Peristiwa

Innova Tabrak Motor Berboncengan di Jalan Raya Serpong, RAS (26) dan TA (18) Tewas

×

Innova Tabrak Motor Berboncengan di Jalan Raya Serpong, RAS (26) dan TA (18) Tewas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Mobil Tabrak Pemotor hingga Terpental di Serpong Tangsel, 2 Orang Tewas

jurnalistik.co.id – Kepolisian Resor Tangerang Selatan (Tangsel) menyelidiki kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Serpong. Insiden ini melibatkan mobil yang menabrak pemotor berboncengan hingga terpental.

Kecelakaan terjadi pada Rabu (8/7/2026). Peristiwa tersebut mendapat perhatian luas setelah beredar di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun instagram @yaampun.jkt.

Kasus ini dibenarkan oleh Kanit Gakkum Lantas Polres Tangerang Selatan, Ipda Dimas Darmawan. Dimas menyatakan ada dua korban yang meninggal dunia akibat tabrakan tersebut.

“Benar, ada dua korban meninggal dunia,” kata Dimas melalui pesan singkat, Jumat (10/7/2026).

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, pemotor yang tertabrak diketahui merupakan RAS (26) dan TA (18). Keduanya meninggal dunia setelah insiden di Jalan Raya Serpong.

Kronologi yang terekam di unggahan media sosial

Dalam video yang beredar, tampak sepeda motor yang ditumpangi berboncengan ditabrak oleh mobil jenis Innova. Setelah benturan, sepeda motor terlihat terpental dan mobil juga tampak berpindah ke sisi jalan lainnya.

Dimas menyampaikan bahwa pihaknya masih menelusuri bagaimana kejadian berlangsung secara lebih rinci. Terkait kronologi, penyelidikan dilakukan agar kesimpulan yang diambil tidak hanya berdasarkan rekaman unggahan.

“Untuk kronologi apakah sedang balapan dan lain-lain, masih kami selidiki lebih lanjut. Kami masih meminta keterangan saksi TKP untuk bisa memastikan kejadian tersebut,” jelas dia.

Belum memastikan apakah ada unsur balapan

Meski beredar dugaan adanya balapan mobil, polisi belum bisa memastikan hal tersebut. Pemeriksaan diarahkan untuk mengetahui apakah tindakan pengemudi berada dalam konteks balapan atau tidak.

Pihak kepolisian juga mengandalkan keterangan saksi di tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, mereka memeriksa rekaman CCTV untuk melengkapi gambaran peristiwa.

“Saat ini kami sedang mendalami keterangan, baik dari Saksi maupun CCTV untuk menaikkan status perkara,” ucap Dimas.

Status pekerjaan korban masih menunggu keluarga

Dimas menuturkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan pekerjaan korban yang tertabrak. Hal ini, lanjut dia, berkaitan dengan kondisi keluarga yang masih berduka.

“Untuk Korban belum bisa kami pastikan pekerjaannya, karena pihak keluarga masih berduka. Atas dasar kemanusiaan, kami masih menunggu kesiapan keluarga korban untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.

Dengan pertimbangan tersebut, polisi memilih menunda penggalian keterangan yang lebih detail dari pihak keluarga. Polisi juga belum mengambil kesimpulan apakah korban merupakan pengemudi ojek online (ojol) atau bukan.

Dugaan pengaruh narkoba pada pengemudi Innova

Selain memeriksa kronologi, penyidik juga menelaah kondisi pengemudi Innova berinisial WK (18). Polisi masih mendalami apakah pengemudi sedang dalam keadaan normal atau berada di bawah pengaruh narkoba.

“Terkait dugaan, kami perlu bukti dari keterangan ahli untuk menyatakan apakah ada pengaruh dalam tubuhnya pengemudi,” kata Dimas.

Dalam tahap penyelidikan ini, polisi telah meminta keterangan pengemudi Innova beserta pihak keluarga. Proses pendalaman dilakukan agar bukti yang terkumpul cukup sebelum menetapkan langkah hukum berikutnya.

Polisi menyatakan bahwa penyelidikan akan terus berjalan dengan mengutamakan verifikasi fakta. Fokus utama adalah memastikan rangkaian kejadian, termasuk motif atau konteks perilaku pengemudi, serta menilai keterangan saksi maupun hasil pengamatan CCTV.

Dengan masih adanya proses pemeriksaan, kepolisian menegaskan bahwa setiap kesimpulan akan disusun setelah data yang diperlukan terkumpul. Masyarakat diharapkan menunggu perkembangan resmi dari penyidik di lapangan.

Penyelidikan juga dilakukan dengan menyesuaikan informasi dari video yang beredar dengan temuan di lapangan. Polisi berupaya memeriksa bagian-bagian yang masih belum jelas, termasuk jarak dan arah pergerakan kendaraan setelah benturan, agar gambaran peristiwa tidak hanya bersandar pada rekaman unggahan.

Dalam proses pendalaman, polisi menempatkan pihak keluarga korban sebagai pertimbangan utama. Sampai keluarga siap memberikan keterangan, detail terkait identitas dan konteks keseharian korban masih belum diumumkan, termasuk kemungkinan keterkaitan pekerjaan yang selama ini disebut-sebut beredar di masyarakat.

Di sisi lain, pemeriksaan terhadap pengemudi Innova juga terus berjalan. Polisi menunggu hasil pembuktian dari pihak ahli untuk memastikan apakah ada pengaruh zat tertentu yang memengaruhi kondisi pengemudi, sembari menilai keterangan yang telah dikumpulkan dari pengemudi serta pihak keluarga.