Internasional

Usai Kesepakatan Damai, Media Iran Klaim AS Cairkan Aset Teheran Rp 213 T

0
×

Usai Kesepakatan Damai, Media Iran Klaim AS Cairkan Aset Teheran Rp 213 T

Sebarkan artikel ini
Usai Sepakat Damai, Media Iran Klaim AS Bakal Cairkan Aset Teheran Rp 213 T Global 15 Juni 2026
Ilustrasi: Usai Sepakat Damai, Media Iran Klaim AS Bakal Cairkan Aset Teheran Rp 213 T

jurnalistik.co.id – Media Iran mengklaim Amerika Serikat berkomitmen mencairkan aset-aset milik Teheran yang sebelumnya dibekukan senilai 12 miliar dollar AS, atau setara Rp 213 triliun.

Klaim itu disampaikan berdasarkan bocoran dokumen nota kesepahaman yang memuat 14 poin krusial kesepakatan antara Washington dan Teheran.

Dikutip dari AFP, Senin (15/6/2026), dokumen yang dipublikasikan oleh kantor berita Iran, Mehr, menyebutkan rencana pencairan berlangsung secara bertahap dengan total nilai mencapai 24 miliar dollar AS (sekitar Rp 426,7 triliun).

Menurut dokumen tersebut, proses pencairan dijadwalkan berjalan selama periode negosiasi 60 hari yang dihitung sejak nota kesepahaman disepakati.

Di dalam draf klausul keuangan itu tertulis, “Setengah dari total nominal dana tersebut wajib disediakan dan dapat diakses oleh pihak Iran sebelum dimulainya agenda negosiasi,”

Meski demikian, draf klausul keuangan tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh kedua negara.

Bocoran mengenai pencairan aset ini muncul setelah AS dan Iran mengumumkan kesepakatan damai untuk menghentikan seluruh operasi militer secara permanen di semua lini pertempuran, termasuk wilayah konflik di Lebanon.

Pengumuman kesepakatan damai pertama kali disebarluaskan oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, melalui akun X miliknya.

Sharif juga menyebutkan prosesi penandatanganan draf perdamaian dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/6/2026) mendatang di Swiss.

Presiden AS Donald Trump kemudian mempertegas kesepakatan tersebut dalam pidato resminya pada Minggu (14/6/2026), yang bertepatan dengan momentum perayaan hari ulang tahunnya yang ke-80.

“Perjanjian dengan Republik Islam Iran kini telah resmi rampung,” tegas Trump dalam pidatonya.

Trump juga menyatakan, “Dengan ini saya memberikan otoritas penuh untuk membuka kembali jalur Selat Hormuz tanpa pungutan biaya tol. Bersamaan dengan itu, saya juga mengizinkan pencabutan segera atas blokade maritim yang digelar Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal dagang di seluruh dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak kembali mengalir!”

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, melalui siaran televisi nasional di Teheran menyampaikan penegasan bahwa kesepakatan ini mengakhiri konfrontasi bersenjata secara langsung antara kedua negara.

Gharibabadi menyebut, “Deklarasi penghentian perang secara permanen dan berlaku seketika telah resmi diumumkan di seluruh front, tidak terkecuali di Lebanon,”

Dengan demikian, klaim mengenai pencairan aset yang nilainya disebut mencapai 12 miliar dan total bertahap 24 miliar dollar AS masih menyisakan bagian yang belum mendapat pengesahan resmi, sebagaimana dinyatakan dalam laporan yang merujuk pada dokumen bocoran tersebut.

Rangkaian informasi ini berangkat dari dokumen yang dipaparkan kantor berita Iran, Mehr, dan kemudian diberitakan AFP. Di dalamnya, kesepakatan digambarkan memiliki struktur poin-poin kunci antara Washington dan Teheran, dengan total 14 bagian yang menjadi landasan untuk langkah-langkah lanjutan, termasuk mekanisme pencairan.

Menurut draf yang disebut memuat klausul keuangan, pencairan tidak diposisikan sebagai satu kali transfer, melainkan proses bertahap sampai mencapai angka yang disebutkan. Periode negosiasi juga dirinci sekitar 60 hari, dihitung sejak nota kesepahaman dinyatakan berlaku, sementara akses dana untuk pihak Iran dipersyaratkan mulai dari bagian awal.

Penggambaran jadwal dan besaran dana tersebut muncul setelah pengumuman perdamaian yang menargetkan penghentian operasi militer secara permanen di seluruh lini pertempuran. Dengan latar yang mencakup wilayah konflik di Lebanon, kabar terkait aset yang dibekukan ikut dibawa ke ruang publik sebagai konsekuensi dari narasi meredanya ketegangan.

Namun, hingga kini klaim pencairan yang menyebut nilai 12 miliar dollar AS dan akumulasi bertahap hingga 24 miliar dollar AS masih menyisakan ruang yang belum diverifikasi. Di satu sisi, Donald Trump menyatakan kesepakatan telah rampung serta memberi otorisasi pembukaan jalur Selat Hormuz dan pencabutan blokade maritim. Di sisi lain, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menegaskan penghentian perang berlaku seketika di seluruh front—meski dokumen bocoran soal pencairan dana sendiri belum dikonfirmasi resmi oleh kedua negara.