagai bagian dari pembinaan internal. Tulus menekankan bahwa komitmen melawan penyalahgunaan narkotika harus dimulai dari diri sendiri, sebelum diterapkan dalam tugas di tengah masyarakat. Ia menilai, integritas anggota Polri akan tercermin dari kemampuan menjaga diri dari hal-hal yang dapat merusak kepercayaan publik. Oleh sebab itu, pesan tentang kesiapan tugas, kesehatan, dan disiplin menjadi satu rangkaian yang saling menguatkan dalam apel pagi tersebut.












