Olahraga

Alasan Como Harus Main Tandang di Tiga Pekan Awal Serie A 2026-2027

2
×

Alasan Como Harus Main Tandang di Tiga Pekan Awal Serie A 2026-2027

Sebarkan artikel ini
Alasan Como Main Tandang di Tiga Pekan Awal Serie A 2026-2027 Bola 6 Juni 2026
Ilustrasi: Alasan Como Main Tandang di Tiga Pekan Awal Serie A 2026-2027

jurnalistik.co.id – Jadwal Liga Italia 2026-2027 telah dirilis. Como 1907 asuhan Cesc Fabregas harus menjalani laga tandang beruntun pada tiga pekan awal.

Kalender Serie A musim 2026-2027 itu ditentukan dalam seremoni di Teatro Regio, Parma, pada Jumat (5/6/2026). Musim baru Liga Italia akan bergulir pada 23 Agustus 2026 dan berakhir pada 30 Mei 2027.

Jadwal tiga pekan awal dan rute kunjungan

Dalam susunan yang baru diumumkan, Como dijadwalkan menjalani tiga pertandingan pembuka dengan status tandang. La Lariani yang dipimpin Cesc Fabregas, juga harus menuntaskan awal musim dengan melawat terlebih dahulu.

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, Mirwan Suwarso yang menjabat presiden klub dijadwalkan menyaksikan timnya bertolak ke markas lawan. Tiga pekan awal itu memuat kunjungan Como ke Udinese, Napoli, dan Genoa.

Alasan khusus: proses perbaikan Stadion Giuseppe Sinigaglia

Penjadwalan khusus untuk Como berkaitan dengan proses perbaikan stadion mereka, yakni Giuseppe Sinigaglia. Sebagai peserta Liga Champions 2026-2027, Como berada dalam kelompok yang harus memenuhi standar UEFA bersama Inter, Napoli, dan AS Roma.

Namun, pada periode saat jadwal dirilis, Giuseppe Sinigaglia belum sesuai standar UEFA. Inspeksi terakhir yang dilakukan pada April menyoroti perancah yang menyokong tribune lengkung stadion tersebut.

UEFA, dalam aturan yang berlaku, menyatakan bahwa tribune harus dipasang pada fondasi penahan beban. Struktur yang berbasis atau mengandung tabung/perancah tidak diperbolehkan, sehingga keberadaan elemen perancah menjadi masalah dalam evaluasi kelayakan.

Karena itu, sempat muncul wacana agar Como sementara berkandang di stadion milik Sassuolo, Mapei. Rencana tersebut diarahkan untuk menggelar laga-laga di kompetisi antarklub Eropa sembari perbaikan stadion utama berlangsung.

Situasi yang mirip dengan musim 2024-2025

Jejak penanganan stadion Como sebelumnya pernah menunjukkan pola serupa. Dalam periode yang relatif singkat, klub ini mengalami lompatan cepat dari Serie D hingga mencapai Serie A, lalu pada perkembangan berikutnya kembali tampil di kompetisi paling elite Benua Biru.

Pada musim 2024-2025, penggemar Serie A masih mengingat kebutuhan renovasi Giuseppe Sinigaglia. Kala itu, manajemen Como harus meningkatkan kapasitas stadion menjadi 12.000 tempat duduk, sesuai standar minimal yang dibutuhkan untuk kompetisi Serie A.

Renovasi tersebut membuat Como memulai Serie A 2024-2025 dengan bertamu ke markas lawan dalam tiga pekan beruntun. Tim menghadapi Juventus, Cagliari, dan Udinese pada rentang awal musim tersebut.

Il Lariani baru bisa menggunakan Sinigaglia mulai pekan keempat Liga Italia 2024-2025, saat berhadapan dengan Bologna. Pertandingan itu berlangsung pada 14 September 2024, sekaligus menjadi penanda bahwa proses penyesuaian stadion telah mencapai tahap yang dapat dipakai untuk laga kandang.

Dengan latar itulah, jadwal tandang beruntun pada tiga pekan awal Serie A 2026-2027 menjadi kelanjutan dari kebutuhan adaptasi stadion. Selama Giuseppe Sinigaglia belum memenuhi persyaratan UEFA, Como perlu menempatkan pertandingan pembuka musimnya di luar kandang, termasuk melalui tiga kunjungan ke Udinese, Napoli, dan Genoa.

Dengan rincian itu, tiga laga pembuka bukan sekadar susunan lawan, melainkan bagian dari penyesuaian kalender yang mengikuti progres perbaikan Stadion Giuseppe Sinigaglia. Selama evaluasi UEFA masih menemukan elemen perancah sebagai kendala, Como diarahkan untuk memaksimalkan pertandingan di luar kandang agar rangkaian awal musim tetap berjalan.

Dalam skema yang dipaparkan, pengecualian sementara juga dipahami sebagai upaya menjaga kesinambungan kompetisi. Wacana menempatkan Como di stadion milik Sassuolo, Mapei muncul karena kebutuhan memenuhi standar UEFA untuk tribun, sekaligus memastikan klub yang berlaga di Liga Champions 2026-2027 tetap punya tempat yang dianggap layak untuk pertandingan-pertandingan resmi.

Pola pendekatan tersebut pernah terlihat ketika Giuseppe Sinigaglia menjalani tahap pembaruan pada musim 2024-2025. Setelah renovasi diarahkan agar kapasitas mencapai 12.000 kursi, Como akhirnya dapat kembali menggunakan stadion pada pekan keempat, saat menantang Bologna. Karena itu, jadwal tandang beruntun tiga pekan awal pada Serie A 2026-2027 dapat dibaca sebagai kelanjutan dari kebutuhan adaptasi yang sama, hanya pada konteks penyelarasan standar UEFA yang lebih spesifik.