Nasional

Ucapan Idul Adha dari Panglima TNI, Jadi Momentum Pererat Persaudaraan dan Persatuan

0
×

Ucapan Idul Adha dari Panglima TNI, Jadi Momentum Pererat Persaudaraan dan Persatuan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Ucapkan Selamat Idul Adha, Panglima TNI: Momentum Perkuat Persaudaraan dan Persatuan

jurnalistik.co.id – JAKARTA — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Indonesia. Pesan itu ia sampaikan melalui video yang dibagikan Puspen TNI pada Rabu, 27 Mei 2026.

Dalam pernyataannya, Agus menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momen yang mengingatkan umat pada makna pengorbanan yang lahir dari keikhlasan. Ia menempatkan nilai itu sebagai bagian penting dari kehidupan berbangsa, terutama ketika masyarakat dihadapkan pada berbagai tantangan yang menuntut kebersamaan.

“Saya Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal TNI Agus Subiyanto mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Indonesia,” kata Agus, dalam video yang dibagikan Puspen TNI, Rabu (27/5/2026).

Agus kemudian menyampaikan bahwa Idul Adha mengajarkan makna pengorbanan yang dilandasi keikhlasan. Ia menilai nilai itu relevan tidak hanya dalam kehidupan pribadi, tetapi juga dalam pengabdian kepada negara. Bagi prajurit TNI, kata dia, berkorban demi bangsa dan negara merupakan kehormatan tertinggi.

Ajakan memperkuat persaudaraan

Di momentum Hari Raya Kurban, Agus mengajak masyarakat menjadikannya sebagai ruang untuk mempererat hubungan antarsesama. Ia menilai hari suci ini dapat menjadi pengingat untuk memperkuat tali persaudaraan, berbagi dengan sesama, dan menjaga persatuan bangsa.

“Mari kita jadikan hari yang suci ini sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan, berbagi dengan sesama, dan memperkokoh persatuan bangsa,” ujar dia.

Pesan itu sejalan dengan penekanan Agus pada pentingnya persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Dalam konteks Idul Adha, ajakan berbagi dan mempererat persaudaraan diposisikan sebagai nilai yang menyertai ibadah kurban dan refleksi spiritual umat Islam.

Agus juga menyampaikan doa agar Sang Pencipta melimpahkan rahmat dan keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia. Doa itu menjadi penutup dari ucapan Idul Adha yang ia sampaikan kepada umat Islam di tanah air.

Untuk diketahui, umat Islam di Indonesia memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau Idul Adha 2026 pada hari yang sama, yakni Rabu, 27 Mei 2026. Pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah sama-sama menetapkan tanggal tersebut sebagai waktu pelaksanaan Idul Adha tahun ini.

Kesamaan penetapan itu membuat Hari Raya Kurban 2026 dirayakan secara serentak oleh mayoritas umat Islam di Indonesia. Di tengah momen itu, pesan Panglima TNI menyoroti tiga nilai utama yang ia tekankan, yakni pengorbanan, keikhlasan, dan persatuan bangsa.

Dalam pesan itu, Agus juga menempatkan Idul Adha sebagai pengingat bahwa nilai keikhlasan tidak berhenti pada seremoni keagamaan semata. Menurutnya, semangat itu justru perlu hadir dalam sikap sehari-hari, baik saat bekerja, melayani, maupun saat menjalankan tanggung jawab di lingkungan masing-masing. Dengan begitu, makna kurban tidak hanya dipahami sebagai ibadah, tetapi juga sebagai dorongan untuk menumbuhkan ketulusan dan kepedulian sosial.

Ia menegaskan bahwa semangat pengorbanan yang lahir dari Idul Adha selaras dengan tuntutan pengabdian di tubuh TNI. Di hadapan masyarakat yang majemuk, pesan tentang kebersamaan dan persatuan menjadi penting agar berbagai perbedaan tetap berada dalam bingkai yang sama. Karena itu, ajakan Agus untuk memperkuat persaudaraan dapat dibaca sebagai penekanan agar momentum hari besar ini membawa dampak yang lebih luas bagi kehidupan berbangsa.

Dengan doa yang ia sampaikan di akhir ucapan, Agus menutup pesannya dalam nada yang menyejukkan sekaligus menegaskan harapan akan hadirnya keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia. Pada saat perayaan berlangsung serentak di berbagai daerah, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa Idul Adha tidak hanya dirayakan lewat ibadah kurban, tetapi juga lewat upaya menjaga harmoni, saling berbagi, dan merawat persatuan di tengah masyarakat.